fbpx

Ciri-Ciri dan Akibat Kekurangan Vitamin D serta Cara Memenuhi Asupannya

by | Sep 12, 2020 | Vitamin & Suplemen | 0 comments

Seperti halnya vitamin-vitamin jenis lainnya, kekurangan salah satu komponen mikronutrien seperti vitamin D dapat meningkatkan risiko buruk bagi kesehatan, terutama tulang. Rakitis, osteoporosis, dan melemahnya sistem kekebalan tubuh merupakan sejumlah akibat dari kekurangan vitamin D. Ditambah lagi, kekurangan vitamin D sangat sulit untuk dideteksi karena gejala yang ditunjukkan tidak spesifik. Bahkan, tanda-tandanya bisa dikatakan mirip dengan gejala penyakit lain. 

 

7 Tanda Tubuh Anda Kekurangan Vitamin D

Nah, biar kekurangan vitamin D ini tidak berdampak lebih buruk, ketahuilah beberapa ciri-cirinya berikut.

 

1. Mudah Lelah

Setelah beristirahat yang cukup, tubuh yang normal akan kembali bersemangat untuk beraktivitas. Namun, ketika seseorang mengalami defisiensi vitamin D, tubuh akan tetap terasa lelah meskipun sudah beristirahat. Kondisi ini terjadi berulang kali. Bahkan, pada beberapa wanita akan merasa pusing yang intens. 

Lalu, bagaimana solusinya? Ketika lelah, cobalah untuk beristirahat. Jika tubuh tidak mengalami perubahan setelahnya, segera konsumsi suplemen vitamin D dengan dosis yang dianjurkan. Apabila tubuh membaik dan pusing berkurang, berarti tubuh Anda memang kekurangan vitamin D. Konsultasikan dengan dokter atau nutrisionis guna mendapatkan penanganan yang tepat.

 

2. Gampang Sakit dan Terserang Infeksi

Vitamin D sangat erat kaitannya dengan daya tahan tubuh. Apabila kebutuhan vitamin D terpenuhi dengan baik, maka sistem kekebalan tubuh juga akan menjaga tubuh Anda lebih sehat. Begitu pula sebaliknya, saat sistem imun tidak baik, tubuh akan mudah sakit dan mengalami infeksi. 

Bagaimana jika Anda terlanjur sakit? Sebenarnya, ada dua kemungkinannya, yaitu kekurangan vitamin C atau D. Untuk mengatasinya, sebaiknya konsumsi lebih banyak makanan kaya vitamin D dan D. Akan tetapi, jika tubuh Anda tetap merasa sakit disertai pusing dan lelah berlebihan, kemungkinan pertanda defisiensi vitamin D.

 

3. Luka Tubuh Sembuh Lebih Lama

Pertanda lain dari kekurangan vitamin D adalah memiliki luka yang sulit sekali sembuh. Dengan catatan, Anda tidak menderita penyakit diabetes. Defisiensi vitamin D akan menyebabkan jaringan yang memperbaiki luka dan menumbuhkan lapisan kulit baru tidak tumbuh. Akhirnya, luka tetap basah dan terjadilah infeksi.

 

4. Tulang Belakang Terasa Nyeri

Vitamin D sangat penting untuk kesehatan tulang, termasuk tulang belakang. Nah, jika Anda kekurangan vitamin D akan menyebabkan tulang keropos dan terasa nyeri, seperti yang sering terjadi di tulang belakang. 

 

5. Rambut Rontok

Pernahkah rambut Anda tiba-tiba rontok dalam jumlah yang banyak? Biasanya, rambut rontok sering dikaitkan dengan stres yang berlebihan. Namun, pada wanita, rambut rontok juga bisa terjadi akibat kekurangan vitamin D walaupun penelitian tentang hal ini masih sangat sedikit. 

Tetap saja, beberapa ahli menganjurkan wanita untuk menambah asupan vitamin D ketika mengalami kerontokan rambut. Penyebab rambut rontok lainnya yaitu penyakit autoimun, alopecia areata. Penyakit tersebut sering terjadi pada anak-anak dan dikaitkan dengan defisiensi vitamin D.

 

6. Kepadatan Tulang Berkurang

Salah satu fungsi vitamin D adalah membentuk dan menjaga kepadatan tulang. Karena berperan dalam memaksimalkan penyerapan kalsium, vitamin D secara tidak langsung membantu membangun tulang kuat. 

Apabila jumlah vitamin D dalam tubuh rendah, maka penyerapan kalsium pun akan berkurang. Akibatnya, terjadilah pengeroposan tulang, terutama pada wanita yang sudah menopause. Jadi, jika Anda berusia 45 tahun keatas dan sering mengalami nyeri pada tubuh, bisa jadi pertanda keroposnya tulang. Solusinya, minumlah susu berkalsium yang mudah diserap dan vitamin D, baik dalam bentuk suplemen maupun makanan.

 

7. Nyeri Otot

Selain berdampak pada tulang, akibat kekurangan vitamin D lainnya bisa mengakibatkan nyeri pada otot. Kondisi ini bisa terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak. Nyeri akan terasa sangat intens usai Anda melakukan aktivitas berat. Penelitian menunjukkan bahwa suplementasi dosis tinggi vitamin D dapat memberikan manfaat besar bagi tubuh. Anda akan jarang merasa sakit, terutama area otot. 

 

Cegah Kekurangannya dengan Memenuhi Kebutuhannya

Sebelum mengonsumsi suplemen, ada baiknya untuk memenuhi kebutuhannya tubuh dengan berjemur dibawah sinar matahari pada pagi hari dan mengonsumsi sejumlah makanan vitamin D tertentu. Berikut ini ada beberapa sumber vitamin D guna mencukupi asupan hariannya, yaitu: 

 

1. Berjemur

Tidak ada anjuran resmi seberapa lama Anda harus berjemur. Namun, WHO menyarankan Anda untuk terpapar sinar matahari 5 – 15 menit di area lengan, tangan, dan wajah selama 2-3 kali seminggu tanpa tabir surya. Sementara, penelitian pada wanita usia lanjut di Jakarta menganjurkan untuk berjemur pada pukul 9 pagi selama 25 menit sebanyak 3x seminggu untuk meningkatkan kadar vitamin D secara signifikan.

 

2. Makanan

Mengandalkan sinar matahari saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin D, mengingat faktor cuaca yang bisa berubah. Sebagai gantinya, Anda bisa mencukupi asupannya dari makanan kaya vitamin D, seperti:

  • Minyak ikan kod
  • Ikan berlemak, termasuk salmon, tuna, makarel
  • Makanan laut, contohnya udang
  • Kuning telur
  • Hati sapi
  • Jamur kancing
  • Susu dan produk olahannya
  • Produk makanan yang diperkaya vitamin D, misalnya sereal

 

3. Suplemen 

Bagi sebagian orang, mungkin dianjurkan mengonsumsi suplemen vitamin D untuk memenuhi kebutuhan hariannya, mengingat Angka Kebutuhan Gizi (AKG) setiap orang berbeda-beda. Akan tetapi, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya untuk mendapatkan dosis terbaik serta petunjuk penggunaan suplemen yang tepat. 

Vitamin “sunshine” ini diperlukan untuk berbagai kerja tubuh, seperti menjaga kesehatan tulang dan gigi serta organ-organ lain, memelihara sistem imun, dan mengatur kadar insulin. Semua fungsi vitamin D tersebut hanya bisa didapatkan jika Anda memenuhi asupan hariannya. Apa saja sumber vitamin D? Sinar matahari, makanan tinggi vitamin D, serta suplemen tambahan. Ingatlah untuk selalu konsultasi ke dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi suplemen.

Dapatkan suplemen sesuai kebutuhanmu dengan Jovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Beli di Aplikasi Jovee

Aplikasi Jovee berbasis data science.
Cukup jawab beberapa pertanyaan, dan Jovee akan merekomendasikan beberapa paket sesuai kebutuhan dan gaya hidup Anda

Belanja di Jovee Shop

Jovee Shop menawarkan paket suplemen dalam bentuk sachet untuk konsumsi 30 hari atau 7 hari. Suplemen dari Jovee adalah suplemen terbaik, asli dan berlisensi dari partner domestik dan internasional