fbpx

15 Manfaat Buah Zuriat: Kesehatan Tulang dan Kesuburan

by | Jan 7, 2021 | Makanan Sehat | 0 comments

Zuriat, sebagian besar dari kita mungkin belum mengenal buah yang satu ini karena memang buah ini tidak dijual secara luas di Indonesia. Beda halnya dengan tempat asalnya, yakni Mesir Hulu, di mana zuriat dan berbagai bagian tumbuhannya dianggap serba guna. Manfaat buah zuriat sendiri pun banyak digunakan dalam berbagai pengobatan. Penasaran apa saja manfaat tersebut? Simak yuk pembahasannya di artikel berikut.

Komposisi Buah Zuriat

Buah zuriat mengandung banyak protein, termasuk jenis protein mentah lisin dan sistein yang melimpah. Beberapa mineral juga terdapat di dalamnya, seperti kalsium, magnesium, kalium, zat besi, sodium, dan fosfor.

Ada pula nikel, kobalt, dan molibdenum namun jumlahnya relatif sedikit. Selain itu, beberapa senyawa fitokimia, seperti tanin, saponin, dan flavonoid, bisa ditemukan di buah ini. Buah zuriat juga tak lepas dari kandungan mikro-nutrien khususnya vitamin B kompleks juga serat dan karbohidrat.

Manfaat Buah Zuriat 

1. Sebagai Sumber Antioksidan 

Kelebihan yang paling dikenal dari buah zuriat terletak pada sifat antioksidan kuat yang dimilikinya. Hal ini berdasarkan adanya polifenol yang tinggi sebagai salah satu pemberi sifat antioksidan di buah tersebut. 

Antioksidan sendiri memiliki peran yang besar dalam mencegah pembentukan radikal bebas, yang umumnya mengarah ke reaksi stres oksidatif. Reaksi ini diartikan sebagai ketidakseimbangan antara oksidan dan antioksidan, di mana oksidan (yang mungkin berasal dari radikal bebas) menyebabkan kerusakan pada tubuh.

Dengan kata lain, keseimbangan antara oksidan dan antioksidan sangatlah diperlukan untuk memelihara sistem biologis yang sehat. Karenanya, konsumsi sumber makanan kaya akan antioksidan seperti buah zuriat sangatlah dianjurkan.

2. Kemampuan Melawan Kanker 

Kadar antioksidan yang tinggi pada buah seringkali memiliki kaitan dengan kemampuannya mencegah kanker. Hal ini pula berlaku pada buah zuriat yang punya ciri antioksidan yang aktif. 

Dalam African Journal of Pure and Applied Chemistry, ekstrak buah zuriat diteliti terhadap sel leukemia myeloid akut yang dapat memicu terjadinya tumor. Hasil pengamatan tersebut menemukan adanya penurunan aktivitas sel tumor secara signifikan dengan ekstrak buah zuriat. Sel tumor yang mati juga mengalami peningkatan setelah konsentrasi ekstrak zuriat dinaikkan. 

Dari pengujian tersebut, diketahui bahwa buah zuriat punya efek menghambat sel leukemia begitu juga dengan efek anti-tumor serta anti-kanker. Hal ini didasari pada senyawa fenolik yang berperan dalam menjalankan aktivitas antioksidan di buah tersebut.

3. Mendukung Kesuburan

Masalah kesuburan masih menjadi momok bagi sebagian orang, tak peduli dari mana mereka berasal. Isu reproduksi ini dihubungkan dengan beberapa faktor. Bagi kaum pria sendiri, penyakit dan gaya hidup adalah sebagian faktor yang memengaruhi kualitas sperma itu sendiri. 

Namun, kesuburan pada pria bisa ditingkatkan dengan mengonsumsi buah zuriat. Studi Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology menyatakan bila buah dengan rasa manis seperti roti jahe ini punya efek bioaktif yang dapat meningkatkan kesuburan pria. Dalam studi tersebut, ekstrak buah zuriat memperlihatkan kemampuan menyokong pergerakan sperma yang memicu naiknya tingkat kesuburan dari sperma tersebut. 

Temuan lainnya menjelaskan bahwa buah zuriat dapat menambah kepekatan air mani laki-laki dan menguatkan dinding rahim wanita, bahkan untuk yang pernah keguguran ataupun mandul sekalipun. Hal ini disebabkan peran zuriat dalam mengaktifkan sel darah baru dan hormon kesuburan. 

4. Mengatur Tekanan Darah

Karena senyawa flavonoid dan saponin di dalamnya, tak heran bila buah zuriat sering diaplikasikan sebagai pengobatan tradisional, termasuk untuk mengatasi tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi. Kondisi tekanan darah tinggi dapat menimbulkan penyakit yang lebih serius, seperti serangan jantung.

Data The Internet Journal of Alternative Medicine mengemukakan kalau tipe senyawa polifenol pada buah zuriat dapat mengurangi tekanan darah sistolik (ketika otot jantung berkontraksi) dan tekanan darah diastolik (ketika otot jantung rileks) ke tekanan normalnya.

5. Menekan Kadar Kolesterol

Selain mengatur tekanan darah, manfaat buah zuriat juga bisa dipetik dari perannya dalam mengontrol jumlah kolesterol. Data jurnal sebelumnya menunjukkan kalau ekstrak buah zuriat dapat menurunkan kolesterol LDL jahat sekaligus menaikkan kolesterol HDL baik. 

Kolesterol LDL ini sering dikaitkan dengan pembentukan atheroma. Atheroma merupakan istilah medis untuk penumpukan atau plak zat-zat seperti lemak, kolesterol, dan kalsium di dinding pembuluh arteri. Sebaliknya, kolesterol HDL dapat menyingkirkan kolesterol dari atheroma. Efek buah zuriat ini dinilai bagus untuk menghindari risiko penyakit kardiovaskular.  

6. Menjaga Berat Badan

Kandungan saponin yang juga terdapat pada buah zuriat memiliki potensi untuk mengatur berat badan. Hal ini dikarenakan sifat hypoglycemia (glukosa rendah) yang membuatnya dapat memelihara gula darah dari kenaikan yang pesat. Saponin juga menghambat pengeluaran enzim lipase yang mengolah lemak sehingga tubuh akan menyerap lemak lebih sedikit.

Selain saponin, nutrisi serat juga dimiliki buah zuriat. Serat umumnya tidak mudah dicerna sehingga perut tidak akan mudah lapar dan rasa kenyang pun bertahan lebih lama. Kandungan serat juga dapat memperlancar pencernaan dan mengelola tekstur kotoran agar mudah dikeluarkan.

7. Baik Untuk Penderita Diabetes

Sifat hypoglycemia pada buah zuriat juga membawa khasiat bagi penderita diabetes. Sebab, mereka perlu menjaga gula darah pada tingkatan yang normal dan sumber makanan yang tidak menaikkan gula darah begitu dianjurkan. 

8. Melindungi Fungsi Jantung

Dengan kemampuannya dalam mengatur tekanan darah dan kolesterol, konsumsi buah zuriat dapat menjaga kesehatan kardiovaskular. Saponin pada buah zuriat juga bisa memperlancar aliran darah karena kapabilitasnya dalam menurunkan kemungkinan terjadinya plak di pembuluh darah akibat kolesterol yang tidak terkendali. 

Selain penyakit jantung, kolesterol yang tinggi juga bisa menyebabkan penyakit kronis hati dan kelainan lainnya. Karenanya, menambahkan buah zuriat dalam menu makanan sehat dapat membuat jantung lebih sehat dan jauh dari penyakit-penyakit tersebut.

9. Meningkatkan Sistem Imun

Tak hanya berguna untuk pembuluh darah dan jantung, adanya senyawa saponin pada buah zuriat juga baik karena ciri anti-mikroba yang dimilikinya. Ciri tersebut dapat mempertahankan tubuh dari serangan jamur, bakteri, dan virus. 

Pada saat yang sama, tubuh juga akan meningkatkan sistem imunnya dengan menstimulasi produksi sel T. Karenanya, saponin digunakan sebagai komposisi beberapa jenis vaksin. 

10. Membantu Memperbaiki Energi dan Mood

Komponen vitamin B kompleks yang terdapat di buah zuriat dikenal sebagai nutrisi yang dapat memulihkan energi dan memperbaiki mood yang kacau. Beberapa studi menyebutkan kalau vitamin B kompleks dapat menambah semangat dan meningkatkan performa kognitif. Sebuah riset pun menunjukkan kelompok orang yang diberi vitamin B kompleks selama 90 hari mengalami penurunan stres serta kelelahan mental. 

Selain itu, vitamin b kompleks juga memperlihatkan dampak yang positif dalam perubahan gejala depresi dan kegelisahan. Meski begitu, belum ada penelitian tentang kaitan antara kelebihan dari vitamin B kompleks ini dengan buah zuriat. 

11. Memperkuat Tulang 

Komponen kalsium memungkinkan adanya manfaat buah zuriat lainnya dalam menjaga kekokohan tulang. Mineral yang satu ini telah dikenal sebagai komponen pembentukan tulang. Pada orang dewasa di usia 30 tahun ke atas, kalsium yang ada pada tulang mereka akan berkurang secara perlahan.

Menyusutnya kadar kalsium tersebut bisa menyebabkan pengeroposan tulang atau osteoporosis. Oleh sebab itu, konsumsi makanan dengan komposisi kalsium yang mencukupi seperti buah zuriat akan membantu mencegah defisit kalsium tersebut.

12. Dapat Mencegah Batu Ginjal

Batu ginjal merupakan kondisi ketika terdapat gumpalan zat di yang dapat terbentuk pada urine yang terkonsentrasi. Kalsium merupakan zat yang umumnya memicu hal tersebut. 

Meski begitu, masalah ini dapat dicegah dengan rutin melengkapi kebutuhan kalium yang berperan dalam menurunkan kadar kalsium di urine. Kelengkapan kalium pun bisa mudah diperoleh dengan menambahkan buah zuriat sebagai sumber kalium ke menu makanan harian.

13. Menghindari Migrain 

Salah satu penyebab munculnya migrain adalah kadar magnesium yang rendah di dalam darah dan jaringan lainnya. Kondisi kekurangan magnesium dapat dihindari dengan mengonsumsi makanan yang juga mengandung magnesium seperti buah zuriat. 

Beberapa studi menyatakan kalau suplemen magnesium yang diresepkan dokter dapat membantu mengurangi frekuensi migrain. Walau begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah zuriat memiliki efek yang sama terhadap penyakit migrain.

14. Memelihara Kesehatan Otak

Senyawa flavonoid yang ada di dalam buah zuriat dipercaya memiliki fungsi penting bagi enzim dan sistem reseptor otak. Bahkan, flavonoid pernah menunjukkan efek pencegahan sistem saraf pusat dari degenerasi saraf yang berkaitan dengan Alzheimer dan Parkinson.

15. Punya Sifat Anti-inflamasi

Dalam sebuah studi, senyawa flavonoid, khususnya quercetin, menunjukkan kapabilitas senyawa tersebut dalam membantu menghambat proses awal terbentuknya inflamasi. 

Buah zuriat juga mengandung tipe senyawa flavonoid yang sama dan hal ini menjelaskan adanya kemampuan buah zuriat dalam mencegah inflamasi di tubuh selagi meningkatkan sistem imun. Meski begitu, penelitian lebih lanjut dengan buah zuriat perlu dilakukan untuk mengetahui hubungan senyawa tersebut.

Itulah beberapa manfaat buah zuriat yang baik bagi kesehatan. Dengan beragam komponen yang ditawarkan buah zuriat, khususnya mineral yang banyak terdapat di dalamnya, buah ini pun bisa jadi tambahan yang bagus bagi pola makan yang penuh nutrisi. 

Baca juga:

Manfaat Buah Mahkota Dewa: Obat Simalakama Beracun

Manfaat Buah Kersen: Buah Mungil Dengan Ciri Antibiotik

Tingkatkan Kesuburan Pria dengan 5 Makanan Ini

Ingin tahu manfaat buah lainnya? Simak artikel Jovee lainnya dan unduh aplikasinya sekarang! Dengan Jovee, kamu juga dapat melihat rekomendasi suplemen sesuai kebutuhan personalmu.

Penulis: Arofah Hafizh A. 

 

Referensi: 

Hossam S. E. dkk. 2018. Biological Activities of the Doum Palm (Hyphaene thebaica L.) Extract and Its Bioactive Components

Wakeed A. dkk, 2016. Influence of doum (Hyphaene thebaica L.) flour addition on dough mixing properties, bread quality and antioxidant potential.

Faten M.A. 2009. Antioxidant and anticancer activities of doum fruit

extract (Hyphaene thebaica).

Mark J.S.M. 2016. Are Oxidants the same as Free Radicals?

Cancer.Net. 2017. Leukemia – Acute Myeloid – AML: Introduction.

Nabaa A. dan Saad S.A. 2019. Implication of Silver Nanoparticles to Enhance the Potential

Therapeutic Activity of Doum Palm (Hyphaene Thebaica)

Extract for in vitro Sperm Activation of Asthenozoospermic

Infertile Men.

Kassim, N.N.A. (2015). Buah Zuriat Bantu Rawat Masalah Kesuburan.

Mayo Clinic. 2018. High blood pressure (hypertension).

El-Gendy A. A. dkk. 2008. The Internet Journal of Alternative Medicine.

Donna C. 2018. What Is an Atheroma?

Andra P. 2018. What Are the Health Benefits of Saponins?

Mayo Clinic. 2018. Dietary fiber: Essential for a healthy diet.

Aboshora W. dkk. 2014. Physicochemical, Nutritional and Functional Properties

of the Epicarp, Flesh and Pitted Sample of Doum Fruit

(Hyphaene Thebaica).

Jillian K. 2018. B-Complex Vitamins: Benefits, Side Effects and Dosage.

National Institutes of Health. 2019. Calcium.

Ryan R, 2017. What Does Potassium Do for Your Body? A Detailed Review.

National Institutes of Health. 2020. Magnesium.

Panche A.N. dkk. 2016. Flavonoids: an overview.

Brands