fbpx
BerandaGaya Hidup SehatAdakah Cara untuk Mengurangi Mata Minus?

Mata minus, rabun jauh, atau miopia terjadi karena adanya kesalahan bias yang disebabkan bola mata tumbuh terlalu panjang saat masih kanak-kanak. Miopia pun berbeda dengan kelainan mata lainnya seperti rabun dekat dan astigmatisme (mata kabur) di mana miopia akan terus berkembang. Meski begitu, adakah cara mengurangi mata minus?

cara-mengurangi-mata-minus

Mengenal Penyakit Mata Minus

Penyakit rabun jauh terjadi karena struktur mata tidak terbentuk dengan semestinya. Mata miopia akan berbentuk lebih melebar ke belakang dari mata normal. Cahaya yang masuk ke dalam mata normal akan jatuh tepat di bagian retina sebagai bagian sensitif yang menangkap cahaya dan meneruskannya untuk kemudian diproses oleh otak.

Di sisi lain, cahaya pada penderita mata minus tidak akan jatuh tepat di retina melainkan di depan retina. Hal inilah yang membuat penglihatan menjadi kabur atau disebut sebagai kesalahan bias. Akibatnya, mata akan sulit memfokuskan pandangan pada benda jauh, khususnya rambu dan tulisan.

Mata minus bisa terjadi pada anak-anak mulai umur 6 sampai 13 tahun, seperti yang disebutkan NHS. Namun, orang dewasa yang sebelumnya tidak terkena miopia juga bisa mendapatkannya. Rabun jauh ini bisa bertambah buruk seiring bertambahnya usia.

Penyebab Mata Minus

cara-mengurangi-mata-minus

Ada beberapa penyebab terjadinya mata minus, di antaranya:

  • Faktor keturunan. Masalah miopia ini umumnya terkait gen yang diturunkan keluarga. Kemungkinannya individu akan terkena miopia jika salah satu atau kedua orang tuanya juga terkena miopia.
  • Sedikit waktu di luar rumah. Meski ini terdengar seperti keluhan orang tua kepada anaknya, menghabiskan waktu di luar rumah bagi anak-anak khususnya dapat mengurangi risiko terkena mata minus. Hal yang sama juga berlaku bagi penderita mata minus sendiri, di mana perkembangan kelainan matanya bisa ditekan. Kemungkinan ini diduga karena pengaruh level cahaya lebih besar yang masuk ke mata.
  • Sering melihat benda pada jarak dekat. Terlalu banyak memfokuskan mata ke objek yang dekat, seperti dalam aktivitas membaca, menulis, dan menggunakan gadget, dapat meningkatkan risiko terkena miopia. Oleh sebab itu, ada baiknya mengistirahatkan mata dengan menjalankan hal lain di luar aktivitas-aktivitas tersebut.

Gejala Penderita Mata Minus

Jika kamu sendiri atau salah seorang anggota keluargamu mengalami gejala-gejala berikut, ada kemungkinan ia terkena mata minus. Bila gejala di bawah terlihat jelas, segera periksakan ke dokter mata.

  • Menonton TV atau melihat komputer dalam jarak yang dekat atau sambil mencondongkan badan.
  • Perlu duduk di depan kelas karena kesulitan membaca kalimat di papan tulis.
  • Kebiasaan menggosok-gosokkan mata.
  • Sering mengeluhkan sakit kepala atau mata lelah.

Kelainan Mata Minus Lainnya

Reaksi kelainan pembentukan struktur mata pada penderita rabun jauh biasanya terjadi seperti penjelasan di atas. Walau begitu, ada beberapa kasus kelainan yang berbeda dengan mata minus pada umumnya.

  • Miopia tinggi. Kondisi ini lebih serius daripada mata minus pada umumnya. Pada penderita miopia tinggi, bola mata tumbuh lebih panjang lagi, baik itu ke depan ataupun belakang. Selain semakin sulit melihat benda jauh, kondisi ini juga meningkatkan risiko lainnya, seperti retina terpisah, katarak, dan glaukoma.
  • Miopia degeneratif. Disebut juga miopia patologis atau miopia maligna, kondisi ini sangat jarang terjadi dan kemungkinan diturunkan dari orang tua. Dalam kasusnya, bola mata penderitanya menjadi panjang dalam waktu singkat dan menyebabkan mata minus yang parah. Hal ini umumnya terjadi pada remaja atau orang dewasa. Jenis miopia ini pun dapat berujung pada retina terpisah, pertumbuhan abnormal pada pembuluh darah mata, dan glaukoma.

Cara Memelihara Kesehatan Mata dari Miopia

cara-mengurangi-mata-minus

Meski terdapat klaim yang menyebutkan adanya cara mengurangi mata minus secara alami, belum ada penelitian atau pendapat ahli yang membenarkan hal tersebut. Sebaliknya, kamu bisa memelihara kesehatan mata dan mungkin juga meningkatkan penglihatan dengan melakukan dan memerhatikan beberapa hal berikut.

1. Jaga Pola Makan Seimbang

Agar mata bisa tetap sehat, konsumsilah makanan yang kaya akan antioksidan dan vitamin A. sayur-sayuran hijau, wortel, dan ikan merupakan beberapa contoh makanan yang tinggi kandungan tersebut dan dapat membantu memelihara kesehatan mata.

Selain itu, pola makan yang punya nutrisi lengkap akan meningkatkan fungsi penglihatan dan memperlambat penurunan daya penglihatan akibat faktor usia.

2. Tidur yang Cukup

Ketika kamu memaksakan diri untuk terus bekerja, tubuh akan menjadi lelah dan mata akan lebih mudah tegang dan terasa seperti berdebu dan kering. Dengan mengikuti jam tidur yang tepat, kamu bisa mencegah mata yang lelah dan kemudian merawat daya penglihatan.

3. Olahraga Secara Teratur

Olahraga fisik dapat melancarkan sirkulasi darah dan oksigen yang melewati mata. Hal ini juga berdampak baik karena dapat membantu mengurangi mata yang kering.

4. Lindungi Mata dari Sinar Matahari

Sinar matahari tidak hanya dapat merusak kulit. Mata juga bisa mengalami kerusakan jika terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama. Karena itu, sebaiknya kamu menghindari atau menekan efek membahayakan tersebut dengan menggunakan topi yang dapat melindungi mata atau kacamata dengan perlindungan UV.

5. Lindungi Mata dari Cahaya Tampak Gelombang Pendek

Banyak perangkat digital dan LED maupun cahaya berpendar yang mengeluarkan gelombang mendekati bagian paling pendek atau paling biru dari spektrum. Paparan yang terlalu lama dari gelombang ini dapat merusak retina secara perlahan. Hal ini bisa mengakibatkan penurunan fungsi makula di kemudian harinya.

Pencegahan bisa dilakukan dengan mengenakan lapisan layar atau kacamata yang menangkal sinar tersebut. Meski begitu, belum banyak penelitian yang mendukung penggunaan lapisan ini.

6. Gunakan Pelindung Mata Pada Aktivitas yang Rentan Melukai Mata

The National Institute for Occupational Safety and Health mencatat ada 2.000 pekerja yang menjalankan pekerjaan yang dapat melukai mata. Namun, kemungkinan mata terluka juga bisa terjadi di rumah. Untuk itu, sebaiknya lakukan tindakan pencegahan dengan mengenakan peralatan atau produk pelindung mata.

7. Menghindari Mata Tegang Saat Menggunakan Komputer

Melihat komputer selama berjam-jam dapat membuat mata tegang dan hal ini bisa berakibat buruk pada kesehatan mata. Agar kamu dapat meminimalkan mata yang tegang, ikutilah beberapa metode dari American Optometric Association berikut:

  • Atur komputer agar nyaman digunakan. Ada hal-hal yang baiknya dilakukan agar matamu tidak cepat lelah saat memakai komputer. Pertama, posisikan layar di bawah level mata agar kamu melihat sedikit ke bawah. Kedua, sesuaikan tingkat keterangan layar agar tidak membuat matamu lelah. Ketiga, gunakan pelindung layar atau kacamata khusus supaya tidak langsung terkena gelombang sinar komputer.
  • Gunakan pencahayaan secukupnya. Jangan bekerja tepat di bawah lampu yang terang. Pasang pencahayaan yang nyaman bagi matamu, tidak terlalu terang dan tidak pula terlalu gelap.
  • Ambil istirahat. Gunakan rumus 20-20-20. Tiap 20 menit sekali, biarkan mata melihat ke tempat berbeda sehingga mata keluar dari fokus yang terlalu lama. Berkediplah atau lakukan aktivitas lain yang tidak memaksa mata terlalu fokus.
  • Pertahankan postur tubuh yang baik. Ketika duduk di depan komputer, pastikan kaki menyentuh lantai. Gunakan kursi yang menyokong punggung dengan nyaman. Tangan dan siku membentuk sudut 90 derajat serta jari diangkat sedikit agar bisa mengetik dengan lancar.

8. Rutinlah Memeriksa Kesehatan Mata

Dengan rutin mengecek kesehatan mata setidaknya setahun sekali, kamu bisa memastikan kalau penglihatanmu berada dalam kondisi yang sehat. Pemeriksaan mata dapat menangkap masalah yang mungkin terjadi dan membantu memberikan penanganan dini akan pemeliharaan kesehatan mata.

9. Jangan Merokok

Merokok dapat meningkatkan banyak risiko penyakit fisik, tidak terkecuali kerusakan saraf optik, penurunan fungsi makula mata, dan katarak.

9. Terapkan Hidup Bersih dan Sehat

Berbagai aktivitas ataupun produk wajah punya potensi melukai mata. Oleh karena itu, kamu perlu rajin mencuci wajah dan tangan sebagai bagian tubuh yang sering terkena sentuhan dengan mata. Lensa kontak juga sebaiknya disimpan di tempat yang higienis. Salain itu, menjaga kesehatan mata juga dapat dilakukan dengan konsumsi vitamin mata seperti Konilife Livergard – kaplet (Rp 119.300).

Cara Mengurangi Minus Mata dengan Bantuan Ahli

cara-mengurangi-mata-minus

Pada orang yang terkena jenis kelainan mata apa pun, penggunaan kacamata ataupun lensa kontak merupakan satu-satunya cara untuk mengatasi permasalahan tersebut. Di lain sisi, seseorang bisa menyingkirkan kelainan pada matanya dengan menjalankan operasi laser mata (Lasik) ataupun implan mata buatan.

Selain itu, ada cara mengurangi mata minus dan silinder ataupun rabun dekat dari kemungkinan bertambah menjadi lebih buruk. Perlu diperhatikan bila cara berikut hanya mencegah berkembangnya kelainan mata. Beberapa caranya adalah:

  • Obat tetes atropin. Obat ini telah digunakan pada anak-anak penderita miopia di Singapura sejak 2000. Meskipun begitu, obat ini tidak mengobati mata minus dan tidak bekerja pada orang dewasa karena struktur mata rabun jauhnya sudah terbentuk sepenuhnya.
  • Ortokeratologi. Ini merupakan kontak lensa yang digunakan ketika tidur. Alat tersebut akan merubah bentuk kornea sehingga penggunanya dapat melepasnya di pagi hari dan bisa melihat dengan jelas tanpa bantuan kacamata. Cara ini hanya bekerja sampai malam hari dan pengguna harus mengulang penggunaannya terus ketika tidur.
  • Kacamata bifokal. Kacamata ini biasanya digunakan orang dewasa berumur 40 tahun lebih. Anak-anak yang mengenakannya cenderung mengurangi ketegangan mata saat melihat objek dekat. Pengurangan ketegangan mata ini dapat menurunkan perkembangan mata minus. Namun, cara ini belum didukung banyak pendapat sehingga masih diragukan penerapannya.

Meski belum ditemukan cara mengurangi mata minus, orang yang terkena rabun jauh bisa memilih langkah operasi untuk menghilangkan kelainan di matanya atau mencoba menghambat perkembangan mata minusnya. Namun, sekalipun sudah terkena kelainan mata, alangkah baiknya bila kita tetap memelihara mata kita agar terhindar dari kondisi mata yang memburuk.

Baca juga:

Manfaat Lutein oil untuk Kesehatan Mata

10 Kebiasaan Buruk yang Mengganggu Kesehatan Mata

Selain Wortel, Ini Dia Makanan yang Baik untuk Mata

Ingin tahu apakah gaya hidup kamu sudah sehat? Unduh aplikasi Jovee sekarang! Dengan Jovee, kamu bisa melihat rekomendasi vitamin dan suplemen sesuai kebutuhan personalmu. Hidup bahagia dan sehat bareng Jovee.

Penulis: Arofah Hafizh A.

Referensi

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

kulit-kepala-berjerawat

Kulit Kepala Berjerawat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gaya Hidup Sehat   20/05/2022

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan

Gaya Hidup Sehat   18/04/2022
cara-menjaga-kesehatan-kulit

5 Cara Menjaga Kesehatan Kulit bagi Wanita Karir

Gaya Hidup Sehat   30/03/2022
cara-membuat-kulit-wajah-kenyal-dan-lembab

Intip 5 Cara Membuat Kulit Wajah Kenyal dan Lembab Berikut Ini

Gaya Hidup Sehat   24/03/2022
jenis-olahraga-untuk-kecantikan

Inilah 7 Jenis Olahraga untuk Kecantikan

Gaya Hidup Sehat   23/03/2022