fbpx

Asam Pantotenat: Pengertian, Manfaat, Dosis Penggunaan dan Efek Samping

by | Jun 3, 2020 | Vitamin & Suplemen | 0 comments

Pantothenic acid dalam bahasa Indonesia adalah asam pantotenat. Asam pantotenat sendiri termasuk kedalam golongan vitamin dan sangat penting bagi tubuh. Untuk mengenal lebih jauh tentang asam pantotenat, ini dia beberapa informasi yang bisa Anda simak dari sumber informasi kesehatan terpercaya.

Pengertian Asam Pantotenat (Pantothenic Acid)

Asam pantotenat atau pantothenic acid adalah vitamin, juga dikenal sebagai vitamin B5. Ini banyak ditemukan pada tumbuhan dan hewan termasuk daging, sayuran, biji-bijian sereal, kacang-kacangan, telur, dan susu.

Vitamin B5 tersedia secara komersial sebagai asam D-pantotenat dan kalsium pantothenate yang merupakan bahan kimia yang dibuat di laboratorium dari asam D-pantotenat. Seperti semua vitamin B kompleks, vitamin B5 membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. B5 secara alami ditemukan di banyak sumber makanan. 

Manfaat Asam Pantotenat (Pantothenic Acid)

Mengonsumsi vitamin ini secara rutin nyatanya mampu memberikan berbagai dampak baik bagi tubuh. Beberapa manfaat yang dihasilkan oleh asam pantotenat antara lain:

1. Mengoptimalkan Pembentukan Energi

Bersama dengan vitamin B3 atau turunannya, nicotinamide, fungsi pantothenic acid adalah menghasilkan energi tubuh.

Lebih tepatnya, vitamin B5 memiliki peran dalam pembentukan koenzim A yang berperan dalam metabolisme energi. Vitamin B5 hadir untuk menjaga pembentukan energi dengan optimal. Kekurangan vitamin B5 dapat mempengaruhi tubuh dalam menghasilkan energi.

2. Menjaga kesehatan rambut dan kecantikan

Provitamin B5 merupakan jenis senyawa awal sebelum terbentuknya vitamin B5 yang aktif dalam tubuh. Senyawa ini dikenal dengan sebutan panthenol. Walau bukan diperuntukan untuk suplementasi oral yang dimakan langsung, provitamin B5 sering digunakan dalam dunia kosmetik sebagai shampo rambut dan pelembab kulit/rambut.

3. Menjaga kesehatan otot

Kekurangan vitamin B5 biasanya dapat menimbulkan beberapa efek seperti lemas otot dan hilang energi. 

4. Menurunkan risiko penyakit jantung

Penggunaannya (turunan dari Vitamin B5, 600-900 mg / hari selama 16 minggu) mampu mengurangi kolesterol total dan LDL pada sebuah penelitian terhadap 120 orang dewasa. Sehingga hal ini dapat berdampak positif bagi penderita penyakit jantung. Kelompok peneliti yang sama juga mengamati hasil ini dalam percobaan serupa dengan 32 subjek.

Makanan yang Mengandung Asam Pantotenat (Pantothenic Acid)

Vitamin B5 adalah vitamin yang mudah untuk dimasukkan ke dalam makanan yang baik. Itu ditemukan di sebagian besar sayuran, termasuk:

  • Brokoli
  • Kubis-kubisan
  • Kentang 
  • Sereal gandum utuh
  • Jamur
  • Kacang polong
  • Daging unggas
  • Susu
  • Telur

Dosis Penggunaan Asam Pantotenat

Penggunaan pantothenic acid akan berbeda sesuai dengan usia penggunanya. Beberapa takaran dosis yang dianjurkan antara lain:

  • Bayi usia 6 bulan kebawah 1,7 mg
  • Bayi usia 7-12 bulan 1,8 mg
  • Balita usia 1-3 tahun 2 mg
  • Anak-anak usia 4-8 tahun 3 mg
  • Anak-anak usia 9-13 tahun 4 mg
  • Anak-anak usia 14 tahun keatas dan dewasa 5 mg
  • Wanita hamil dan menyusui 7 mg

Kekurangan Asam Pantotenat

Kekurangan pantothenic acid memang masih sangat jarang terjadi. Namun kekurangan asam pantotenat dapat menimbulkan efek samping. Efek samping yang paling umum antara lain:

  • sakit kepala
  • kelelahan
  • gangguan koordinasi otot
  • masalah pencernaan

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Niacinamide (Vitamin B3): Idola Baru Para Kaum Hawa
Mengenal Biotin: Pengertian, Manfaat, dan Perannya
Jenis Makanan Mengandung Betakaroten Tinggi
Pentingnya manfaat Elektrolit Chloride bagi Tubuh
Pentingnya Manfaat Tembaga atau Copper untuk Kesehatan
Vitamin B12: Manfaat dan Sumber Vitamin
Selenium, Senyawa Baik untuk Kesehatan
Apa itu Ca Pantothenate? Ini Manfaat yang Perlu Diketahui
Yuk Kenalan Dengan Copper yang Berperan Besar untuk Tubuh

Overdosis dan efek samping

Efek samping juga dapat termasuk lekas marah, susah tidur, muntah, depresi, sakit perut, kaki terbakar dan infeksi saluran pernapasan atas. Kekurangan asam pantotenat juga dapat menyebabkan pertumbuhan yang buruk, gejala saraf dan anemia meskipun jarang terjadi. Gejala umumnya hilang begitu Anda mulai mendapatkan cukup vitamin B5.

Karena vitamin B5 larut dalam air, kelebihannya hanya disaring oleh tubuh dan dibuang oleh saluran kemih, ada sedikit kekhawatiran tentang overdosis. Oleh karena itu pengonsumsian pantothenic acid secara berlebih tidak akan memberikan efek yang membahayakan.

Namun menurut penelitian yang dilakukan oleh Oregon State University, pemberian dosis vitamin B5 yang sangat tinggi 10 hingga 20 gram per hari, telah terbukti menyebabkan diare dan juga stress.

Sama dengan nicotinamide, pantothenic acid adalah vitamin penting yang membantu tubuh Anda membuat sel darah dan mengubah makanan menjadi energi. Selama Anda makan makanan yang seimbang dan sehat yang menggabungkan berbagai makanan, tidak mungkin Anda akan pernah menderita kekurangan vitamin B5 atau perlu menggunakan suplemen.

Untuk bisa mendapatkan suplemen pantothenic acid yang sesuai, Anda bisa menggunakan aplikasi Jovee. Selain lebih mudah, Anda juga tidak perlu repot-repot lagi mencari suplemen di apotek. Menghadirkan beragam jenis suplemen yang bisa dipilih, Anda tidak perlu khawatir karena jenis suplemen yang direkomendasikan sudah disesuaikan dengan kondisi penggunanya.

Referensi:

Pantothenic Acid (Vitamin B5): Uses, Side Effects, Interactions, Dosage, and Warning.

Brands