fbpx
BerandaKesehatan LainnyaBenarkah MSG Alias Micin Berbahaya Bagi Anak?

Monosodium glutamat (MSG) yang lebih dikenal dengan micin adalah penyedap rasa yang sering ditambahkan ke dalam makanan. Sebenarnya, penggunaan micin sebagai penyedap rasa makanan tergolong aman. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan World Health Organization (WHO) memasukkan MSG dalam kategori “secara umum aman dikonsumsi”.

Benarkah MSG Alias Micin Berbahaya Bagi Anak?

Meski begitu, pemakaian zat aditif ini masih menimbulkan kontroversi. Karena alasan inilah, Food and Drug Administration Amerika Serikat mengharuskan penulisan komposisi MSG pada label produk makanan. Pertanyaannya adalah, bolehkah anak diberikan MSG? Apakah micin bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan?

 

Bolehkah orang tua memberikan tambahan micin pada makanan si kecil?

Biasanya, rasa makanan yang ditambahkan micin akan lebih gurih. Secara alami, micin dapat ditemukan pada makanan yang mengandung protein tinggi, antara lain daging sapi, kecap, keju parmesan, tomat, dan rumput laut.

Selain sumber protein, MSG juga terdapat pada produk makanan kemasan, seperti kaldu, tepung kanji, keripik kentang, saus, mayones, dan makanan beku.

Micin sendiri mempunyai nama lain berupa:

  • Sodium glutamate,
  • Monosodium L-glutamate monohydrate,
  • Glutamic acid monosodium salt monohydrate,
  • Ekstrak ragi,
  • Protein nabati terhidrolisis (HVP),
  • Kalium glutamat,
  • Sodium caseinate, dan
  • Perasa alami.

Jika nama-nama tersebut tercantum pada label makanan yang Anda beli, berarti produk makanan itu mengandung micin.

Walaupun secara umum aman, konsumsi micin lebih dari 1,7 gram per hari dikatakan meningkatkan risiko terhadap masalah kesehatan tertentu. Makan MSG terlalu banyak dipercaya menyebabkan otak menjadi lemot. Namun, belum ada bukti kuat yang bisa mendukung pernyataan tersebut.

Lantas, apakah boleh MSG ditambahkan pada makanan si kecil? Ternyata pemberian micin ke dalam makanan anak sah-sah saja. Asalkan, konsumsinya tidak berlebihan.

Menambahkan MSG dapat meningkatkan nafsu makan anak. Ditambah lagi, mineral yang terkandung pada micin dibutuhkan untuk menunjang kerja dan fungsi organ tubuhnya.

 

Seberapa bahayakah MSG bagi tubuh?

Salah satu mineral yang terdapat dalam MSG adalah natrium, sama seperti garam. Micin terbilang aman jika dikonsumsi dalam batas aman dan kebutuhan hariannya. Sebaliknya, apabila dimakan terlalu sering dan banyak, kadar natrium dalam tubuh jadi meningkat dan dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Pada tahun 1960-an, FDA menerima banyak laporan mengenai sejumlah masalah kesehatan yang dialami banyak pengunjung restoran masakan Cina.

Mereka melaporkan gejala sakit kepala, mual, mati rasa, dada sesak, keringat deras, jantung berdebar, dan tubuh lemas setelah mengonsumsi makanan ber-MSG. Sejak saat itulah, muncul istilah Chinese Restaurant Syndrome.

Penelitian terdahulu menemukan bahwa individu yang mengonsumsi 4,2 gram MSG tiap hari lebih berisiko terhadap obesitas daripada orang-orang yang mengonsumsi 0,4 gram MSG per hari.

Studi terbaru menyatakan reaksi Chinese Restaurant Syndrome kemungkinan besar timbul karena individu tersebut alergi terhadap bahan makanan utama, seperti udang dan kacang ataupun bumbu dan rempah-rempah lainnya.

Kelompok yang mengalami gejala kelebihan micin ini juga ternyata menunjukkan gaya hidup yang tidak sehat. Misalnya merokok, jarang olahraga, konsumsi makanan dengan kalori, lemak, serta karbohidrat tinggi. Meski begitu, MSG memang diakui bisa memicu reaksi alergi pada sebagian individu yang sensitif.

 

Dampak negatif konsumsi MSG berlebihan

Menurut WHO, batas aman asupan MSG adalah 120 mg/kg berat badan per hari. Konsumsi MSG berlebihan diyakini berdampak buruk bagi kesehatan.

Sebuah penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition menganjurkan masyarakat harus membatasi konsumsi micin untuk mencegah timbulnya efek samping.

Sejumlah gejala yang dapat terjadi akibat konsumsi micin terlalu banyak dikenal dengan nama gejala kompleks MSG. Gejala tersebut termasuk:

  • Tubuh lemas
  • Kulit memerah
  • Wajah terasa kencang dan tertekan
  • Berkeringat
  • Mati rasa, kesemutan atau rasa terbakar di bagian tubuh tertentu, misalnya leher dan wajah
  • Detak jantung yang cepat
  • Nyeri dada
  • Sakit kepala
  • Mual

Sedangkan pada anak-anak, MSG mungkin bisa memicu reaksi alergi, meliputi:

  • Sakit kepala
  • Gatal-gatal
  • Hidung berair
  • Wajah bengkak
  • Gangguan pencernaan

Kalau Anda mempertimbangkan penggunaan micin pada makanan anak, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak atau ahli gizi untuk mengetahui jumlah yang tepat.

 

Hindari penggunaan micin berlebihan

Cara terbaik mencegah timbulnya gangguan kesehatan akibat MSG adalah mengurangi konsumsi micin. Selain itu, Anda juga bisa mencari alternatif micin, misalnya menggunakan bawang putih, bawang merah, merica, ketumbar, kunyit, jahe, atau lengkuas sebagai penyedap rasa.

Ketika membeli produk makanan kemasan, jangan lupa untuk membaca komposisi pada kemasannya. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui jumlah MSG yang terkandung di dalamnya.

Usahakan memilih bahan makanan atau produk yang memiliki kadar MSG rendah, atau sebisa mungkin bebas MSG.

Agar kesehatan tubuh tetap terjaga, konsumsi suplemen seperti Vitalong C – 30 Kapsul – Daya Tahan Tubuh (Rp 37.211) untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Ingin tahu apakah gaya hidupmu sudah sehat? Unduh aplikasi Jovee! Dengan Jovee anda dapat melihat rekomendasi suplemen sesuai dengan kebutuhan personalmu. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

 

Ditulis oleh: Alifia Daariy

 

Referensi:

Michael K. (Healthline). 2017. What Is an MSG Allergy?

Parenting. (n.d.). On Call: Kids and MSG.

Harvard Library. 2005. Fact or Fiction? The MSG Controversy.

Kathrine Z. (Mayo Clinic). 2020. What is MSG? Is it bad for you?

U.S. FDA . 2012. Questions and Answers on Monosodium glutamate (MSG).

Toby A. & Mike R. (Shape). 2019. The Truth About Whether MSG Is Bad for You.

Martin D. (WebMD). 2008. The Truth About 7 Common Food Additives.

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

hernia-pada-anak

Mengenal Gejala dan Penyebab Hernia pada Anak

Kesehatan Lainnya   08/12/2022
hernia-pada-wanita

Hernia pada Wanita: Penyebab, Gejala, Pengobatan

Kesehatan Lainnya   07/12/2022
cara-merawat-rambut

6 Cara Merawat Rambut Setelah Keratin Treatment

Kesehatan Lainnya   25/11/2022
propylene-glycol-adalah

Propylene Glycol: Kegunaan dan Efek Samping

Kesehatan Lainnya   10/11/2022
vaksin-cacar-monyet

Mengenal Vaksin Cacar Monyet, JYNNEOS dan ACAM2000

Kesehatan Lainnya   04/11/2022