fbpx

Cara Penuhi Asupan Multivitamin Anak di Masa Pandemi

by | Aug 3, 2020 | Gaya Hidup Sehat | 0 comments

Sistem kekebalan tubuh anak-anak yang masih dalam perkembangan membuat mereka lebih rentan jatuh sakit. Apabila si kecil sering jatuh sakit, proses tumbuh kembangnya tidak bisa berjalan dengan optimal. Cara terbaik dan termudah menjaga kekebalan tubuh anak adalah dengan memenuhi kebutuhan nutrisinya, termasuk multivitamin dan mineral. Terlebih lagi, di masa pandemi ini menjaga dan meningkatkan imunitas anak agar kesehatan dan pertumbuhannya tetap optimal menjadi hal yang penting.

 

Berikan variasi makanan dengan gizi seimbang

Pada dasarnya, nutrisi sendiri terdiri dari makro dan mikro. Nutrisi makro termasuk karbohidrat, protein, serta lemak. Sedangkan nutrisi mikro meliputi vitamin dan mineral. Kebutuhan nutrisi yang terpenuhi akan membantu tubuh dalam melawan sumber penyakit dan radikal bebas.

Kurangnya asupan nutrisi dapat membuat sel-sel dalam tubuh tidak bekerja dengan optimal dan menurunkan fungsinya sehingga bisa berdampak pada sistem imunitas. Makanya, penting sekali bagi orang tua untuk memastikan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi, termasuk omega 3 dan 6, vitamin (A, B, C, D, E), asam folat, zat besi, selenium, zinc, dan kalsium. 

Seperti yang disampaikan dr. Irma Lidia, tim dokter Jovee, anak-anak di Indonesia rentan terhadap kondisi kekurangan kalsium yang akan berdampak pada kepadatan tulang yang rendah. Hal ini disebabkan karena kebutuhan mineral kalsium yang tidak tercukupi dari asupan makanan serta gangguan pencernaan laktosa (intoleransi laktosa) pada susu.

Asupan protein bisa didapat dari daging ikan, ayam, telur, biji-bijian, serta kacang-kacangan. Perbanyak juga konsumsi buah—seperti pisang, alpukat, jeruk, apel, nanas, dan pepaya—dan sayuran berserat—termasuk taoge, bayam, terong, wortel, dan labu. 

Hal yang terpenting adalah memberikan variasi makanan kepada anak supaya asupan multivitamin dan mineralnya pun beragam.

 

Penuhi kebutuhan cairannya

Selain multivitamin dan mineral, cairan juga merupakan komponen yang penting dalam tumbuh kembang anak. Dilansir dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), berikut ini merupakan kebutuhan cairan yang bisa didapatkan dari air mineral, susu, atau jus buah berdasarkan usia, yaitu:

  • Usia 0 – 6 bulan memerlukan cairan 700 mililiter (mL) per hari; 
  • Usia 7 – 12 bulan memerlukan cairan 800 mL/hari;
  • Usia 1 – 3 tahun memerlukan 1300 mL/hari; 
  • Usia 4 – 8 tahun memerlukan 1700 mL/hari; 
  • Usia 9 – 13 tahun memerlukan 2400 mL/hari (laki-laki) dan 2100 mL/hari (perempuan); serta
  • Usia 14 – 18 tahun memerlukan 3300 mL/hari (laki-laki) dan 2300 mL/hari (perempuan).

 

Sediakan camilan sehat

Supaya tetap aktif dan fokus sepanjang hari, tambahkan camilan sehat diantara waktu makan. Pilihlah buah dan sayuran sebagai camilan, kemudian dipotong-potong atau dibuat jus untuk memudahkan mereka ketika mengonsumsinya.

 

Hindari makanan tinggi gula

Beberapa orang tua kadang tergoda untuk memberikan anak minuman manis dan makanan bermicin. Sebaiknya hindari jenis makanan tersebut karena tidak baik bagi kesehatan anak. Jenis makanan ini memiliki kandungan gula, garam, lemak, dan zat kimia tinggi yang bisa menyebabkan kerusakan gigi dan mengganggu tumbuh kembangnya.

 

Keamanan pangan juga penting 

Tidak hanya memenuhi asupan gizi anak, orang tua juga perlu memperhatikan tempat penyimpanan dan pengolahan makanan supaya aman untuk dikonsumsi. Terapkan juga 5 keamanan pangan berikut ini:

  1. Cuci tangan sampai bersih menggunakan air mengalir dan sabun sebelum mengolah bahan makanan.
  2. Pisahkan wadah penyimpanan untuk bahan mentah dan matang, daging ayam, sapi, ikan, serta sayuran.
  3. Bedakan juga talenan yang digunakan untuk memotong sayuran, daging mentah, ikan atau makanan laut, daging ayam atau unggas lain. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah kontaminasi atau pencemaran dari bahan satu ke bahan lainnya.
  4. Masak makanan sampai benar-benar matang, terutama untuk produk hewani.
  5. Simpan makanan matang di tempat dengan suhu yang tepat dan sesuai, jangan terlalu panas ataupun dingin.
  6. Pastikan sumber airnya bersih dan kualitas bahan makanan bagus.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Apa Saja Isi Vitamin C Untuk Anak
Manfaat Omega 3 Untuk Tumbuh Kembang Anak
Suplemen Tambahan Untuk Anak, Apakah Perlu?
5 Vitamin dan Mineral Untuk Daya Tahan Tubuh Anak

Jovee Calci Kids Friend

Paket khusus untuk si kecil agar tidak mudah sakit dan bisa beraktivitas dengan riang. Suplemen ini memiliki kandungan vitamin C dengan antioksidan tinggi untuk menjaga sistem imun tubuh anak usia 5 – 12 tahun. Selain vitamin C, Jovee Calci Kids Friend juga mengandung berbagai nutrisi penting lain yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti vitamin A, E, zinc, serta kalsium.

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin harianmu, anda juga bisa mengunduh aplikasi Jovee. Jovee adalah aplikasi yang dapat merekomendasikan suplemen sesuai dengan kebutuhan personal. Aplikasi Jovee tersedia melalui Google Play Store maupun App Store 

 

Ditulis oleh: Alifia Daariy

 

Referensi:

  1. IDAI. 2016. Kebutuhan Air pada Anak.
  2. Kemenkes RI. 2020. Panduan Gizi Seimbang pada Masa Pandemi Covid-19.
  3. UNICEF. 2020. Feeding young children during the COVID-19 pandemic.
  4. WHO. 2020. Nutrition: Feeding babies and young children during the COVID-19 outbreak.

Beli di Aplikasi Jovee

Aplikasi Jovee berbasis data science.
Cukup jawab beberapa pertanyaan, dan Jovee akan merekomendasikan beberapa paket sesuai kebutuhan dan gaya hidup Anda

Belanja di Jovee Shop

Jovee Shop menawarkan paket suplemen dalam bentuk sachet untuk konsumsi 30 hari atau 7 hari. Suplemen dari Jovee adalah suplemen terbaik, asli dan berlisensi dari partner domestik dan internasional