fbpx
BerandaKesehatan LainnyaKetahui Pentingnya dan Manfaat pH untuk Wajah

Tahukah kamu pH kulit yang tidak seimbang bisa sebabkan banyak masalah kulit? Kamu mungkin sering mendengar kata ‘pH seimbang’ dalam berbagai produk perawatan tubuh dan wajah. Ternyata, selain dalam produk kosmetik, menjaga pH kulit tetap seimbang menjadi kunci kulit yang sehat dan terawat lho, Jovians. Maka dari itu, yuk ketahui lebih lanjut tentang pentingnya dan manfaat pH untuk kulit!

manfaat-ph-untuk-wajah

Apa itu pH kulit?

pH merupakan singkatan dari potential hydrogen, yang merupakan ukuran aktivitas elemen dalam suatu zat. Skala pH berkisar dari 1 hingga 14, dengan skala di atas 7 dianggap basa, dan skala di bawah 7 dianggap asam.

Perlu diketahui, kulit wajah yang sehat memiliki tingkat pH yang asam, yang berfungsi untuk melawan mikroba berbahaya dan radikal bebas yang merusak kulit.

Tingkat keasaman kulit wajah yang ideal berada pada skala 4.5 hingga 5.5 untuk wanita. Jenis kulit yang dimiliki juga memengaruhi tingkat pH pada kulitmu. Misalnya, pada kulit berminyak, pH berada pada skala 4 hingga 5.2, sementara pada kulit kering pH biasanya berada di bawah skala 5.5.

pH kulit bervariasi tergantung pada area tubuh kamu. Area yang kurang terbuka seperti bokong, ketiak, dan area genital biasanya cenderung lebih asam daripada area dada dan tangan yang cenderung lebih basa.

pH kulit juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

  • Jerawat
  • Polusi udara
  • Produk anti bakteri
  • Perubahan musim
  • Penggunaan kosmetik
  • Penggunaan skincare
  • Penggunaan sabun pencuci wajah
  • Keringan
  • Sebum dan kelembapan kulit
  • Air
  • Paparan sinar matahari
  • Terlalu sering mencuci kulit

Selain faktor di atas, pH kulit juga akan terus berubah berdasarkan apa yang kamu makan, jumlah tidur, bahkan kondisi lingkungan tempat tinggalmu.

Manfaat pH untuk kulit

pH memainkan peran penting dalam kondisi kulit. Lapisan asam ini merupakan kunci perlindungan kulitmu lho, Jovians. Terutama pada bagian wajah, manfaat pH untuk wajah adalah menetralkan agresor berbasis basa, menghambat pertumbuhan bakteri, dan mengembalikan serta mempertahankan pH asam yang optimal di kulitmu, di mana flora alami kulit dapat berkembang.

Jika pH kulit naik hingga skala basa, keseimbangan alaminya tentu akan terganggu. Ketika hal ini terjadi, kulit akan kehilangan air dan menjadi lebih kering. Sehingga, lapisan terluar kulit (lapisan epidermis) tidak lagi mampu bekerja sebagai pelindung.

Ketika fungsi penghalang kulit terganggu, tentu kulitmu jadi lebih sensitif terhadap suhu dan lingkungan sekitar. Bisa jadi kulitmu jadi lebih sensitif, rentan terhadap infeksi, hingga meningkatkan risiko terkena masalah kulit lainnya seperti dermatitis atopik dan rosacea.

“pH kulit memiliki peran yang besar dalam sistem pertahanan kulit, ketahanan kelembapan, dan pertumbuhan mikroorganisme pada kulit. Jika pH kulit terlalu basa, kulit bisa menjadi iritasi. Selain itu, mempertahankan keseimbangan pH kulit juga dapat mencegah pertumbuhan bakteri jerawat,” ucap Dr. Obioha, dilansir dari Good House Keeping.

Apakah pH seimbang dalam skincare penting?

Maraknya skincare dan produk perawatan yang mengeluarkan klaim ‘kadar pH yang sesuai bagi kulitmu’ saat ini, apakah penting untuk memilih skincare dengan pH yang sesuai?

Dilansir dari Everyday Health, hal ini sangat tergantung pada jenis dan kondisi kulitmu. Umumnya, orang-orang dengan jenis kulit sensitif yang paling membutuhkan skincare dengan kadar pH yang sesuai dengan kulit (asam).

Misalnya di Korea, tingkat polusi yang tinggi membuat sebagian besar masyarakatnya memiliki kulit yang lebih sensitif. Karena itulah banyak skincare Korea yang mengeluarkan produk dengan kadar pH rendah, untuk menyesuaikan dengan kadar pH kulit yang ideal.

Meski keseimbangan pH dalam skincare dinilai penting, semua kembali tergantung pada keadaan alami kulitmu ya, Jovians. Jika kamu sudah miliki kulit yang sehat, pH dalam skincare tidak menjadi masalah besar. Mengapa begitu?

Cheryl Karcher, seorang dermatologi mengatakan, “Benar bahwa kamu memerlukan pH asam untuk kulit yang sehat. Namun, jika kamu gunakan pembersih wajah dengan pH basa sekalipun, pH kulit akan kembali normal hanya dalam beberapa menit.”

Ia percaya bahwa pH adalah salah satu dari banyak komponen yang menjaga kesehatan kulit, tetapi itu bukanlah satu-satunya faktor, juga bukan merupakan faktor utama.

“Ada begitu banyak faktor yang berkontribusi pada kesehatan kulit secara keseluruhan, sehingga jika kamu hanya berfokus pada pH kulit, kamu akan kehilangan faktor lain yang sama pentingnya, atau bahkan lebih penting daripada pH,” tambahnya.

Maka dari itu, jika kamu punya kulit yang sehat sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir akan pH dalam skincare nih, Jovians. Namun, berbeda jika kamu sedang mengalami peradangan pada kulit, seperti jerawat atau eksim. Sebaiknya, gunakan skincare dengan skala pH 4.6 hingga 5.5 untuk tidak memperparah peradangan.

Kamu bisa mencoba sabun cuci muka dengan pH rendah seperti Somethinc Low pH Gentle Jelly Cleanser (Rp99.000). Dengan tekstur jelly dan kandungan bahan yang aman, dapatkan produk ini dengan gratis ongkir di Jovee. Dapatkan juga produk Somethinc lainnya dengan harga spesial lebih hemat hanya di Jovee.

Referensi

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

eosinofil-tinggi

Mengenal Eosinofil dan Fungsinya Bagi Tubuh

Kesehatan Lainnya   28/06/2022
minyak-esensial

4 Tips Membeli Minyak Esensial

Kesehatan Lainnya   27/06/2022
dna-fragmentation-index

Mengenal DNA Fragmentation Index (DFI)

Kesehatan Lainnya   26/06/2022
bahaya-klorin-di-pembalut

Ketahui Bahaya Klorin pada Pembalut Wanita

Kesehatan Lainnya   25/06/2022
bahaya-lsd

Kenali Bahaya LSD, Narkotika Penyebab Halusinasi

Kesehatan Lainnya   24/06/2022