fbpx

Manfaat Buah Ceri: Buah Pereda Insomnia

by | Nov 30, 2020 | Makanan Sehat | 0 comments

Buah ceri lebih sering kita santap sebagai topping dessert ketimbang memakannya langsung seperti buah lainnya. Padahal, manfaat buah ceri juga tak kalah dengan buah populer lainnya.

Buah merah kecil ini memang tidak sebegitu populer buah tropis lain yang menjamur di Indonesia. Buah asli belahan bumi utara ini lebih mudah dijumpai di wilayah Asia Timur, dengan habitat aslinya di area Asia Barat dan Eropa Timur.

Butuh cuaca musim dingin yang tidak terlalu hebat dan musim panas dengan suhu sedang untuk mengembangbiakkan buah ceri. Buah-buahnya memerlukan suhu musim dingin agar bisa mekar di musim semi. Itulah kenapa buah ini sulit ditemukan di Indonesia.

Ceri ada dua jenis, yaitu ceri asam (Prunus cerasus) yang dijual dalam kemasan kaleng atau beku dan digunakan sebagai olahan saus atau kue kering serta ceri manis (P. avium) yang umumnya dimakan secara langsung.

Kandungan Gizi Buah Ceri

Jika bicara manfaat buah ceri, Anda juga perlu tahu apa saja nutrisi yang dikandungnya. Buah ceri menyimpan jumlah kalori sedang dan dibekali vitamin C, serat, dan kalium yang banyak.

Ada sedikit komposisi yang membedakan ceri asam dengan ceri manis. Ceri asam lebih rendah kalorinya dan tinggi vitamin C serta beta karoten daripada ceri manis. Bila berpatokan pada buah ceri manis dalam satu mangkuk 154 gram, kita akan mendapat:

  • Energi: 97 kalori
  • Protein: 2 gram
  • Karbohidrat: 25 gram
  • Serat: 3 gram
  • Vitamin C: 18% dari asupan kecukupan gizi (AKG)
  • Kalium: 10% dari AKG
  • Tembaga: 5% dari AKG
  • Mangan: 5% dari AKG

Manfaat Buah Ceri yang Perlu Anda Ketahui

Banyak manfaat yang ditawarkan buah ceri. Salah satunya lewat komponen vitamin C yang dapat memelihara sistem imun. Berikut manfaat kesehatan lainnya yang terdapat di dalam buah ceri.

  • Kaya Akan Senyawa Antioksidan dan Anti-inflamasi

Konsentrasi senyawa tanaman yang tinggi pada buah ceri memberikan banyak keuntungan bagi kesehatan. Terlepas dari banyaknya jenis, buah ceri menyimpan senyawa dengan ciri antioksidan dan anti-inflamasi.

Antioksidan yang tinggi dapat melawan kondisi stres oksidatif. Kondisi ini dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis dan penuaan dini. Satu temuan menerangkan ceri dapat menurunkan inflamasi atau peradangan dalam 11 dari 16 studi dan penanda stres oksidatif dalam 8 dari 10 studi.

Buah ceri juga kaya polifenol. Zat ini tergolong bahan kimia tanaman fungsinya membantu kerusakan sel, mengurangi inflamasi, dan mendukung kesehatan seluruh tubuh. Melengkapi polifenol dalam pola makan dapat menjaga tubuh dari penyakit serius, seperti sakit jantung, diabetes, penurunan mental, dan kanker tertentu.

Kelebihan antioksidan dan anti-inflamasi juga diperoleh dari pigmen karotenoid, seperti beta karoten dan vitamin C.

  • Mendukung Kesehatan Jantung

Buah ceri yang padat nutrisi ternyata juga menyimpan manfaat yang baik untuk kesehatan jantung. Banyak studi yang menunjukkan adanya penurunan risiko penyakit jantung ketika memasukkan buah ini ke menu makan.

Kalium dan antioksidan polifenol adalah beberapa komponen buah ceri yang dikenal dapat menyokong kesehatan jantung. Satu mangkuk dengan 154 gram buah ceri menyediakan kalium sebesar 10% dari AKG. Mineral yang satu ini merupakan dasar dari perlindungan jantung yang sehat.

Ia juga dibutuhkan dalam mengatur ritme jantung dan membantu menyingkirkan kelebihan sodium di dalam tubuh. Hasilnya, tekanan darah akan jadi lebih teratur. Ini juga jadi alasan kenapa asupan kalium yang mencukupi dihubungkan dengan berturunnya kemungkinan sakit jantung dan stroke.

Antioksidan polifenol juga banyak ditemui pada buah ceri. Polifenol dengan jumlah yang mencukupi dapat menjaga kesehatan jantung. Kesehatan jantung ini didapat dari perannya dalam menghadang kerusakan sel dan mengurangi inflamasi.

  • Dapat Meredakan Gejala Radang Sendi dan Asam Urat

Berkat sifat anti-inflamasinya, ceri dapat mengurangi gejala radang sendi dan encok yang disebabkan penumpukan asam urat yang menyebabkan pembengkakan besar, peradangan, dan nyeri di sendi.

Telah ada beberapa riset yang menunjukkan kalau ceri dapat menghambat stres oksidatif serta mengurangi inflamasi dengan menekan protein inflamasi. Hal ini juga membantu menurunkan gejala terkait radang sendi.

Sebuah studi lainnya menyebutkan kalau kelompok yang mengonsumsi ceri manis setelah tidak makan semalaman memperlihatkan tingkat penurunan pada penanda inflamasi protein C-reactive (CRP) dan mengurangi kadar asam urat 5 jam setelah konsumsi ceri tersebut.

Ada pula pengujian yang dilakukan terhadap 600 lebih orang dengan masalah asam urat. Dari uji tersebut, diketahui bahwa orang yang memakan ceri segar lebih dari 2 hari punya kemungkinan diserang asam urat 35% lebih sedikit daripada mereka yang tidak memakan ceri.

  • Dapat Meningkatkan Kualitas Tidur

Meningkatkan kualitas tidur merupakan manfaat buah ceri lainnya. Kelebihan ini didasari konsentrasi tinggi pada senyawa tanaman buah ceri. Selain itu, ada juga zat melatonin yang membantu mengatur siklus tidur dan bangun.

Sebuah studi menunjukkan orang yang meminum jus ceri tart selama 7 hari mengalami peningkatan drastis pada kadar melatoninnya, waktu tidur, dan kualitas tidur.

Studi lainnya juga menyimpulkan hal yang serupa. Dalam studi tersebut, para orang dewasa yang menderita insomnia memperlihatkan adanya peningkatan waktu tidur hingga 84 menit. Itu terjadi setelah mereka minum 240 ml jus ceri tart sebelum tidur selang kurang lebih 2 minggu.

Kedua studi di atas menggunakan ceri olahan. Hasil yang berbeda mungkin terjadi apabila mengonsumsi buah ceri langsung daripada jus tersebut.

  • Mempercepat Pemulihan Setelah Berolahraga

Riset menunjukkan bila senyawa anti-inflamasi dan antioksidan pada ceri dapat meredakan nyeri otot, kerusakan, dan inflamasi akibat berolahraga. Tart ceri atau jus memiliki efek yang lebih efektif dalam hal ini daripada ceri manis.

Jus ceri tart dan konsentratnya diketahui dapat mempercepat penyembuhan otot, mengurangi nyeri otot terkait latihan, dan mencegah hilang kekuatan pada atlet sepeda dan lari maraton. Beberapa riset juga menyimpulkan kalau produk ceri dapat menaikkan performa latihan.

Sebuah studi pada kelompok orang yang meminum jus ceri tart sehari dua kali dalam kurun waktu 8 hari mengalami pemulihan lebih cepat dan sedikit kerusakan serta sakit pada otot setelah latihan sprint.

  • Membantu Menurunkan Berat BadanĀ 

Selain jumlah kalori yang tidak besar, ceri juga dipercaya dapat menekan konsentrasi lemak di dalam darah, persentase massa lemak, dan berat lemak di perut.

Dalam studi Journal of Medical Food, sampel tikus yang diberikan bubuk ceri tart beserta makanan tinggi lemak selama 90 hari tidak mengalami kenaikan lemak tubuh yang lebih banyak dari sampel yang tidak diberi ceri sama sekali.

Hasil darah dari tikus yang diberi ceri juga menunjukkan adanya level inflamasi rendah. Darah tersebut juga menunjukkan adanya pengurangan lipid yang merupakan penyebab masalah jantung dan berat badan.

  • Banyak Kandungan Kalium

Semangkuk 154 gram ceri mencukupi 10 persen AKG dan ini dibutuhkan untuk memelihara fungsi beberapa organ. Beberapa contohnya adalah jantung, ginjal, otak, dan jaringan otot. Kalium juga menurunkan risiko stroke, hipertensi, dan tekanan darah tinggi. Mineral ini juga dapat menurunkan kram otot dan meningkatkan kekuatan otot.

Ceri juga bermanfaat bagi ibu hamil karena kalium di dalamnya diperlukan dalam menjaga cairan dan zat kimia agar tetap seimbang di saat volume darah naik.

  • Merawat Kesehatan UsusĀ 

Sebuah studi menemukan kalau polifenol pada ceri tart memiliki efek positif pada mikrobioma (lingkungan hidup mikroba) usus. Selain itu, ceri juga mengandung serat yang sangat berguna untuk kesehatan usus. Ia juga mendukung kinerja pencernaan yang teratur.

  • Memperindah Kecantikan Kulit

Vitamin C di dalam buah ceri ternyata juga bisa meningkatkan kesehatan kulit. Hal tersebut memiliki hubungan erat dengan peran antioksidan vitamin C yang mencegah kerusakan sel kulit akibat serangan radikal bebas.

  • Berkhasiat Bagi Rambut

Buah ceri juga berperan dalam kesehatan rambut. Buah ini memiliki vitamin A yang menjaga rambut dan kulit kepala tetap terhidrasi. Ia juga mengatur produksi asam penting retinoik yang dibutuhkan bagi folikel sebagai tempat rambut tumbuh.

Ada pula vitamin B yang meningkatkan sirkulasi darah ke kulit kepala yang kemudian memicu pertumbuhan rambut. Vitamin C memperkuat folikel rambut dan mencegah kerusakan dari akar rambut. Ia juga menghindari adanya rambut bercabang dan rontok.

Vitamin E pada buah ceri juga berfungsi mendukung sirkulasi darah yang teratur sekaligus mencegah adanya kerusakan rambut. Nutrisi ini juga mempertahankan kelembaban rambut serta kulit kepala.

Itu dia manfaat buah ceri yang menawarkan berbagai keuntungan baik untuk Anda. Melengkapi pola makan teratur dengan buah ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Apalagi, buah ini punya beragam nutrisi yang bakal diperlukan untuk menunjang hidup sehat Anda.

Baca juga:

7 Obat Asam Urat Alami Yang Harus Anda Ketahui, Apa Saja?

Berapa Jam Tidur yang Baik untuk Kesehatan?

Olahraga Aman untuk Penderita Jantung

Ingin tahu manfaat buah lainnya? Simak artikel Jovee lainnya dan unduh aplikasinya sekarang! Dengan Jovee, Anda juga dapat melihat rekomendasi suplemen sesuai kebutuhan personal Anda. Atau Anda dapat konsultasi dengan dokter online melalui aplikasi Lifepack.

 

Penulis: Arofah Hafizh A.

 

Referensi:

Britannica. 2016. Cherry.

Michael W.S. 2005. Cherry: Fruit of the Month.

Jillian K. 2019. 7 Impressive Health Benefits of Cherries.

Christine R. 2018. Benefits of Cherries: Weight Loss, Gout Healing & Less Inflammation!

Korin M. 2020. 8 Health Benefits Of Cherries For Weight Loss, Heart Health, And More.

Ira S. 2019. 19 Amazing Benefits Of Cherries For Skin, Hair And Health.

Brands