fbpx

7 Manfaat Buah Melon untuk Ibu Hamil

by | Nov 19, 2020 | Makanan Sehat | 0 comments

Tak hanya ibu, bayi di dalam kandungannya memerlukan perhatian yang sama agar bisa berkembang dan tumbuh dengan sehat. Untuk mencapai hal itu, ibu perlu memenuhi asupan gizi hariannya dengan menyantap makanan yang bergizi. Buah melon, khususnya, dapat mendukung hal itu. Terlebih karena ada banyak nutrisi penting bagi bayi yang ditawarkan buah manis hijau ini. Simak artikel berikut untuk mengetahui apa saja manfaat buah melon untuk ibu hamil.

Kandungan Nutrisi Utama Buah Melon

Dalam satu cangkir buah melon seberat 177 gram, terkandung nutrisi berikut yang baik bagi ibu hamil:

  • Kalori: 63,7 kalori
  • Protein: 1 gram
  • Karbohidrat: 16,1 gram
  • Lemak: 0,2 gram
  • Serat: 1,4 gram
  • Vitamin C: 53% dari asupan kecukupan gizi (AKG)
  • Vitamin B6: 8% dari AKG
  • Folat: 8% dari AKG
  • Kalium: 12% dari AKG

Beragam Manfaat Buah Melon untuk Ibu Hamil dan Kandungannya

Berikut manfaat buah melon yang baik untuk kesehatan dan perkembangan ibu maupun kandungannya.

  • Baik untuk Kesehatan Mata

Buah melon mengandung vitamin A yang dibutuhkan untuk perkembangan dan menjaga kesehatan mata. Dan, buah melon merupakan salah satu sumber buah yang baik untuk mendapatkan vitamin tersebut. Asupan harian vitamin A cukup pada angka 700 mkg. Kelebihan vitamin A bisa memberi efek racun.

Selain itu, buah melon juga mengandung lutein dan zeaxanthin. Kedua karotenoid ini berkumpul di retina mata bayi selama masa kehamilan. Setelah kelahiran, senyawa ini akan berfungsi dalam menyerap cahaya biru yang berbahaya, menetralisir radikal bebas yang menghancurkan, dan melawan inflamasi.

Lutein dan zeaxanthin juga ditemukan pada area otak bayi yang terlibat dalam fungsi penglihatan, proses belajar, dan memori. Otak dan mata bayi berkembang lebih cepat selama trimester terakhir. Karenanya, perlu pemenuhan nutrisi yang penuh atau setidaknya mendekati angka yang disarankan.

Bayi tidak menghasilkan lutein dan zeaxanthin sehingga sumber makanan yang mengandung senyawa tersebut diperlukan, seperti pada buah melon.

Walau tak ada rekomendasi dari organisasi kesehatan mengenai asupan hariannya, ahli kesehatan menyarankan 10 mg lutein dan 2 mg zeaxanthin per hari untuk mendukung kesehatan mata dan menjamin konsentrasi yang cukup pada lutein dan zeaxanthin di dalam retina.

  • Mempertahankan Keseimbangan Cairan Tubuh

Kalium merupakan salah satu nutrisi yang banyak terdapat di melon. Mineral ini memiliki peran penting dalam memberi kestabilan pada cairan dan elektrolit di dalam sel tubuh. Peran yang tidak kalah penting lainnya adalah mengirim impuls saraf dan membantu kontraksi otot.

Pada ibu hamil, volume air di tubuhnya naik hingga 50 persen. Karena itu, Anda perlu melengkapinya dengan lebih banyak elektrolit. Sodium, kalium, dan klorida mampu menjaga cairan ekstra di dalam tubuh pada keseimbangan kimia yang benar.

Kalau Anda menderita kram kaki selama kehamilan, itu mungkin disebabkan kekurangan mineral. Oleh sebab itu, periksalah apakah Anda telah mendapat cukup asupan kalium per harinya. Rekomendasi kalium untuk ibu hamil adalah 4,700 mg per hari.

  • Pengembangan Sistem Imun

Selain manfaatnya untuk kesehatan, vitamin A di buah melon juga berguna untuk pembentukan sistem imun bayi. Gagal memenuhi asupan vitamin A dapat mempengaruhi fungsi sistem imun bayi setelah lahir. Hal tersebut tidak boleh dibiarkan, sebab bayi bisa rentan terhadap infeksi dan penyakit.

Takaran vitamin A perlu diberi dalam jumlah yang seimbang. Kelebihan vitamin A bisa berbahaya terhadap bayi yang sedang berkembang dan berujung pada cacat lahir. Kekurangan vitamin A pun dapat membawa risiko terhadap perkembangan ibu dan buah hatinya.

Asupan yang pas akan menjamin nutrisi yang diberikan kepada bayi untuk mendukung perkembangan yang normal. Karena vitamin A termasuk vitamin yang larut dalam lemak, tubuh bisa menyimpannya di liver hingga ia siap untuk digunakan.

Selain vitamin A, vitamin C dan B6 yang banyak terdapat di melon juga dapat mendukung dan memperkuat sistem imun bayi. Vitamin C juga diperlukan dalam perkembangan fisik bayi.

  • Membantu Penyerapan Zat Besi

Vitamin C di dalam buah melon juga berperan dalam penyerapan zat besi. Takaran zat besi yang cukup sangat diperlukan dalam mendukung ibu hamil untuk meningkatkan volume darahnya dan menurunkan risiko anemia akibat kekurangan zat besi.

Asupan zat besi yang cukup selama kehamilan juga diperlukan bagi bayi. Zat besi yang terkumpul pada masa ini akan disimpan bayi. Kemudian, ia akan menggunakannya untuk belajar dan berkembang selama 6 bulan pertama kelahirannya.

  • Menjaga Perkembangan Tabung Saraf

Folat yang terkandung di dalam buah melon memiliki fungsi penting dalam perkembangan janin yang sehat pada masa awal kehamilan, khususnya tabung sarafnya.

Bahkan, wanita yang dalam program hamil maupun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi folat secara rutin. Anjuran tersebut diberikan karena folat dapat mencegah cacat tabung saraf yang sering juga disebut spina bifida. 

Tabung saraf merupakan cikal bakal otak bayi dan sumsum tulang belakang serta tulang yang menyangga keduanya. Adanya masalah saat perkembangan tabung saraf bisa berakibat pada bayi yang lahir cacat..

Asupan folat yang disarankan bagi para wanita adalah sebesar 400 mkg sebelum kehamilan dan naik menjadi 600 mkg saat kehamilan.

  • Meredakan Mual dan Muntah

Selain penting untuk sistem imun, manfaat buah melon lainnya ialah mengurangi mual dan muntah saat hamil. Manfaat tersebut didapat dari komponen vitamin B6 yang dapat membantu menenangkan rasa tidak nyaman karena morning sickness. 

  • Melancarkan Pencernaan

Masalah pencernaan berupa sembelit merupakan hal yang lazim selama kehamilan. Hampir tiga dari empat wanita hamil mengalami masalah tersebut.

Hal tersebut terjadi karena adanya peningkatan hormon progesteron selama kehamilan. Naiknya hormon tersebut menyebabkan otot tubuh menjadi rileks, termasuk usus.

Permasalahan sembelit tersebut dapat diatasi dengan kandungan air dan serat dari buah melon. Komposisi ini dapat menghaluskan dan memperlancar pergerakan usus.

Itu dia berbagai manfaat buah melon untuk ibu hamil. Mengonsumsi makanan alami selama kehamilan sangat penting karena komposisinya yang sehat bagi Anda dan kandungan. Anda pun bisa memilih buah dan sayur sebagai bagian dari pola makan yang baik mulai dari sekarang.

Baca juga:

Tips Memilih Suplemen Asam Folat yang Bagus bagi Ibu Hamil

Suplemen Kehamilan: Apa yang Aman dan Tidak?

Berbagai Sayur untuk Ibu Hamil Beserta Manfaatnya

Ingin tahu apakah gaya hidup Anda sudah sehat? Unduh aplikasi Jovee! Dengan Jovee, Anda dapat melihat rekomendasi suplemen sesuai dengan kebutuhan personal Anda.

 

Penulis: Arofah Hafizh A.

 

Referensi:

BabyCentre. 2020. Healthy snacks throughout pregnancy.

Gideon D. 2017. Amazing Health Benefits Of Golden Honeydew Melon.

Helen C. 2017. Eating Well for a Healthy Pregnancy: A Practical Guide.

NutritionData. n.d. Melons, honeydew, raw Nutrition Facts & Calories.

Elizabeth W. 2018. Pregnancy Nutrition for Your Baby’s Vision.

Darienne H.S. n.d. Potassium in your pregnancy diet.

Nutricia’s Medical and Scientific Affairs Team. 2020. Vitamin A in pregnancy.

Nutricia’s Medical and Scientific Affairs Team. 2020. Vitamin C during pregnancy.

Traci C.J. 2018. Pregnancy Diet: Nutrients You Need.

BetterHealth. n.d. Folate for pregnant women.

Premama. n.d. The Benefits of Vitamin B6 During Pregnancy.

Annamarya S. 2015. 5 Safe Remedies for Constipation in Pregnancy.

Ansley H. 2018. 10 Surprising Benefits of Honeydew Melon.

Brands