fbpx
BerandaKesehatan Lainnya8 Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan Kamu

Mendonorkan darah merupakan tindakan terpuji yang dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Namun, tidak sedikit orang yang masih enggan melakukannya atau merasa ini tidak terlalu penting. Padahal, ada manfaat donor darah yang bisa mereka peroleh dan berdampak positif pada kesehatan mereka. Simak apa saja manfaat tersebut di artikel berikut ini.

manfaat-donor-darah

Diberikan untuk Siapa Donor Darah Itu?

Sebelum kita terjun ke manfaat apa saja yang bisa didapat dari mendonorkan darah, ada baiknya kita mengetahui terlebih dulu kepada siapa darah hasil donor diberikan. 

Dilansir dari laman WHO, transfusi darah dibutuhkan bagi beberapa orang berikut:

  • Wanita hamil yang mengalami komplikasi, seperti kehamilan ektopik dan perdarahan dari masa sebelum kehamilan hingga setelah menyusui. Kehamilan ektopik terjadi ketika telur yang dibuahi tumbuh di luar rahim dan bisa berakibat fatal;
  • anak-anak dengan anemia berat, biasanya karena malaria atau malnutrisi;
  • orang-orang dengan trauma parah akibat musibah alam dan ulah manusia; 
  • prosedur dan operasi medis yang kompleks dan untuk pasien kanker;
  • transfusi reguler bagi orang dengan kondisi seperti thalasemia (standar hemoglobin rendah); serta
  • Digunakan untuk suatu produk seperti faktor pembekuan darah pada penderita hemofilia. Penyakit turunan tersebut menyebabkan seseorang tak bisa melakukan pembekuan pembuluh darah saat terjadi luka.

Manfaat Donor Darah Bagi Kesehatan

manfaat-donor-darah

1. Mengurangi Risiko Kelebihan Zat Besi

Data menyebutkan sekitar 200 orang di Amerika Serikat mengalami kondisi hemochromatosis yang menyebabkan kelebihan zat besi. Zat besi yang berlebihan bisa menimbulkan penyakit mematikan lainnya, seperti masalah jantung, liver, dan diabetes. 

Kondisi ini bisa sangat sulit dideteksi karena gejalanya muncul saat paruh baya dan tersamarkan oleh penyakit umum lainnya. Orang yang biasa melakukan donor bisa terhindar dari penyakit turunan tersebut. 

Centers for Disease Control (CDC) menyarankan pengurangan sel darah merah sebagai perawatan bagi orang-orang yang mengidap kelebihan zat besi di dalam darahnya. 

2. Memelihara Kesehatan Kardiovaskular

Pengurangan zat besi di sel darah yang terjadi saat donor bisa bermanfaat bagi kesehatan jantung. Masalah serangan jantung, stroke, dan penyakit terkait jantung bisa terhindarkan dengan donor darah.

Sebuah studi menyebutkan bila orang dewasa berusia 43 sampai 61 tahun punya risiko serangan jantung dan stroke yang lebih sedikit karena mereka mendonorkan darah tiap 6 bulan sekali. 

Studi lainnya juga menyebutkan hasil sampel yang diambil dari sekitar dua ribu orang. Dari studi tersebut ditunjukkan adanya kemungkinan terkena serangan jantung 88% lebih sedikit pada orang yang mendonorkan darahnya setiap sekali setahun.

Hal yang perlu diketahui juga dari donor darah ialah ia bisa menurunkan risiko darah menggumpal karena hemoglobin yang terlalu tinggi. Kondisi inilah yang bisa memicu serangan jantung dan stroke. 

Namun, kaitan kondisi tersebut dengan manfaat donor darah bagi wanita khususnya lebih sedikit dirasakan. Alasannya adalah karena wanita telah melalui siklus menstruasi. Dengan kata lain, mereka telah melakukan pengurangan hemoglobin tanpa perlu mendonorkan darah. Hal ini akan berbeda bila mereka telah memasuki masa menopause.

3. Mengurangi Risiko Kanker

Jumlah zat besi yang terkontrol merupakan manfaat donor darah bagi tubuh yang menjauhkan pendonornya dari risiko kanker dan penuaan. Zat besi yang tidak teratur ini bisa terlibat dalam peningkatan kerusakan di tubuh akibat radikal bebas. 

Laporan dari The Miller-Keystone Blood Center menyebutkan kalau donor darah secara konsisten bisa membantu menurunkan risiko terkena kanker. Beberapa jenis kanker tersebut adalah liver, paru-paru, usus, dan tenggorokan akibat penurunan radikal bebas ketika zat besi dilepas ke aliran darah. 

Selain itu, sebuah studi juga menunjukkan adanya pengurangan simpanan zat besi pada kelompok yang mendonorkan darahnya dua kali dalam setahun. Hasil studi ini juga menyimpulkan bila kelompok yang rutin melakukan donor tersebut mendapati tingkat zat besi yang rendah sekaligus risiko kanker yang kecil. 

4. Mengatur Tekanan Darah

Beberapa riset mengemukakan kalau donor darah bisa menurunkan tekanan darah. Penelitian lainnya menguji tekanan darah dari 292 pendonor dengan tekanan darah tinggi yang rutin melakukan donor empat kali selama setahun.

Pendonor dengan tekanan darah tinggi tersebut mengalami penurunan pada pengukurannya. Hal ini pun sejalan dengan tingkat donor mereka yang bertambah. Beberapa ahli menyebutkan bila hal ini terjadi juga karena adanya pengujian tekanan darah.

Pengujian tersebut jadi hal yang penting karena para pendonor bisa lebih sadar dengan tekanan darahnya. Mereka pun akan lebih terbuka agar mau menurunkan tekanan darahnya. Perlu diperhatikan kalau hal ini bersifat personal dan masih belum terbukti dapat mengatur tekanan darah pendonor. 

5. Mengontrol Berat Badan

Ada beberapa klaim yang menyebutkan bila donor darah bisa membakar kalori. Meski begitu, klaim tersebut belum dibuktikan oleh penelitian lainnya. 

Di sisi lain, studi lainnya mengemukakan bahwa donor darah jadi saat yang baik untuk mengidentifikasi orang dengan gejala obesitas. Mereka yang diketahui mengalami masalah berat badan bisa mendapatkan bantuan untuk mengatur berat badannya serta isu kesehatan terkait.

Tak hanya penderita obesitas, pendonor yang kekurangan berat badan bisa juga memperoleh manfaat donor darah ketika diberikan nasihat dan konseling dari para staf ahli. 

6. Cek Kesehatan Gratis

Tahapan awal sebelum mendonorkan darah adalah melakukan rangkaian tes kesehatan. Tes ini pun diberikan oleh para staf terlatih dan tahu hal seputar kesehatan. Pada tes ini, calon pendonor darah akan dicatat denyut nadinya, tekanan darah, suhu tubuh, dan level hemoglobin darah. 

Manfaat donor darah bagi kesehatan ini akan memberi masukan terkait kondisi tubuh pendonor. Tes tersebut bisa secara efektif mendeteksi masalah yang mungkin terkait dengan kondisi medis yang belum disadari atau faktor pemicu penyakit tertentu. 

Pada tes ini juga dilakukan pula pengecekan darah calon pendonor terhadap beberapa penyakit. Di antaranya adalah hepatitis B, hepatitis C, HIV, virus West Nile (infeksi virus dari gigitan nyamuk), sifilis, dan penyakit infeksi parasit Chagas.

7. Baik untuk Kesehatan Psikis

Selain memberi kesehatan untuk fisik, donor darah juga bermanfaat untuk kesehatan mental. Dengan mendonorkan darah, kita tahu akan ada orang lain yang terbantu dengan darah yang kita beri, terlebih jika mereka sangat membutuhkannya.

Sadar akan hal tersebut tentunya akan menenangkan dan menyemangati perasaan pendonor seperti halnya manfaat kesehatan yang diterimanya dari donor darah tersebut. 

8. Membangun Sel Darah Baru

Ada sekitar setengah liter darah yang dikeluarkan saat donor. Jumlah ini hanya memakan 10% dari total darah orang dewasa. Walau begitu, Kamu jangan khawatir. Darah yang hilang bisa digantikan tubuh dalam hitungan beberapa hari. Dengan begini Kamu bisa memperoleh darah baru dengan fungsi yang baik dan kaya oksigen.

Sebelum Anda mendonorkan darah, penting untuk tetap terhidrasi sebelum dan sesudah donor karena sebagian darah yang ada pada tubuh Anda terdiri dari air. Selain itu, perbanyak konsumsi suplemen zat besi untuk menghindari efek pusing setelah mendonorkan darah. Anda dapat mengkonsumsi Natures Plus Iron – Anemia & Penambah Darah – 90 Kaplet (Rp231.000) untuk memenuhi kebutuhan asupan zat besi tubuh Anda.

Mendonorkan darah merupakan keputusan yang bijak untuk diambil seseorang, terlebih bila ia melakukannya untuk kebaikan orang lain yang membutuhkan. Untuk itu, janganlah sungkan untuk melakukan donor darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI terdekat.

Baca juga:

Makanan Sehat untuk Penderita Darah Tinggi

Donor Darah Saat Pandemi, Aman Atau Tidak?

Makanan yang Harus Dikonsumsi Setelah Donor Darah

Ingin menerapkan gaya hidup yang lebih sehat? Unduh aplikasi Jovee di Play Store atau App Store! Dengan Jovee, Kamu bisa mendapatkan vitamin harian personal, dari A ke Z(inc). 

Penulis: Arofah Hafizh A.

Referensi: 

WHO. 2017. Blood products: Why should I donate blood?

WebMD. n.d. Ectopic (Extrauterine) Pregnancy.

Alex C. 2017. Health benefits of donating blood.

Mayo Clinic. 2019. Thalassemia.

Mayo Clinic. 2020. Hemochromatosis.

Rachel N. 2020. Advantages and disadvantages of donating blood.

MedlinePlus. n.d. West Nile Virus.

Adrienne S. 2019. The Benefits of Donating Blood.

WHO. 2020. Chagas disease (also known as American trypanosomiasis).

NewYork-Presbyterian. n.d. The Surprising Benefits of Donating Blood.

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

lucid-dream

Mengenal Istilah Lucid Dream Pada Sebagian Orang

Uncategorized   29/07/2021
vaksin-gotong-royong

Apa itu Vaksin Gotong Royong?

Kesehatan Lainnya   15/07/2021
disleksia

Apa Itu Penyakit Disleksia?

Kesehatan Lainnya   15/06/2021
alasan-perlu-memakai-sunscreen

Alasan Perlu Memakai Sunscreen

Kesehatan Lainnya   19/05/2021
penyebab telinga sakit sebelah kanan

Ini Diagnosa Sakit Telinga yang Umum Terjadi

Kesehatan Lainnya   23/04/2021