fbpx

Kenali Efek Konsumsi Vitamin C Dosis Tinggi bagi Tubuh

by | Sep 15, 2020 | Vitamin & Suplemen | 0 comments

Manfaat vitamin C untuk kesehatan tubuh memang sudah lama dikenal. Vitamin C dikenal sebagai vitamin dengan kandungan antioksidannya yang tinggi. Makanya, vitamin ini juga diketahui dapat mencegah berbagai macam serangan penyakit, seperti flu. Sayangnya, banyak orang yang kemudian secara serampangan mengonsumsi suplemen vitamin C dalam dosis tinggi dengan harapan bisa mencegah penyakit.

Meski memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan, konsumsi vitamin C dalam bentuk suplemen pada nyatanya tetap tidak boleh berlebihan. Pasalnya, konsumsi vitamin C dalam jumlah berlebih justru bisa mendatangkan efek overdosis yang mengganggu fungsi tubuh. Vitamin C sendiri tidak diproduksi dari dalam tubuh dan tidak dapat disimpan dalam waktu lama. Oleh sebab itu, setiap orang dianjurkan mendapatkan dosis vitamin C mencukupi setiap hari. Terutama dari buah-buahan serta sayuran.

 

Dosis Vitamin C yang Direkomendasikan

Kasus overdosis konsumsi vitamin C dari makanan bisa dikatakan cukup jarang. Kenapa begitu? Karena jumlah vitamin C yang terkandung pada makanan tidak terlalu tinggi. Ditambah lagi, kemampuan konsumsi makanan orang tentu terbatas. Sementara itu, hal berbeda justru terjadi jika Anda mengonsumsi vitamin C dari suplemen. 

Suplemen multivitamin umumnya mengandung vitamin C dalam jumlah besar. Apalagi, mengingat sediaan suplemen yang kecil sehingga bisa dikonsumsi oleh orang dalam jumlah banyak. Hal inilah yang meningkatkan risiko overdosis vitamin C. Maka dari itu, konsumsi suplemen vitamin C harus mengikuti anjuran pada kemasan suplemen dan tidak boleh berlebihan. 

Dosis suplemen vitamin C yang dianjurkan pada wanita adalah 75 mg setiap hari. Sedangkan, dosis suplemen vitamin C untuk pria dewasa sebanyak 90 mg setiap hari. Sementara efek samping berupa overdosis vitamin C baru akan muncul apabila konsumsi vitamin C melebihi kadar 2000 mg per hari.

 

Efek Kelebihan Vitamin C bagi Tubuh

efeknya bagi tubuh

Anda baru akan merasakan efek samping dari suplemen vitamin C apabila dikonsumsi dalam dosis tinggi, yaitu melebihi 2000 mg per hari. Konsumsi suplemen vitamin C dosis tinggi akan memunculkan masalah berikut ini:

  • Insomnia atau kesulitan tidur
  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Nyeri pada ulu hati
  • Sakit kepala
  • Batu ginjal
  • Sakit perut terasa seperti kram

Pada kondisi yang cukup jarang terjadi, kelebihan vitamin C yang dikonsumsi dalam dalam bentuk juga bisa menimbulkan masalah hiperoksaluria. Apa itu? Hiperoksaluria adalah kondisi di mana kadar asam oksalat dalam urin terlalu tinggi. Hal ini dapat meningkatkan risiko batu ginjal. 

 

Kelompok Orang yang Perlu Hati-Hati Saat Mengonsumsi Suplemen Vitamin C

Ternyata, tidak semua orang diperbolehkan untuk mengonsumsi vitamin C. Misalnya, orang yang memiliki kondisi hemokromatosis, yaitu kelainan genetik bawaan yang membuat tubuh menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan. Karena vitamin C membantu penyerapan zat besi, penderita hemokromatosis sebaiknya tidak mengonsumsi suplemen vitamin C. Kadar zat besi yang terlalu tinggi bisa menimbulkan masalah seperti kerusakan tiroid, jantung, pankreas, sistem saraf pusat dan hati

Wanita yang tengah hamil pun hendaknya menghindari konsumsi suplemen vitamin C dalam jumlah tinggi. Hal ini dikarenakan konsumsi suplemen vitamin C dalam jumlah tinggi bisa meningkatkan kemungkinan kelahiran prematur pada janin. Konsumsi vitamin C sebaiknya diperoleh dari bahan alami seperti makanan buah-buahan serta sayur. 

 

Sumber Vitamin C Alami

Bila Anda termasuk kelompok orang di atas, lebih baik Anda memenuhi asupan vitamin C dari makanan sehari-hari. Konsumsi vitamin C akan jauh lebih aman jika didapatkan langsung dari alam ketimbang suplemen. Anda disarankan untuk setidak-tidaknya mengonsumsi satu jenis makanan alami yang kaya akan vitamin C seperti berikut ini:

 

1. Jambu Biji

Tidak semua orang mengetahui bahwa ternyata kandungan vitamin C dalam satu buah jambu biji lebih tinggi ketimbang dalam satu buah jeruk. Satu buah jambu biji mengandung vitamin C sebanyak 125 mg. Kadar 125 mg setara dengan 140% dari kebutuhan vitamin C harian yang direkomendasikan. 

 

2. Buah Jeruk

Buah jeruk sudah lama dikenal sebagai buah yang kaya akan vitamin C. Dalam satu buah jeruk terkandung sebanyak 70 mg vitamin C. Jumlah tersebut sudah mencukupi kebutuhan vitamin C harian pada kaum wanita. 

 

3. Pepaya

Buah pepaya juga merupakan buah-buahan tinggi vitamin C yang bagus. Dalam 150 gram buah pepaya terkandung, setidaknya, sebanyak 90 mg vitamin C. Selain mengandung vitamin C cukup tinggi, buah pepaya juga dipercaya memiliki kemampuan mencegah kanker serta demensia. Buah satu ini pun kaya serat yang baik untuk saluran pencernaan.

 

4. Stroberi

Buah stroberi sangat kaya akan kandungan antioksidan yang baik bagi kesehatan tubuh. Dalam 150 gram buah stroberi terkandung sebanyak 90 mg vitamin C yang baik bagi tubuh. Kandungan antioksidan yang tinggi pada buah stroberi terdapat dalam bentuk antosianin. Senyawa tersebut adalah zat pewarna alami pada buah-buahan dan sayuran. 

 

5. Cabai Merah

Bukan cuma buah, banyak sekali sayuran yang kaya akan vitamin C. Cabai merah adalah salah satu sumber vitamin C yang bagus. Dalam 80 gram-nya terkandung sebanyak 100 mg vitamin C. 

Nutrisi paling baik pastinya berasal dari makanan sehari-hari. Sebuah makanan tidak hanya mengandung satu atau dua nutrisi saja. Bila Anda rajin mengonsumsi beragam kelompok makanan sehat, nutrisi yang Anda dapatkan tentu bervariasi juga.

Penggunaan suplemen vitamin C sebetulnya dikhususkan untuk orang yang memiliki kondisi tertentu. Meski begitu, konsumsi suplemen untuk melengkapi asupan vitamin C harian sah-sah saja untuk dilakukan. Asalkan, Anda tidak memakan atau meminumnya dalam jangka waktu lama ataupun dosis yang tinggi. Hal ini bisa berdampak negatif bagi tubuh.

Dapatkan suplemen sesuai kebutuhanmu dengan Jovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Brands