fbpx
BerandaKesehatan Lainnya4 Cara Mengatasi Diare saat Hamil

Masalah pencernaan seperti diare merupakan keluhan yang paling sering muncul pada masa kehamilan. Secara medis, diare didefinisikan sebagai buang air besar yang encer (atau berair) yang sering dan tidak biasa. Terutama saat memasuki kehamilan trimester ketiga, frekuensi diare akan menjadi lebih sering pada ibu hamil. Lalu, bagaimana cara mengatasi diare saat hamil? Yuk, simak artikel berikut ini.

cara-mengatasi-diare-saat-hamil

Penyebab Diare saat Hamil

Walaupun menjadi salah satu tanda-tanda kelahiran sudah dekat, diare tidak selalu menandakan persalinan akan terjadi dalam beberapa hari. Jadi, bumil tidak perlu khawatir dengan frekuensi diare yang meningkat dibandingkan di fase kehamilan yang sebelumnya. Namun, menurut Healthline, diare yang terjadi saat hamil tidak selalu berhubungan dengan kehamilan.

Bumil dapat mengalami diare yang disebabkan oleh virus, bakteri, flu perut, keracunan makanan, ataupun karena mengonsumsi obat-obatan tertentu. Selain itu, beberapa penyebab diare yang terkait dengan kehamilan di antaranya adalah:

1. Perubahan Pola Makan

Kebanyakan calon ibu mengubah pola makan secara drastis ketika mengetahui bahwa mereka sedang hamil. Perubahan pola makan secara tiba-tiba ini dapat ‘mengejutkan’ pencernaan yang menyebabkan diare saat hamil.

2. Sensitif pada Makanan Tertentu

Perubahan hormon pada tubuh saat hamil juga dapat menyebabkan perut ibu menjadi lebih sensitif terhadap makanan tertentu. Sehingga, saat mengonsumsi beberapa makanan yang sebelumnya tak menjadi masalah, kini dapat menjadi penyebab diare saat hamil.

3. Suplemen Kehamilan

Mengonsumsi suplemen kehamilan kerap dilakukan oleh calon ibu untuk kesehatan dan perkembangan janin yang lebih baik. Sayangnya, kandungan seng dan asam folat yang lebih banyak dalam suplemen kehamilan ditemukan dapat membuat perut tidak nyaman dan menyebabkan diare.

Namun bumil tidak perlu khawatir, masih terdapat suplemen kehamilan yang tidak menyebabkan mual dan konstipasi seperti Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold (Rp510.685). Blackmores Pregnancy & Breastfeeding mengandung 17 nutrisi esensial yang baik untuk perkembangan janin dan mengandung zat besi sehingga tidak menyebabkan konstipasi.

4. Perubahan Hormon

Perubahan hormon saat hamil melemahkan kerja sistem pencernaan, oleh sebab itu ibu hamil sering mengalami masalah pencernaan, termasuk diare.

Faktanya, kebanyakan kasus diare saat hamil dapat sembuh sendiri tanpa perlu mengonsumsi obat apa pun. Walaupun begitu, perut yang tidak nyaman dan banyaknya aktivitas ke kamar kecil dapat menyebabkan kelelahan pada bumil. Berikut ini beberapa cara mengatasi diare saat hamil yang bisa dilakukan:

Cara Mengatasi Diare saat Hamil

1. Minum banyak air

Mengonsumsi banyak cairan adalah kunci penyembuhan dari diare saat hamil. Tidak hanya saat diare, memenuhi asupan cairan tubuh saat hamil penting dilakukan agar sistem metabolisme tubuh berjalan dengan lancar.

Asupan cari yang cukup juga dapat mengoptimalkan penyerapan nutrisi tubuh ke dalam darah. Terlebih lagi saat diare, di mana tubuh kehilangan banyak cairan tubuh. Melansir dari What to Expect, ibu hamil direkomendasikan untuk minum setidaknya 10 gelas air putih per harinya.

2. Hindari makanan yang tidak sehat

Sayangnya, ada banyak makanan lezat yang dapat memperparah diare saat hamil. Beberapa makanan yang harus dihindari adalah:

  • Minuman tinggi gula ‘sederhana’ (jus apel dan anggur, gelatin, cola biasa, dan minuman soda lainnya).
  • Makanan berlemak dan gorengan
  • Buah dan sayuran penyebab timbulnya gas di perut, seperti buncis, brokoli, kacang polong, plum, dan buncis
  • Produk susu, terutama jika bumil adalah laktosa intoleran

Sebaiknya, konsumsi makanan lembut untuk sistem pencernaan dan membuat feses menjadi lebih keras seperti pisang, nasi, daging, dan telur rebus..

3. Mengonsumsi Probiotik

Cara mengatasi diare saat hamil selanjutnya adalah dengan probiotik. Mengonsumsi probiotik dapat membantu mengatasi masalah pencernaan secara efisien. Kandungan bakteri baik dalam probiotik dapat membantu kerja usus dan mengurangi bakteri jahat, sehingga masalah pencernaan seperti diare dapat lebih mudah diatasi.

Sebuah studi oleh Natural Medicine Journal juga melaporkan penggunaan probiotik dapat mengurangi risiko diabetes mellitus gestasional. Probiotik dapat ditemukan dalam yogurt, kombucha, dan suplemen.

4. Istirahat yang cukup

Kebanyakan diare saat hamil akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Lakukan dua hal di atas dan perbanyak istirahat akan membantu penyembuhan menjadi lebih cepat.

Dokter Amanda dari tim dokter Jovee juga menambahkan, “Waspada akan sebab diare yang bisa memicu kehilangan banyak cairan/elektrolit tubuh, yang berakibat menjadi lemas, sulit berkonsentrasi, pingsan dan dehidrasi. Konsultasikan ke dokter jika mengalami gejala diare saat hamil.”

Itulah 4 cara mengatasi diare saat hamil. Jika diare telah berlangsung selama lebih dari tiga hari disertai dengan urin yang berwarna kuning pekat, sakit kepala, dan mulut yang terasa kering dan lengket, segera lakukan konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Ingin tahu informasi seputar kehamilan lainnya? Simak selengkapnya di Jovee. Unduh juga aplikasinya untuk mengetahui rekomendasi vitamin harian sesuai kebutuhan personal kamu. Aplikasi Jovee tersedia di Google Play Store dan App Store. Temukan berbagai vitamin asli dan terbaik, dari A ke Z(inc), hanya di Jovee.

Referensi

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

apakah-paracetamol-bisa-untuk-sakit-kepala

Apakah Paracetamol Bisa Mengatasi Sakit Kepala?

Kesehatan Lainnya   18/05/2022
apakah-wasir-bisa-sembuh-sendiri

Benarkah Wasir Bisa Sembuh Sendiri?

Kesehatan Lainnya   18/05/2022
apakah-ketombe-makhluk-hidup

Ketombe: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Kesehatan Lainnya   13/05/2022
tipes-bisa-menular

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menular?

Kesehatan Lainnya   13/05/2022
pengobatan-hepatitis

Hepatitis: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan

Kesehatan Lainnya   12/05/2022