fbpx

Inilah Cara Membersihkan Telinga dengan Aman

by | Oct 14, 2020 | Gaya Hidup Sehat | 0 comments

Banyak orang yang masih mengandalkan cotton bud sebagai cara membersihkan kotoran telinga. Ada pula orang yang lebih memilih menggunakan lilin telinga atau ear candle. Tapi sebenarnya, para dokter tidak menyarankan Anda memasukkan benda-benda asing ke dalam telinga, lho. Pasalnya, telinga Anda punya mekanisme sendiri membersihkan kotoran di dalamnya. 

Jadi, Anda sebetulnya tidak perlu melakukan perawatan ekstra untuk membersihkannya. Meski begitu, Anda tetap harus membersihkan earwax (atau serumen) di bagian luar saluran telinga. Lalu, bagaimana cara membersihkan telinga dengan benar?

 

Earwax perlu dibersihkan tetapi jangan terlalu sering

Tahukah Anda, cairan atau gumpalan lengket berwarna kuning (earwax) yang suka keluar dari dalam telinga itu sebetulnya bukan kotoran? Faktanya, setiap manusia akan menghasilkan earwax atau serumen yang bertugas untuk melindungi telinga.

dr. Irma Lidia, tim dokter Jovee, “Earwax ini terbuat dari sekresi dua kelenjar yaitu kelenjar ceruminous dan sebaceous. Kelenjar ceruminous adalah kelenjar keringat yang berada tepat di luar saluran pendengaran. Dan kelenjar sebaceous mengeluarkan minyak yang membantu melumasi kulit, dan juga dibuat sebagian dari sel-sel kulit mati dari saluran telinga,”

Lebih tepatnya, serumen ini berperan dalam:

  • Menangkap debu, polutan, serangga, dan kotoran lain
  • Menghambat pertumbuhan kuman
  • Mencegah infeksi
  • Melembapkan saluran telinga
  • Melindungi gendang telinga
  • Menghalangi masuknya benda asing ke dalam telinga

“Fungsi earwax adalah untuk melindungi kulit di dalam saluran pendengaran, melumasi kulit, dan merupakan antimikroba alami, sehingga dapat menghentikan infeksi bakteri sebelum mulai muncul.” lanjut dr. Irma lagi.

Dalam jumlah yang cukup dan tidak berlebihan, earwax akan menjalankan fungsinya tersebut. Masalahnya, serumen yang terlalu banyak dan menumpuk dalam telinga justru dapat menyebabkan nyeri, bahkan gangguan pendengaran. Karenanya, earwax ini perlu dibersihkan.

Setiap orang menghasilkan jumlah dan jenis earwax yang berbeda-beda. Uniknya produksi serumen tersebut tergantung dari faktor genetik dan, mungkin, kondisi kesehatan masing-masing orang.

Seperti yang sudah dijelaskan juga di atas, telinga sudah punya kemampuan untuk membersihkan dan mengeluarkan kotorannya sendiri. Jadi, normalnya kotoran telinga tidak akan menyumbat saluran pendengaran Anda.

Ketika Anda menggerakkan rahang, seperti saat berbicara dan mengunyah, kotoran telinga akan berjalan keluar, mengering dan jatuh dengan sendirinya. Lagi pula, air yang masuk ke lubang telinga selama Anda keramas dan mandi, akan mengencerkan serumen dan kotoran. Pengenceran ini berfungsi untuk memudahkan proses pengeluaran earwax..

Nah, saat Anda memasukkan cotton bud atau alat pembersih telinga lain sebagai cara mengeluarkan kotoran telinga, serumen tersebut malah akan terdorong masuk dan akhirnya terperangkap di dalam. Itulah sebabnya, Anda tidak dianjurkan untuk keseringan mengorek telinga.

Plus, mengingat fungsinya yang vital bagi kesehatan, jumlah serumen yang terlalu sedikit bisa meningkatkan risiko infeksi. Earwax mengandung senyawa antibiotik dan antijamur, sehingga terlalu sering membersihkan telinga bisa menimbulkan komplikasi telinga dan kulit.

 

Selain mengorek telinga, apa saja kesalahan yang sering dilakukan saat membersihkan telinga?

Kotoran telinga yang menumpuk memang perlu ditangani dengan baik. Kalau tidak, kotoran dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, meliputi:

  • Telinga terasa gatal
  • Nyeri telinga yang tidak kunjung sembuh
  • Gangguan pendengaran
  • Telinga berdenging
  • Infeksi saluran telinga luar atau otitis eksterna
  • Infeksi telinga bagian tengah
  • Terbentuknya lubang pada gendang telinga atau gendang telinga pecah

Selain itu, cara membersihkan kotoran telinga menggunakan terapi ear candle juga tidak dianjurkan. Tindakan ini dilakukan oleh terapis terlatih dengan memasukkan ujung lilin ke dalam telinga Anda dan menyalakan api di ujung lainnya. 

Dengan menggunakan api yang menyala, cara membersihkan telinga satu ini dipercaya dapat “menyedot” semua kotoran di dalam telinga Anda. Tapi, hingga saat ini belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa terapi ini efektif membersihkan kotoran telinga. Malahan, cara ini berisiko menyebabkan cedera, seperti terbakar dan tersumbatnya saluran telinga.

 

Lalu, bagaimana cara membersihkan telinga yang benar?

telinga-kemasukan-air

Anda hanya perlu mengusap bagian luar telinga dengan sabun dan air, lalu keringkan dengan kain atau handuk. Apabila Anda merasakan gatal pada telinga gatal disertai gangguan mendengar, Anda bisa melakukan beberapa cara membersihkan telinga yang benar berikut ini.

 

1. Menggunakan obat tetes telinga

Menggunakan obat tetes telinga adalah salah satu cara yang dapat membantu mengeluarkan kotoran telinga.Namun, Anda harus benar-benar memastikan obat tetes tersebut masuk ke dalam saluran telinga.

Kebanyakan obat tetes telinga mengandung hidrogen peroksida atau sodium bikarbonat. Biasanya, obat ini banyak dijual bebas di apotek atau toko obat. Satu hal penting, pastikan Anda selalu membaca petunjuk pemakaian obat yang tertera pada label kemasan. Nah, ini dia cara membersihkan telinga dengan obat tetes dengan benar, yaitu:

  • Cuci tangan dengan air bersih dan sabun
  • Genggam obat tetes selama 1 hingga 2 menit untuk menghangatkannya. Meneteskan air yang dingin ke telinga dapat memicu rasa pusing berputar.
  • Miringkan kepala hingga telinga menghadap ke atas
  • tarik daun telinga ke atas dan ke belakang
  • Teteskan obat, dengan memijat botol atau pipet dengan perlahan, sesuai dosis obat yang diberikan oleh dokter
  • Kembali tarik pelan daun telinga ke atas dan ke bawah untuk membantu cairan mengalir hingga ke dalam saluran telinga
  • Tetap miringkan kepala Anda selama 2 hingga 5 menit sambil menekan bagian depan telinga Anda yang menonjol untuk mendorong obat ke dalam
  • Bersihkan telinga bagian luar dengan kain basah guna membantu membersihkan sisa kotoran yang mungkin ikut keluar
  • Bersihkan lagi tangan Anda

Setelah 2 – 3 hari, miringkan kepala dan teteskan air hangat ke dalam saluran telinga. Kemudian, miringkan lagi kepala ke sisi lain untuk mengeluarkan kotoran telinga. Keringkan air dari saluran telinga, lalu lap dengan handuk pelan-pelan.

Perlu Anda ketahui, metode ini berisiko membuat kotoran telinga yang melunak menjadi masuk lebih dalam ke saluran telinga. Oleh karenanya, jika kotoran telinga tidak berkurang, segera periksakan telinga Anda ke dokter THT.

Ketika Anda pertama kali meneteskan obat tetes telinga, terkadang saluran telinga akan terasa nyeri dan panas. Namun kalau telinga Anda menjadi gatal, bengkak dan nyeri, segera konsultasikan ke dokter.

 

2. Mengoleskan minyak zaitun atau baby oil

Cara membersihkan telinga selanjutnya dengan baby oil. Penumpukan earwax dapat terjadi karena bagian dalam telinga terlalu kering. Kalau masalah ini yang Anda alami, berarti Anda perlu melembabkan bagian dalam telinga dengan minyak zaitun dan baby oil.

Cukup dengan meneteskan beberapa tetes minyak ke telinga yang bermasalah dan tunggu kira-kira lima menit. Penggunaan minyak zaitun jarang menyebabkan alergi atau iritasi. Tetapi, butuh waktu yang lumayan lama agar earwax melunak dan lalu keluar dengan sendirinya. 

Anda mungkin harus mengulangi cara membersihkan telinga dengan baby oil ini beberapa kali secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

 

3. Melakukan pemeriksaan telinga rutin ke dokter THT

Selain beberapa cara yang sudah disebutkan di atas, ada satu lagi solusi terbaik untuk membersihkan atau mengeluarkan kotoran telinga. Salah satu cara membersihkan telinga dengan benar, ya tentu dengan mengunjungi dokter THT. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan pembersihan telinga secara profesional. 

Begitu pula bila Anda tidak sengaja melukai telinga Anda dengan cotton bud dan merasa sakit pada bagian dalam telinga, Anda juga harus segera memeriksakannya ke dokter.

Sebetulnya, periksakan telinga Anda ke dokter THT secara rutin setidaknya sebulan sekali atau sesuai dengan instruksi dokter. Pemeriksaan ke dokter penting untuk dilakukan untuk memelihara kesehatan telinga seiring bertambahnya usia.

Alasan lain yang mendasari pentingnya pemeriksaan rutin adalah gangguan pendengaran itu terjadi secara bertahap. Maka dari itu, Anda perlu senantiasa memastikan kondisi telinga Anda dalam keadaan sehat. 

Biasanya, dokter akan mengeluarkan kotoran telinga dengan alat khusus untuk mengeluarkan kotoran telinga atau memakai alat sedot (suction). Disamping itu, dokter mungkin akan merekomendasikan irigasi telinga, yaitu pengaliran air bertekanan untuk mengeluarkan kotoran telinga.

Jika penumpukan kotoran telinga terus berulang, dokter bisa merekomendasikan cara membersihkan telinga menggunakan obat-obatan, seperti peroksida karbamida yang pemakaiannya harus sesuai anjuran dokter, karena dapat menyebabkan iritasi gendang telinga dan kulit pada saluran telinga.

Ingat untuk segera konsultasikan ke dokter spesialis THT, terutama jika Anda mengalami nyeri pada telinga, gangguan pendengaran, pusing, gatal-gatal parah pada telinga, keluar cairan atau darah dari telinga, serta keluar bau tidak sedap dari telinga, setelah membersihkan telinga Anda.

Ingin mengetahui informasi kesehatan terpercaya? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

 

Ditulis oleh: Alifia Daariy

 

Referensi: 

NHS UK. 2017. Earwax build-up.

American Academy of Otolaryngology. (n.d.). Earwax and Care.

Mayo Clinic. 2020. Earwax blockage.

Pietrangelo A. & Cherney K. (Healthline). 2017. Earwax Buildup and Blockage.

WebMD. 2018. How to Clean Your Ears.

Cleveland Clinic. 2020. Ear Wax Removal 101: The Best (and Safest) Ways to Clear Clogged Ears.

Beli di Aplikasi Jovee

Aplikasi Jovee berbasis data science.
Cukup jawab beberapa pertanyaan, dan Jovee akan merekomendasikan beberapa paket sesuai kebutuhan dan gaya hidup Anda

Belanja di Jovee Shop

Jovee Shop menawarkan paket suplemen dalam bentuk sachet untuk konsumsi 30 hari atau 7 hari. Suplemen dari Jovee adalah suplemen terbaik, asli dan berlisensi dari partner domestik dan internasional