fbpx

Mata merah bisa terjadi kapan saja pada buah hati tercinta. Penyebabnya bisa sangat bervariasi dan tentu akan mengganggu kenyamanan sang buah hati. Kali ini akan dibahas lebih lengkap mengenai penyebab dan cara mengatasi mata merah pada anak.

Mata merah biasa disebut juga dengan konjungtivitis. Kondisi ini bisa disertai oleh rasa tidak nyaman seperti gatal juga terasa mengganjal. Namun bisa juga kondisi kemerahan pada mata ini tidak disertai gejala apapun. Berikut akan dibahas 7 penyebab mata merah yang dibagi berdasarkan tiga kelompok yakni infeksi bakteri, virus, dan faktor lainnya.

Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Merah pada Anak (Infeksi Bakteri)

Mata merah pada anak bisa disebabkan oleh infeksi bakteri. Berikut adalah beberapa contoh kondisi mata merah pada anak akibat infeksi bakteri.

1. Konjungtivitis Bakteri

Mata merah yang disebabkan oleh bakteri biasanya juga disertai dengan rasa gatal dan sering berair. Jenis bakteri yang bisa memicu mata merah seperti Staphylococcus aureus dan Streptococcus pneumoniae. Kondisi ini bisa menimbulkan gejala keluarnya cairan kental yang akan mengering dan menjadi kerak.

Biasanya pada kondisi ini dokter akan memberikan antibiotik tetes mata. Obat bisa juga diberikan dalam bentuk salep mata. Pemakaian obat ini akan membantu meredakan mata merah dan membuat kondisi mata kembali seperti semula.

2. Bintitan

Masalah bintitan juga cukup sering terjadi pada anak dan disebabkan oleh infeksi bakteri. Saat anak tidak menjaga kebersihan mata dan sering mengucek mata menggunakan tangan kotor maka bintitan bisa terjadi. Mata bintitan ditandai dengan munculnya benjolan kecil di kelopak mata dan disertai mata memerah. 

Cara mengatasi mata merah pada anak akibat bintitan adalah dengan memberikan kompres air hangat selama 5 hingga 10 menit. Bantu si kecil untuk tidak menyentuh area mata agar kondisi ini segera membaik.

3. Selulitis Orbital

Mata merah juga bisa disebabkan oleh selulitis orbital yang dipicu infeksi bakteri pada area bola mata. Biasanya akan muncul beberapa gejala berupa mata merah, bengkak, penglihatan terganggu, dan demam. Kondisi ini cukup serius dan harus segera dikonsultasikan kepada dokter karena bisa saja terjadi komplikasi seperti sepsis bahkan kebutaan.

Penanganan untuk kondisi ini adalah diberikan obat antibiotik. Namun, jika kondisi selulitis orbital telah berkembang cukup parah maka akan dilakukan tindakan operasi untuk mengembalikan fungsi mata.

Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Merah pada Anak (Infeksi Virus)

Penyebab mata merah pada anak berikutnya adalah virus. Jika mata merah dipicu oleh virus maka biasanya akan disertai demam dan infeksi saluran pernapasan atas. Jenis virus yang biasanya menginfeksi dan menyebabkan mata merah adalah adenovirus. Anak juga biasanya akan merasakan mata menjadi gatal dan terus berair akibat infeksi virus tersebut.

Penyebab dan cara mengatasi mata merah pada anak harus disesuaikan. Saat anak mengalami mata merah akibat infeksi virus, maka tak perlu diberikan antibiotik. Cukup lakukan pengompresan pada bagian mata menggunakan air hangat. Bisa juga diberikan obat mata anak untuk mempercepat proses penyembuhan.

Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Merah pada Anak (Faktor Lain)

Tak hanya virus dan bakteri, ada juga faktor-faktor lain yang bisa menyebabkan mata merah pada anak. Berikut adalah beberapa contoh kondisi mata merah yang dipicu oleh faktor di luar virus juga bakteri.

1. Konjungtivitis Alergi

Selain dipicu oleh bakteri dan virus, mata merah juga bisa disebabkan oleh alergi. Jenis alergen yang bisa menjadi pemicu juga sangat beragam mulai dari debu, kotoran, asap, serbuk bunga, dan lain sebagainya. Gejala yang ditimbulkan secara umum sama yaitu mata merah, berair, dan bisa juga timbul bengkak.

Mata merah yang disebabkan oleh alergi biasanya akan diatasi dengan pemberian obat anti alergi. Obat ini bisa dalam bentuk puyer, sirup, atau bisa juga berupa tetes mata untuk anak.

2. Perdarahan

Mata merah pada anak juga dapat terjadi akibat adanya perdarahan kapiler. Kapiler atau pembuluh darah kecil di bawah konjungtiva pecah dan tidak terserap dengan baik. Gumpalan darah terjebak sehingga menyebabkan munculnya tampilan kornea mata yang merah.

Kondisi ini pada umumnya tidak berbahaya dan akan mereda sendiri. Namun, orang tua bisa berkonsultasi pada dokter jika ditemukan gejala lain yang berbahaya seperti bengkak, nyeri, mata berair, dan lain sebagainya. 

3. Sumbatan Kelenjar

Mata merah pada anak juga bisa terjadi akibat adanya sumbatan pada kelenjar air mata. Biasanya kondisi ini ditemukan pada bayi yang belum menginjak usia 1 tahun. Adanya sumbatan ini bisa ditandai dengan mata berair, bengkak, kelopak mata lengket, dan seringkali muncul kerak. 

Biasanya kondisi mata merah akibat sumbatan kelenjar ini dapat sembuh sendiri. Namun orang tua bisa mencoba melakukan perawatan dengan memberi pijatan lembut serta mengusap bagian mata memakai kompres air hangat.

Itulah 7 penyebab dan cara mengatasi mata merah pada anak. Setiap tindakan penanganan harus disesuaikan dengan pemicunya. Konsultasi pada dokter harus dilakukan apabila ditemukan gejala yang tidak mereda meskipun sudah dilakukan usaha pengobatan

Temukan informasi kesehatan terpercaya lainnya hanya di Jovee. Download aplikasinya juga untuk mendapatkan suplemen dan vitamin personal dalam kemasan praktis. Kamu juga bisa mengetahui vitamin terbaik lewat konsultasi gratis dengan nutrisionis Jovee. 

Ditulis oleh: Hairun Nisa

Referensi

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Artikel Terkait

aktivitas-olahraga-anak-selama-pandemi

6 Aktivitas Olahraga Anak selama Pandemi

Gaya Hidup Sehat   29/04/2021
tips-puasa-untuk-anak

6 Tips Puasa untuk Anak agar Semangat dan Tetap Sehat

Gaya Hidup Sehat   29/04/2021
mental-illness

Mental Illness, Penyakit Mental yang Sering Disalahartikan

obat-alergi-makanan

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Alergi Makanan

Gaya Hidup Sehat   26/04/2021
cara-menghilangkan-ngantuk

Beberapa Cara Menghilangkan Ngantuk

Gaya Hidup Sehat   20/04/2021
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

aktivitas-olahraga-anak-selama-pandemi

6 Aktivitas Olahraga Anak selama Pandemi

Gaya Hidup Sehat   29/04/2021
tips-puasa-untuk-anak

6 Tips Puasa untuk Anak agar Semangat dan Tetap Sehat

Gaya Hidup Sehat   29/04/2021
mental-illness

Mental Illness, Penyakit Mental yang Sering Disalahartikan

Gaya Hidup Sehat   26/04/2021
obat-alergi-makanan

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Alergi Makanan

Gaya Hidup Sehat   26/04/2021
cara-menghilangkan-ngantuk

Beberapa Cara Menghilangkan Ngantuk

Gaya Hidup Sehat   20/04/2021

Brands