fbpx
BerandaKesehatan Lainnya20 Cara Menghilangkan Minyak di Wajah

Kelenjar sebasea atau kelenjar minyak punya peran yang penting untuk kesehatan kulit muka. Walau begitu, minyak yang berlebihan bisa menjadi malapetaka karena bisa membuat wajah mengilap dan pastinya mengganggu penampilan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, ketahui yuk beberapa cara menghilangkan minyak di wajah lewat artikel berikut ini.

cara-menghilangkan-minyak-di-wajah

Kenapa Wajah Kita Berminyak

Kelenjar minyak merupakan organ berukuran mikroskopis di dalam kulit yang mengeluarkan zat berminyak atau dikenal dengan istilah sebum. Fungsi sebum ini adalah untuk melumasi dan sebagai lapisan kedap air untuk kulit. Dengan keberadaan kelenjar ini pula jaringan kulit terluar terlindungi dan terjaga dari imun yang dibawanya.

Tak hanya di wajah, sebum juga diproduksi kulit di bagian tubuh lainnya dan memiliki peranan penting dalam menghidrasi kulit, perlindungan antibakteri, perlindungan anti-jamur, dan perlindungan dari sinar matahari.

Faktor Penyebab Minyak Berlebih

Produksi sebum dari masing-masing individu sangatlah bervariasi. Namun, belum ada penjelasan mengapa hal tersebut dapat terjadi. Di sisi lain, The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology menyebutkan beberapa faktor yang menyebabkan kenapa ada individu yang memiliki kulit berminyak lebih daripada individu lainnya.

  • Laki-laki pada umumnya menghasilkan minyak yang lebih banyak karena tingkat testosteron yang tinggi. Testosteron sendiri merupakan bagian paling penting dan aktif dari androgen sebagai hormon yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi laki-laki.
  • Perempuan juga bisa mengalami peningkatan minyak saat masa ovulasi karena tingkat progesteron yang naik.
  • Lingkungan yang lembab juga menjadi pemicu melonjaknya sebum di kulit, terlebih saat musim semi dan musim panas.
  • Jurnal tersebut juga menyebutkan bila faktor ras memiliki keterkaitan dengan produksi sebum yang banyak, di mana wanita Tiongkok menunjukkan pori kulit yang lebih kecil dan kepadatan yang rendah ketimbang individu Amerika Afrika dengan pori besar yang mungkin terkait dengan tingginya tingkat sebum.

20 Cara Menghilangkan Minyak Di Wajah

Langkah Mengontrol Wajah Berminyak

1. Bersihkan Wajah Secara Rutin

Ini merupakan langkah pertama yang harus dilakukan setiap hari agar wajah tidak mengeluarkan minyak yang banyak. Cara alami menghilangkan minyak di wajah ini perlu dilakukan setiap pagi, malam, dan tiap setelah latihan atau aktivitas yang berat.

Ketika membilas wajah, tahanlah diri untuk tidak menggosok kulit, meski saat menghilangkan makeup sekalipun. Menggosok kulit, apalagi jika dilakukan terlalu keras, akan mengiritasi kulit dan malah membuatnya terlihat parah.

2. Pilih Skin Care yang Tepat

Cara menghilangkan minyak di wajah bisa dilakukan dengan memerhatikan produk perawatan yang kamu gunakan.

Bagi pemilik kulit berminyak, perhatikan dan pilihlah skin care yang menawarkan fitur oil free dan noncomedogenic (tidak menutup pori). Dengan mengaplikasikan produk tersebut, pori di kulit tidak akan tersumbat atau menyebabkan jerawat. Hal ini berlaku bagi semua rangkaian produk perawatan, termasuk cleanser, moisturizer, dan makeup.

Pilihlah juga kosmetik dengan label water-based. Fitur ini mengandung minyak yang sedikit dan cocok bagi kulit yang berminyak. Selain itu, ia juga kaya akan kandungan yang dapat menghidrasi kulit dan punya efek pelembab.

Untuk perawatan dengan cleanser, jangan gunakan produk berbahan oil-based atau alcohol-based. Produk-produk tersebut dapat mengiritasi kulit.

3. Aplikasikan Pelembab Setiap Hari

Meski kamu punya jenis kulit berminyak sekalipun, pengaplikasian moisturizer masihlah penting mengingat manfaatnya dalam menjaga kulit agar tetap terhidrasi. Agar lebih hemat dan ringkas saat merawat kulit, pakailah moisturizer yang dapat melindungi kulit dari sinar UV dengan SPF 30 atau lebih.

4. Gunakan Sunscreen Ketika Berada di Luar

Pemakaian tabir surya sangat dianjurkan bagi semua jenis kulit karena sifatnya memelihara kulit dari kerusakan akibat paparan cahaya matahari. Untuk mencegah breakout, carilah sunscreen yang mengandung zinc oxide dan titanium oxide. Hindari produk yang mengandung wewangian dan minyak.

5. Jangan Tidur dengan Makeup

Jangan pernah lupa untuk menghilangkan makeup ketika akan tidur. Sebab, tidur dengan makeup yang masih menempel dapat menutup pori-pori kulit, walaupun itu makeup oil-free. Pori yang tersumbat akan mendatangkan jerawat serta membuat kulit kusam keesokan paginya. Riasan mata yang ditinggal tidur juga menyebabkan iritasi, peradangan, dan infeksi.

6. Pakai Kertas Isap (Blotting Paper)

Blotting paper atau oil control film merupakan salah satu solusi permasalahan kulit berminyak. Untuk aplikasinya, kenakan kertas penyerap minyak ini dengan menekannya lembut ke muka dan diamkan selama beberapa detik agar menyerap minyak.

Jangan menggosok kertas tersebut ke seluruh wajah. Hal ini malah akan menyebarkan minyak ke daerah lainnya ketimbang menyerap seluruh minyak di wajah. Siapkan kertas ini sepanjang hari dan pakailah ketika wajah terasa sudah sangat berminyak.

7. Jangan Sentuh Wajah

Meski terdengar sulit, dengan menjauhkan wajah dari tangan, kita tidak akan menyebarkan kotoran, minyak, dan bakteri yang berkumpul di tangan. Sentuhlah wajahmu hanya ketika sedang mengaplikasikan produk-produk perawatan kulit. Namun, pastikan pula bila tanganmu sudah bersih sebelumnya.

Penggunaan Produk Kimia

8. Retinoid

Kelompok perawatan topikal retinoid terdiri dari vitamin A (retinol). Perawatan dengan bahan ini akan memberi reaksi yang membantu memperbaiki kerusakan akibat paparan sinar matahari, anti-inflamasi, dan menekan produksi sebum.

Penggunaan topikal retinoid untuk mengatasi berbagai penyakit kulit seperti jerawat telah lama digunakan sejak 1970. Dalam sebuah studi, penggunaan retinoid dapat menurunkan sintesis sebum. Produk perawatan seperti The Ordinary menawarkan kandungan retinoid ini.

9. Niacinamide

Penggunaan produk berbahan niacinamide juga mengundang banyak klaim dalam hal pengurangan minyak yang berlebihan. Sebuah riset pernah memperlihatkan kalau kosmetik topikal dengan 2% niacinamide dapat mengurangi tingkat sekresi sebum setelah pengaplikasian selama 2 dan 4 minggu. Meski begitu, riset lebih lanjut diperlukan guna mengetahui perawatan ideal dengan kosmetik berbahan niacinamide.

10. L-carnitine

Bahan yang satu ini cukup populer karena punya potensi menghilangkan tampilan muka yang berminyak. L-carnitine sendiri diproduksi secara alami oleh tubuh dan berfungsi menambah beta oksidasi yang terlibat dalam pemecahan lemak.

Penggunaan topikal L-carnitine sebanyak 2% dapat menurunkan asam lemak di dalam sel pada sel pembentuk sebum (sebocytes). Hasil temuan The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology ini juga menyimpulkan bahwa L-carnitine dapat menekan produksi sebum secara signifikan dan karenanya dapat direkomendasikan pada individu yang mengalami masalah wajah berlebihan minyak.

11. Isotretinoin

Dikenal juga dengan sebutan 13-cis retinoic acid, obat ini merupakan retinoid oral yang telah dibuktikan punya efek besar pada pengurangan sebum dibandingkan rata-rata pengobatan lainnya. Serupa dengan perawatan retinoid topikal, isotretinoin dapat mengecilkan ukuran dan pengeluaran kelenjar minyak.

Studi mengemukakan jika produksi sebum dapat menurun hingga 90% selama terapi isotretinoin oral. Perawatan dengan obat ini juga bermanfaat bagi pengidap seborrhea (penyakit kulit kemerahan, gatal, dan bersisik) yang parah.

Isotretinoin oral mungkin juga jadi alternatif bagi mereka yang sedang mencari cara menghilangkan minyak di wajah selamanya. Sebab, pada studi yang sama ditemukan kalau efek dari terapi isotretinoin yang telah selesai dapat bertahan hingga setahun setelahnya.

Perlu diketahui bila produksi minyak tidak bisa dihentikan karena kurangnya minyak saja sudah bisa membuat kulit kering, kemerahan, bersisik, dan gatal.

Irma Lidia, Tim Dokter Jovee, mengatakan kalau isotretinoin belum tersedia secara resmi di Indonesia atau terdaftar dalam BPOM meski banyak yang telah menggunakannya. Karenanya, penggunaan obat ini harus dikonsultasikan dulu dengan dokter mengingat efek samping yang dimilikinya.

12. Spironolactone

Meski penggunaan spironolactone lebih ditujukan sebagai obat diuretik (pendorong produksi urine), zat obat ini telah banyak digunakan oleh dermatolog untuk perawatan kulit berminyak, jerawat, hirsutisme (tumbuhnya rambut di bagian muka, punggung, dan dada pada wanita), dan rambut rontok pada wanita.

Namun, penggunaan spironolactone bukan tanpa efek samping. Obat ini punya kemungkinan menimbulkan hiperkalemia (kalium yang tinggi di tubuh), siklus menstruasi yang kacau, hingga beberapa jenis kanker. Walau begitu, penggunaan spironolactone masih bisa dikatakan aman bagi wanita sehat yang mencari pengobatan kulit berminyak.

13. Kontrasepsi Oral

Obat kontrasepsi oral ternyata juga bermanfaat untuk mengatasi masalah kulit kelebihan minyak. Produksi minyak dapat ditekan karena obat ini bekerja dengan mengurangi hormon-hormon androgen.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, androgen menjadi salah satu faktor penyebab minyak berlebih karena perannya dalam menstimulasi penambahan sel produksi minyak. Androgen terlibat dalam memicu perkembangan kelainan seborrhea.

Di sisi lain, estrogen yang jadi hormon dominan perempuan memiliki efek menekan aktivitas kelenjar minyak yang berlebihan. Untuk menghindari risiko hiperplasia endometrium (tebalnya lapisan rahim) atau kanker akibat estrogen yang tidak terkontrol, kontrasepsi oral harus dikombinasikan dengan pengobatan progestin yang tidak memicu aktivitas androgen.

Penggunaan kombinasi kontrasepsi oral yang mengandung dosis terendah dari tiap hormon dapat membatasi atau bahkan mencegah efek merugikan selagi memberi manfaat bagi kulit.

Perawatan Alami

14. Konjac Sponge

Konjac sponge merupakan alat yang dapat membantu kebersihan pori-pori tanpa merusak kulit. Spons yang terbuat dari serat akar tumbuhan konjac ini berfungsi sebagai alat eksfoliasi kulit. Meski pemakaiannya bisa dilakukan setiap hari, tetap batasi agar kulit tidak menjadi kering. Eksfoliasi dua kali seminggu sudah cukup untuk melindungi pori agar tetap bersih dan produksi sebum pun dapat ditekan.

15. Green Tea

Produk kosmetik berbahan green tea diklaim cukup ampuh dalam menangani masalah kulit berminyak. Jurnal Clinical and Aesthetic Dermatology memperlihatkan adanya manfaat yang diberikan dari obat topikal dengan komposisi green tea.

Dari studi tersebut, ditemukan kalau kelompok orang yang mengenakan produk dengan emulsi 3% green tea selama 8 minggu mengalami penurunan yang signifikan pada produksi sebum daripada perbandingan minimum. Pengujian lain dengan kelompok yang lebih besar juga menemukan hal serupa setelah 60 hari penggunaan green tea topikal atau oles.

16. Madu

Meski belum ada penelitian yang mendukung, madu mungkin bisa jadi alternatif cara menghilangkan minyak berlebih di wajah secara alami dan cepat. Madu adalah sumber anti-bakteri alami yang memiliki sifat melembabkan kulit.

Cara menggunakannya cukup dengan mengoles madu di muka dan biarkan selama beberapa menit. Lalu, basuh madu tersebut dengan air hangat. Pakailah madu mentah atau organik untuk hasil yang lebih baik.

17. Lidah Buaya

Tidak hanya meredakan kulit terbakar, lidah buaya juga merupakan bahan yang memberi rasa menenangkan bagi semua jenis kulit. Hal ini juga membuatnya dapat memulihkan iritasi akibat kulit yang berminyak.

Aplikasikan gel lidah buaya ke muka sebelum tidur dan biarkan selama semalam. Cuci ketika bangun dan kamu akan memperoleh efek menyejukkan dari perawatan alami ini.

Perawatan Minyak Berlebih Lainnya

18. Botulinum Toxin (Botox)

Dalam beberapa tahun terakhir, sudah ada banyak penelitian yang menyatakan keberhasilan botoks dalam perawatan kulit berminyak. Salah satu data menjelaskan kemampuan botoks dalam memperbaiki kulit berminyak.

Studi sebelumnya mengadakan pengujian pada 20 subjek pengidap masalah kulit berminyak dan pori-pori yang besar. Setelah penyuntikan pada area T-zone, tepatnya sebulan kemudian, 17 subjek mengalami hasil yang baik pada jumlah minyak dan ukuran pori-pori kulit. Pengujian dengan menyuntikkan botoks di daerah wajah lainnya juga memperlihatkan penurunan produksi sebum.

19. Terapi Fotodinamik

Terapi fotodinamik atau photodynamic therapy (PDT) menerapkan penggunaan asam delta aminolevulinic (ALA) yang diterapkan pada perawatan jerawat. Meskipun banyak temuan yang memperlihatkan keberhasilan PDT dalam meredakan jerawat, beberapa studi belum mendapatkan hasil yang sama tentang potensinya dalam menurunkan kadar sebum.

Walau begitu, sebuah studi mendukung kemampuan PDT dalam mengurangi produksi sebum dan mengecilkan kelenjar minyak hingga 20 minggu. Hasil tersebut hanya berlaku jika PDT dilakukan lebih dari sekali.

20. Laser

Pemakaian laser khusus 1,450nm diode laser merupakan jenis yang banyak diteliti untuk permasalahan kulit. Sebuah pengamatan pernah dilakukan terhadap kemampuan laser tersebut. Dari pengamatan tersebut, ditemukan adanya penyusutan total sebum sebanyak 18% pada minggu keenam setelah tiga kali perawatan laser tersebut.

Namun, pengamatan tersebut dipatahkan dengan laporan lainnya yang mengungkapkan bahwa tiga sesi perawatan laser yang sama tidak menunjukkan adanya perubahan yang signifikan pada ekskresi sebum. Hal ini menyimpulkan kalau diode laser bukanlah perawatan yang efektif tapi tetap menawarkan potensi untuk kulit yang berminyak.

Itulah beberapa cara menghilangkan minyak di wajah yang perlu diketahui. Kamu bisa mengikuti langkah mengontrol minyak di atas sebagai dasar perawatan kulit berminyak dan memilah opsi lainnya untuk mengatasi kulit berminyak yang mengganggu penampilanmu.

Tetap bantu jaga kesehatan kulitmu dengan konsumsi suplemen WELLNESS EVENING PRIMROSE OIL – KECANTIKAN KULIT (Rp 253.000).

Cari tahu informasi kesehatan lainnya di Jovee. Unduh juga aplikasinya sekarang untuk melihat rekomendasi suplemen sesuai kebutuhan personalmu. Dapatkan vitamin harian personal dari A ke Z(inc) hanya di Jovee.

Penulis: Arofah Hafizh A.

 

Referensi:

Endly D.C. dan Miller R.A. 2017. Oily Skin: A review of Treatment Options.

Brannon H.L. 2020. What Is Sebum and How Does Your Skin Produce It?

Roger R. 2014. Androgen.

American Family Physician. 2000. Seborrhea: What It Is and How to Treat It.

Mayo Clinic. 2019. Hirsutism.

Mayo Clinic. 2020. High potassium (hyperkalemia).

Cleveland Clinic. 2020. Endometrial Hyperplasia.

American Academy of Dermatology Association.

Jordan A. 2018. Here’s What You Should Know About Water-Based Skin Care. n.d. How To Control Oily Skin.

Weiner Z. 2019. Dear Dermatologist: I Fell Asleep in My Makeup. Now What Should I Do?

Petty A. 2019. 15 Natural Ways to Tame Your Oily Skin.

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

KB yang Bagus untuk Ibu Menyusui dan Tidak Bikin Gemuk

Kesehatan Lainnya   26/02/2023

Penyakit Kulit di Tangan Bernanah, Apa Penyebabnya?

Kesehatan Kulit   26/01/2023

Urutan Pemakaian Shampo, Conditioner, dan Hair Mask yang Tepat Agar Rambut Sehat Terawat

Kesehatan Lainnya   17/01/2023
lipstik transferproof

Mengenal Lipstik Transferproof dan Tips Awet Menggunakannya

Kesehatan Lainnya   12/01/2023
letak-jerawat-dan-penyebabnya

4 Arti Letak Jerawat dan Penyebabnya

Kesehatan Lainnya   11/01/2023