fbpx

Buah Strawberry: Manfaat Beserta Kandungannya

by | Oct 23, 2020 | Makanan Sehat | 0 comments

Buah strawberry (Fragaria ananassa) tumbuh pertama kali di Negara Eropa pada abad ke-18. Strawberry memiliki warna merah cerah dan rasa yang manis serta asam. Buah satu ini juga termasuk sumber vitamin C dan mangan yang tinggi, serta vitamin B9 atau folat dan mineral kalium. Belum lagi, senyawa tumbuhan yang juga bertindak sebagai antioksidan pada strawberry diyakini dapat melindungi jantung dan mengontrol kadar gula darah. Berkat kandungannya ini, buah strawberry memiliki beragam manfaat untuk kesehatan.

 

Nutrisi di dalam buah strawberry

Anda bisa mengonsumsi buah ini dengan berbagai macam cara, mulai dari memakannya langsung, dibuat jus, smoothies, jelly, kue, ataupun dijadikan bahan salad serta topping yogurt.

Baca juga: Cara Membuat Salad Buah Bergizi dan Rendah Kalori

Kandungan utama strawberry berupa air dan karbohidrat. Lebih rincinya, dalam 100 gram buah strawberry, terdapat:

  • 90,95 gram (g) air
  • 32 kalori
  • 7,68 g karbohidrat
  • 2 g serat
  • 4,89 g gula total
  • 16 miligram (mg) kalsium
  • 13 mg magnesium
  • 24 mg fosfor
  • 153 mg kalium
  • 58,8 mg vitamin C
  • 24 mikrogram (mcg) folat total
  • 7 mcg beta karoten

Strawberry tergolong ke dalam buah yang rendah lemak (0,3 g). Meski kadar protein di dalamnya terbilang kecil (0,67 g), strawberry termasuk buah dengan indeks glikemik rendah. Artinya, mengonsumsi buah ini tidak akan membuat kadar gula darah Anda meningkat drastis.

Sebagian besar karbohidrat buah strawberry terdiri dari gula sederhana, yaitu glukosa, fruktosa, dan sukrosa, serta serat. Selain itu, strawberry juga diperkaya oleh zat besi, zinc, tembaga, selenium, vitamin B1, B2, B3, B5, B6, vitamin A, lutein, zeaxanthin, dan vitamin E.

 

Senyawa antioksidan pada strawberry

Sementara itu, antioksidan yang terkandung dalam buah ini berupa:

  • Pelargonidin, yang merupakan kelompok senyawa anthocyanin terbanyak dalam strawberry. Zat ini yang bertanggung jawab memberi warna merah pada strawberry. Banyak ditemukan di kulit dan daging strawberry, kadar anthocyanin biasanya akan meningkat seiring kematangan buah tersebut. 
  • Ellagic acid. Buah merah ini dinobatkan sebagai salah satu sumber antioksidan fenolik terbaik. Ellagitannin dan ellagic acid merupakan contoh antioksidan fenolik. Keduanya diyakini mempunyai berbagai manfaat bagi kesehatan, termasuk melawan infeksi bakteri dan mengurangi risiko kanker.
  • Ellagitannin akan diubah menjadi ellagic acid di dalam usus Anda. 
  • Procyanidin, yang banyak terdapat di daging serta biji buah strawberry dan dipercaya mempunyai beragam manfaat untuk kesehatan.

Zat antioksidan tinggi di dalam buah strawberry dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang dipicu oleh radikal bebas. Senyawa antioksidan juga melindungi organ hati dan bersifat antiinflamasi.

 

10 manfaat mengonsumsi buah strawberry untuk kesehatan

manfaat jus strawberry

Konsumsi buah strawberry disebut-sebut dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis. Buah berwarna ini bermanfaat untuk membantu meningkatkan fungsi serta kesehatan jantung, menurunkan kadar gula darah, serta membantu mencegah penyakit kanker. Simak penjelasannya di bawah ini.

 

1. Memelihara kesehatan jantung

Rutin mengonsumsi buah dan jus strawberry dapat membuat jantung Anda lebih sehat. Kebiasaan ini juga dapat menurunkan risiko hipertensi, kolesterol tinggi, serta peradangan pada pembuluh darah. 

Ketiganya diduga sebagai faktor penyebab penyakit jantung dan stroke. Manfaat tersebut berasal dari kandungan antioksidan antosianin serta mineral kalium pada strawberry.

 

2. Menjaga daya tahan tubuh

Dengan mengonsumsi 150 gram strawberry sudah dapat mencukupi kebutuhan vitamin C harian Anda. Vitamin C sudah dikenal dengan kemampuannya memelihara serta menguatkan kekebalan tubuh dalam melawan infeksi. 

Manfaat buah strawberry tersebut bisa diperoleh dengan memakan dagingnya atau meminum jusnya. Tapi ingat, sebaiknya Anda mengonsumsi buah yang segar daripada produk strawberry kemasan di pasaran.

 

3. Mengurangi peradangan

Selain meningkatkan daya tahan tubuh, jus strawberry juga memiliki sifat antiinflamasi yang bisa mengurangi berbagai peradangan dalam tubuh. Mulai dari peradangan pada sendi dan peradangan lain akibat infeksi maupun alergi.

 

4. Menghambat tanda-tanda penuaan dini

Strawberry memiliki kandungan vitamin C dan asam elagik yang baik untuk kesehatan kulit, terutama untuk mencegah penuaan dini. Kedua kandungan tersebut mampu melawan radikal bebas yang bisa merusak jaringan kolagen. Jika kolagen rusak, akan timbul garis-garis halus pada kulit.

Sebagai tips tambahan, Anda juga bisa mengoleskan jus strawberry pada kulit wajah untuk mendapatkan manfaat ekstra. Cukup oleskan sedikit sisa jus strawberry ke permukaan wajah, diamkan selama 8-10 menit kemudian bilas hingga bersih dengan air.

 

5. Mengurangi risiko terjadinya katarak

Rajin minum jus strawberry dapat menjaga kesehatan mata Anda, serta menurunkan risiko terjadinya degenerasi makula dan katarak. Manfaat ini didapat berkat kandungan vitamin C dalam strawberry. Vitamin C mampu melawan radikal bebas sekaligus membentuk kolagen, yang merupakan senyawa penyusun struktur kornea mata.

 

6. Menurunkan risiko kanker

Strawberry memiliki beberapa kandungan nutrisi seperti vitamin C, ellagic acid, vitamin A, dan vitamin E, yang berperan sebagai zat antioksidan. Selain melawan kerusakan akibat radikal bebas, antioksidan juga berfungsi mencegah pembentukan sel kanker di dalam tubuh, bahkan melumpuhkannya.

Meski strawberry sudah diolah, kandungan antioksidannya tetap tinggi sehingga dapat melindungi tubuh dari risiko penyakit kanker. Buah mungil berwarna merah ini juga dipercaya bisa mencegah leukemia atau kanker darahyang tergolong ke dalam jenis kanker mematikandan menghambat pertumbuhan kanker kulit, payudara, hati, serta prostat.

 

7. Mengontrol gula darah

Ketika seseorang mengonsumsi karbohidrat, tubuh akan memecahnya menjadi gula sederhana dan melepaskannya ke dalam aliran darah. Selanjutnya, hormon insulin akan diproduksi. 

Insulin akan membantu sel-sel tubuh untuk mengambil gula darah tersebut yang kemudian digunakan sebagai sumber energi ataupun disimpan sebagai cadangan. 

Konsumsi makanan tinggi gula bisa menyebabkan pengaturan gula darah menjadi terganggu sehingga meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung. 

Buah strawberry diyakini mampu memperlambat proses pencernaan glukosa dan mengurangi peningkatan gula darah serta kadar insulin secara drastis akibat konsumsi makanan tinggi karbohidrat.

Makanya, buah ini dikatakan bermanfaat dalam pencegahan sindrom metabolik dan penyakit diabetes tipe 2.

 

8. Mengontrol tekanan darah

Kandungan zat besi dan kalium yang dimiliki oleh strawberry sangat efektif untuk menekan atau mengatasi tekanan darah tinggi. Sehingga konsumsi buah ini dapat membuat tekanan darah normal kembali.

 

9. Mencegah penyakit jantung

Memiliki kandungan folat, antioksidan, serat, dan vitamin yang tinggi, membuat buah ini cukup efektif untuk mencegah penyakit jantung dan mengurangi kadar kolesterol.

Sejumlah studi menemukan hubungan antara konsumsi buah-buahan berry yang mengandung antioksidan anthocyanins dan peningkatan fungsi serta kesehatan jantung. Penelitian lain juga menunjukkan konsumsi kelompok buah berry ini dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung. 

Iris Erlund mengatakan, dalam penelitiannya, konsumsi buah berry bisa meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), menjaga tekanan darah serta fungsi trombosit darah pada orang usia paruh baya yang memiliki faktor risiko penyakit jantung.

Buah ini juga dikatakan dapat: 

  • meningkatkan status antioksidan dalam darah;
  • meredakan stres oksidatif, dan peradangan; serta
  • meningkatkan fungsi pembuluh darah.

 

10. Menjaga fungsi dan kesehatan otak

Sumber radikal bebas bisa didapatkan dari lingkungan sekitar dan makanan, yang mana hal ini akan mengancam kesehatan tubuh. Sebab, radikal bebas tidak hanya menyebabkan penuaan dini, tetapi juga dapat mengancam kondisi pada fungsi otak.

Sehingga untuk mencegah hal tersebut dan menjaga kesehatan otak, kamu bisa mengkonsumsi strawberry. Hal ini dikarenakan fitonutrien dan vitamin C yang ada dalam buah tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga fungsi otak.

Baca juga:

10 Buah dan Sayuran yang Kaya Antioksidan

Makanan Sehat untuk Penderita Darah Tinggi

Buah strawberry punya kalori yang cenderung rendah dan mengandung banyak vitamin serta mineral. Meski bermanfaat, ada baiknya  Anda meminum jus strawberry buatan sendiri. 

Bila Anda membeli jus strawberry kemasan, pilih yang 100% terbuat dari buah asli. Hindari jus strawberry yang tinggi gula, serta mengandung pengawet, perasa, atau pewarna buatan.

Ingin tahu apakah makanan yang anda konsumsi sudah memenuhi kebutuhan vitamin harianmu? Unduh aplikasi Jovee! Dengan Jovee anda dapat melihat rekomendasi suplemen sesuai dengan kebutuhan personalmu. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

 

Referensi:

U.S. Department of Agriculture. 2019. Strawberries, raw.

Iris Erlund, dkk. 2008. Favorable effects of berry consumption on platelet function, blood pressure, and HDL cholesterol. Am J Clin Nutr. 87(2): 323-331.

Adda B. 2019. Strawberries 101: Nutrition Facts and Health Benefits.

Andrea G. 2008. Nutritional Benefits of the Strawberry.

Brands