Kromium, Mineral Penyeimbang Gula Darah dan Sumber Makanannya

by | May 20, 2020 | Vitamin | 0 comments

Ditinjau oleh Kelvin Halim, S.Gz

Kromium adalah salah satu mineral yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sedikit. Mineral ini juga disebut sebagai essential trace elements. Terdapat dua bentuk kromium yaitu kromium trivalen dan kromium heksavalen. Kromium trivalen inilah yang ditemukan dalam makanan dan suplemen, sehingga aman dikonsumsi manusia. Sementara, kromium heksavalen merupakan racun yang dapat menyebabkan masalah kulit dan kanker paru-paru.

Apakah peran kromium ini bagi kesehatan tubuh manusia? Kini, kromium dikonsumsi untuk memperbaiki kadar gula darah bagi penderita prediabetes, diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan gula darah tingkat tinggi. Selain itu, kromium juga digunakan untuk mengatasi depresi, sindrom Turner, sindrom ovarium polikistik, menurunkan kolesterol jahat, dan meningkatkan kolesterol baik pada penderita yang mengonsumsi obat jantung. 

Sementara, ada juga beberapa orang yang mengonsumsi kromium untuk memelihara kesehatan tubuh berupa penurunan berat badan, membentuk otot, sehingga mengurangi lemak tubuh. Fungsi kromium ini juga dikonsumsi untuk meningkatkan kinerja atletik, meningkatkan energi, serta mencegah penurunan mental yang kaitannya dengan usia.

Efektivitas Kromium sebagai Penyeimbang Gula Darah

Kromium berperan untuk membantu menjaga kadar gula darah supaya tetap normal dengan meningkatkan cara tubuh dalam menggunakan insulin. Penyakit diabetes adalah suatu kondisi dimana insulin dalam tubuh tidak mencukupi untuk mengubah glukosa menjadi glikogen, sehingga kadar gula darah menjadi naik (diatas normal). Tentu, kadar gula darah yang tinggi tidak baik bagi kesehatan. Disinilah, peran kromium sangat dibutuhkan untuk mengontrol kadar gula darah bagi penderita diabetes.

Berdasarkan penelitian yang dilansir dari laman diabetes.co.uk, mineral kromium ini memang mampu menurunkan kadar insulin dan meningkatkan metabolisme gula darah pada penderita diabetes dengan tubuh yang gemuk. Intinya, keseluruhan penelitian yang menggunakan mineral kromium untuk gangguan intoleransi glukosa dan diabetes menunjukkan pengaruh yang positif. Cara kerja mineral ini membantu hormon insulin. Tepatnya, membantu mengubah glukosa dalam darah menjadi energi tubuh, sehingga glukosa dalam darah bisa menurun. 

Disisi lain, kromium juga berperan membangun otot, membakar lemak, dan membantu tubuh dalam memanfaatkan karbohidrat. Unsur ini juga bermanfaat bagi tulang untuk mencegah keropos, terutama bagi wanita yang memasuki masa menopause.

Dimanakah Mendapatkan Asupan Kromium dari Makanan?

Meskipun dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sedikit, namun keberadaannya tetap diperhitungkan. Bagi orang dewasa pria berusia 19-50 tahun harus memiliki kromium sebanyak 35 mikrogram dan wanita sebanyak 25 mikrogram dalam tubuh. Apabila kadar kromium dalam tubuh kurang, maka bisa mengakibatkan kelelahan, tulang lemah, kesehatan kulit buruk, ingatan buruk, kesehatan mata buruk, dan lain-lain. Oleh karena itu, Anda bisa mengonsumsi makanan berikut ini yang secara alami mengandung kromium.

Brokoli

Brokoli merupakan salah satu sayuran yang mengandung kromium. Selain itu, brokoli juga terdapat vitamin A, kalsium, vitamin C, vitamin B6, magnesium. Nah, untuk meningkatkan asupan kromium dalam tubuh, sebaiknya brokoli ini diolah dengan dikukus atau ditumis.

Jagung

Jagung juga termasuk sumber alami mineral kromium. Tidak hanya itu saja, jagung juga mengandung vitamin B6, zat besi, dan magnesium. Peran jagung sangat baik untuk mencegah diabetes, memperbaiki kondisi jantung, menurunkan tekanan darah, dan mencegah kanker usus besar.

Ubi Jalar

Mengonsumsi ubi jalar juga termasuk salah satu cara alami untuk mendapatkan asupan kromium. Selain kromium, ubi jalar juga mengandung nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin A, mangan, dan vitamin serta mineral lainnya. Bahkan, ubi jalar ini dianggap lebih sehat ketimbang kentang biasa.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
8 Manfaat Roti Gandum untuk Kesehatan

8 Kebiasaan Buruk yang Dapat Mempengaruhi Kesehatanmu
Manfaat Putih Telur untuk Kesehatan Tubuh
Buah Yang Mengandung Vitamin E dan C
Manfaat Bawang Putih Mentah, Apa Saja?
Karbohidrat: Jenis dan Mafaatnya
Inilah Manfaat Kalium bagi Tubuh dan Bahaya Defisiensinya

Amankah Mengonsumsi Kromium?

Jangan bayangkan kromium yang kita konsumsi adalah kromium yang sering ditemui pada industri bahan kimia, refraktori, dan pabrik logam. Pasalnya,kromium industri pasti berbeda dengan yang terkandung dalam bahan makanan, sehingga aman untuk dikonsumsi. Tidak hanya dalam sumber makanan saja, kromium juga bisa dikonsumsi dalam bentuk suplemen. Meskipun, ada juga produk olahan yang mencampurkan mineral kromium dalam komposisinya.

Hanya saja, pastikan saat mengonsumsi mineral ini, tidak melebihi dosis yang dianjurkan. Memang, jarang terjadi efek akibat konsumsi mineral kromium secara berlebihan. Namun, ketika Anda mengonsumsi kromium dengan dosis yang berlebihan, akan menyebabkan masalah kesehatan berupa masalah perut, gula darah rendah (hipoglikemia), kerusakan hati, ginjal, saraf, dan ritme detak jantung yang tidak teratur.

Alternatif sumber kromium lain yang  bisa Anda konsumsi adalah suplemen multivitamin yang bisa diperoleh melalui aplikasi Jovee. Di dalam multivitamin ini mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, termasuk kromium guna memelihara kesehatan tubuh. Terdapat 13 nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh yang membantu mencegah defisiensi vitamin. Konsumsi multivitamin ini juga baik untuk mencegah berbagai penyakit, meningkatkan daya ingat, dan meningkatkan sistem imun.

Nah, jika kesehatan tubuh Anda terjaga, maka beraktivitas pun jadi lebih mudah bukan?Untuk memenuhi kebutuhan vitamin harian mus, anda juga bisa mengunduh aplikasi Jovee. Jovee adalah aplikasi yang dapat merekomendasikan suplemen sesuai dengan kebutuhan personal. Aplikasi Jovee tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.