fbpx
BerandaMakanan SehatEfek Ekstrak Kunyit untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

Senyawa-senyawa aktif yang terkandung di dalam tanaman memiliki banyak manfaat bagi kesehatan sehingga sering digunakan sebagai pengobatan alami. Penggunaan tanaman sebagai alternatif pengobatan tradisional ini sudah lama dilakukan sejak zaman kuno. Banyak tanaman herbal, misalnya kunyit, yang dipercaya bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Akan tetapi, sejumlah studi menunjukkan hasil yang berkebalikan terkait efek imunitas yang dimiliki ekstrak kunyit ini.

Efek Ekstrak Kunyit untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

Efek kunyit dalam menjaga sistem imun

Kunyit atau turmeric, dikenal juga dengan nama “saffron India”. Tanaman ini merupakan rempah berwarna oranye kekuningan yang telah dimanfaatkan untuk bumbu masak dan obat herbal dari ribuan tahun lalu.

Salah satu zat aktif yang terdapat pada akar tanaman kunyit adalah curcumin. Sejak ditemukannya curcumin pada 2 abad lalu, zat ini telah menjadi bahan terapeutik (pengobatan) alami. Bahkan, para ahli percaya bahwa curcumin mempunyai manfaat yang lebih banyak daripada kunyit itu sendiri.

Curcumin merupakan zat polifenol aktif yang paling banyak terkandung pada kunyit. Senyawa tersebut memiliki efek antioksidan, antiinflamasi, antibakteri, bahkan berperan dalam penyembuhan luka. Warna oranye kekuningan pada kunyit juga disebabkan kandungan curcumin.

Tidak hanya itu, antioksidan dalam curcumin pun bisa meningkatkan fungsi serta kapasitas antioksidan alami yang terdapat di dalam tubuh.

Sejumlah studi menunjukkan curcumin mampu mengatasi arthritis, mengurangi risiko penyakit kanker, kardiovaskular, dan peradangan usus besar (inflammatory bowel diseases). Kandungan ini pun dapat menghambat kerja beberapa patogen, contohnya bakteri Helicobacter pylori penyebab infeksi lambung.

Simak khasiat kunyit dan kandungannya dalam meningkatkan kekebalan tubuh di bawah ini.

1. Meredakan peradangan dan reaksi alergi

Di dalam 1 sendok teh ekstrak bubuk kunyit, terdapat sekitar 200 miligram curcumin. Senyawa aktif curcumin diyakini berperan dalam memblokir kerja sitokin dan beberapa enzim penyebab inflamasi lainnya di dalam tubuh.

Efek antiinflamasi ini terjadi ketika curcumin menurunkan kadar histamin sekaligus meningkatkan produksi senyawa cortisone alias pereda inflamasi alami di kelenjar adrenal. Histamin ialah zat kimia yang dihasilkan tubuh sebagai respons alergi atau infeksi.

2. Melawan infeksi dan radikal bebas

Minyak atsiri di dalam kunyit dapat bertindak sebagai agen antijamur. Minyak ini juga dikatakan bisa mencegah infeksi saluran pernapasan akibat virus, seperti flu. Selain itu, minyak tersebut pun mampu menghilangkan dahak, mengurangi batuk, serta mencegah asma. Kunyit juga mengandung curcumin yang merupakan zat antioksidan yang dapat menjaga struktur dan fungsi sel.

Dalam dunia pengobatan tradisional dan herbal, kunyit digunakan untuk mengatasi konjungtivitis, cacar, infeksi saluran pernapasan, hingga penyakit hati.

3. Meningkatkan omega 3 di dalam tubuh

Penelitian menemukan senyawa curcumin bisa meningkatkan kemampuan tubuh untuk memproduksi DHA (docosahexaenoic acid), salah satu asam lemak omega 3 yang penting bagi kesehatan.

Lebih tepatnya, curcumin mengoptimalkan kerja enzim yang mengubah alpha-linolenic acid (ALA) menjadi DHA. Dengan kata lain, curcumin dapat meningkatkan kadar omega 3 di dalam tubuh.

Omega 3 diduga mampu mempengaruhi kerja sistem imun. Bagaimana caranya? Substansi resolvin, yang ditemukan pada DHA dan EPA (eicosapentaenoic acid), membantu menurunkan produksi sitokin sebagai reaksi terhadap alergi atau infeksi. Hal ini akan mencegah respons sistem imun yang berlebihan.

Resolvin pun disebut-sebut mampu meningkatkan kemampuan sel imun nonspesifik dalam membasmi mikroorganisme asing yang mungkin menyebabkan penyakit.

Di samping menguatkan sistem kekebalan tubuh, kunyit dan kandungan curcumin di dalamnya juga digadang-gadang bermanfaat untuk:

  • Meredakan asam lambung
  • Mengendalikan diabetes, dengan mengontrol kadar gula darah
  • Mengurangi nyeri
  • Mengurangi mual
  • Mengobati maag
  • Mengempiskan perut kembung

Zat curcumin pada kunyit memang bisa membantu memelihara dan meningkatkan daya tahan tubuh. Meski begitu, sebaiknya Anda tidak mengandalkan konsumsi suplemen ekstrak kunyit ini untuk menjaga kesehatan tubuh. Praktikkan juga gaya hidup bersih dan sehat, serta pola makan bergizi seimbang.

Menjaga daya tahan tubuh juga dapat dilakukan dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Salah satu suplemen yang dapat membantu mengaja daya tahan tubuh adalah Konimex Renovit 30 Kaplet (Rp 87.000).

Ingin mengetahui informasi kesehatan terpercaya? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Referensi

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

manfaat-daun-salam

Ketahui 10 Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan

Makanan Sehat   12/06/2022
lidah-gatal-setelah-makan-nanas

Apa Penyebab Lidah Gatal Setelah Makan Nanas?

Makanan Sehat   10/06/2022
apakah-pisang-bagus-untuk-diet

Apakah Benar Buah Pisang Bagus untuk Diet?

Makanan Sehat   17/05/2022
apakah-tomat-bisa-menghilangkan-jerawat

Apakah Tomat Bisa Menghilangkan Jerawat?

Makanan Sehat   17/05/2022
jadwal-mpasi-6-bulan

Mulai MPASI, Begini Jadwal Makan Bayi Usia 6 Bulan

Makanan Sehat   10/05/2022