fbpx

Manfaat Buah Manggis: Mengurangi Berat Badan Hingga Menjaga Sistem Imun

by | Nov 19, 2020 | Makanan Sehat | 0 comments

Bagi negara beriklim tropis, kepopuleran buah manggis sudah tak perlu diragukan lagi. Buah yang banyak tumbuh di Asia Tenggara, terutama wilayah Jawa dan Sumatra ini menyimpan banyak kegunaan. Selain konsumsi dagingnya yang asam manis, kulitnya yang tebal pun digunakan untuk tujuan pengobatan. Kulit buah manggis pun sering diolah dan dikemas dalam bentuk suplemen. Dan, bukan hal yang baru lagi kalau buah ini menyimpan banyak khasiat. Berikut berbagai manfaat buah manggis yang patut Anda ketahui.

Kandungan Gizi Buah Manggis

Berdasarkan Tabel Konsumsi Pangan Indonesia, tiap 100 gram (2,5 buah) manggis segar mengandung:

  • Energi: 63 kalori
  • Protein: 0,6 gram
  • Lemak: 0,6 gram
  • Karbohidrat: 15,6 gram
  • Serat: 1,5 gram
  • Zat besi (Fe): 0,8 mg (4% dari AKG)
  • Tembaga (Cu): 0,10 mg
  • Seng (Zn): 0,1 mg
  • Thiamin (Vitamin B1): 0,03 mg
  • Riboflavin (Vitamin B2): 0,03 mg
  • Niacin: 0,3 mg
  • Vitamin C: 5 mg

Beragam Manfaat Buah Manggis untuk Kesehatan 

  • Melindungi dari Radikal Bebas

Salah satu manfaat buah manggis yang besar adalah sifat antioksidannya. Senyawa antioksidan dapat menetralisir kerusakan yang bisa saja terjadi akibat radikal bebas. Kerusakan tersebut memiliki hubungan dengan berbagai penyakit kronis.

Antioksidan dimiliki buah manggis berkat beberapa nutrisi yang erat dengannya. Beberapa di antaranya adalah vitamin C dan folat. Tak sampai disitu saja. Si “ratu buah” ini juga memiliki senyawa tanaman unik bernama xanthone. Senyawa ini dikenal punya sifat antioksidan yang kuat.

Beberapa studi menyebutkan kalau aktivitas antioksidan dari xanthone ini menciptakan efek anti-inflamasi, anti-kanker, anti-penuaan, hingga anti-diabetes.

  • Mengurangi Inflamasi

Anti-inflamasi merupakan salah satu kelebihan yang dimiliki senyawa xanthone. Sifat inilah yang menjadikan buah manggis dapat menurunkan inflamasi.

Dari sebuah studi, disimpulkan bahwa xanthone mempunyai efek anti-inflamasi yang punya potensi menurunkan risiko penyakit inflamasi. Penyakit tersebut di antaranya adalah penyakit jantung dan diabetes.

Buah berdaging putih ini juga kaya akan serat. Riset lainnya menyebutkan kalau serat makanan yang tinggi membantu menurunkan respon inflamasi di tubuh. 

  • Menjauhkan dari Risiko Kanker 

Dalam penelitian yang dilakukan pada suatu kelompok populasi, diketahui kalau orang-orang yang menjaga pola makan baik memiliki penurunan terkena risiko kanker. Hal tersebut dibarengi dengan banyak memakan sayuran dan buah seperti manggis.

Senyawa tanaman tertentu dalam manggis, termasuk xanthone, memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Kedua sifat tersebut membantu melawan perkembangan dan penyebaran sel kanker.

Beberapa tes tabung reaksi mengungkapkan kalau xanthone dapat menghalau perkembangan sel kanker. Sel-sel tersebut termasuk dalam penyebab kanker payudara, usus, dan paru-paru. Studi lainnya menyebutkan bila senyawa ini dapat memperlambat perkembangan kanker usus dan payudara pada tikus-tikus percobaan.

  • Dapat Menurunkan Berat Badan

Salah satu manfaat buah manggis yang dicari ialah menurunkan berat badan. Sebuah studi mendukung pernyataan tersebut. Lewat penemuannya, terdapat penurunan berat badan secara signifikan pada tikus percobaan yang diberi suplemen manggis.

Penelitian lainnya juga menemukan kalau orang-orang yang menambahkan dua gelas jus manggis sebanyak 90-270 ml pada menu hariannya dapat menurunkan indeks massa tubuhnya daripada mereka yang sama sekali tidak mengonsumsinya.

Beberapa ahli pun menduga kalau sifat anti-inflamasi pada manggis berkaitan erat dengan hal ini. Sebab, sifat buah manggis tersebut bisa meningkatkan metabolisme lemak dan mencegah penambahan berat badan.

5. Mengontrol Gula Darah

Gula darah yang terus dibiarkan tinggi dapat memicu komplikasi berbahaya. Sebut saja kerusakan pada mata, ginjal, saraf, jantung, dan sistem pembuluh darah perifer. Di sinilah peran manggis, terutama senyawa xanthone di dalamnya bekerja. Xanthone dipercaya mampu memelihara tingkat gula darah yang sehat.

Salah satu studi dalam laman PubMed pernah mengambil beberapa wanita pengidap obesitas sebagai sampel. Dari sana, ditemukan bahwa mereka yang memperoleh asupan ekstrak buah manggis per hari terpantau memiliki pengurangan pada resistensi insulin. Kondisi ini merupakan faktor risiko seseorang terkena diabetes.

Serat di dalam buah manggis juga baik dalam mendorong gula darah yang stabil. Pengendalian diabetes lewat nutrisi tersebut pun mungkin terjadi.

6. Menjaga Sistem Imun

Vitamin C dan serat dikenal baik dalam melindungi kesehatan sistem imun. Keduanya juga dapat ditemukan dalam buah berdaun tebal tersebut.

Keberadaan nutrisi serat dalam tubuh dapat membantu bakteri baik di dalam usus. Bakteri-bakteri tersebut sangat diperlukan dalam imunitas tubuh. Nutrisi lainnya, yaitu vitamin C, memiliki fungsi penting terhadap banyak sel imun. Dan, vitamin C pun menyimpan sifat antioksidan.

Selain berguna untuk bakteri baik, manggis juga dapat melawan keberadaan bakteri berbahaya. Penemuan dari beberapa riset tersebut disimpulkan dari senyawa tanaman manggis yang memiliki sifat anti-bakteri.

Dalam studi lainnya, beberapa orang yang mengonsumsi suplemen buah manggis dites. Hasilnya, orang-orang tersebut mengalami penurunan tanda inflamasi dan mendapat kenaikan yang besar pada kesehatan sistem imunnya.

7. Pendukung Perawatan Kulit

Buah manggis juga memiliki manfaat yang berguna dalam kecantikan kulit. Sifat antibakteri dan antimikroba jadi kunci dari khasiat tersebut. Adanya xanthone pun menambah fungsi manggis dalam menghasilkan kulit yang terawat.

Berbagai komposisi di atas dapat menurunkan beberapa risiko penyakit kulit dengan memperbaiki sel yang rusak. Kekayaan vitamin C yang dikandungnya juga menjadi faktor pendukung kulit sehat.

Studi lainnya menemukan kalau ekstrak kulit manggis memberikan perlindungan melawan radiasi ultraviolet-B (UVB) terhadap kulit.

UVB yang berasal dari paparan sinar matahari merupakan penyebab kerusakan kulit yang umum hingga penyebab terbesar dari kanker kulit dan tanda-tanda penuaan. Tanda penuaan juga disebabkan radikal bebas. Peran antioksidan pun berguna melawannya. Ia juga dapat menghindari tanda penuaan seperti kerutan di wajah.

Penemuan lainnya menyatakan orang yang melakukan perawatan harian dengan ekstrak manggis mengalami peningkatan yang signifikan pada elastisitas kulitnya. Selain itu, terjadi juga penekanan pada penambahan senyawa yang dikenal dapat mempercepat penuaan kulit.

Tak jarang, buah manggis digunakan sebagai obat tradisional untuk melawan jerawat. Kemampuannya untuk melawan radikal bebas dan menekan pertumbuhan sitokinin dapat menghindari munculnya jerawat. Sitokin merupakan salah satu pemicu utama perkembangan jerawat.

8. Mengatasi Permasalahan di Perut

Kandungan serat yang banyak di dalam manggis efektif dalam mengatasi masalah pencernaan, seperti sembelit. Pericarp dan kulit manggis dipercaya memiliki kegunaan dalam meredakan diare dan disentri.

Serat yang tinggi juga baik dalam memberi fungsi prebiotik. Fungsi ini membantu bakteri usus memproduksi nutrisi untuk sel usus. Usus yang ternutrisi tentunya berdampak pada sistem pencernaan yang sehat.

9. Mengontrol Tekanan Darah 

Kekayaan kalium, tembaga, magnesium, dan mangan pada buah manggis sangat baik untuk mengatur tekanan darah. Mineral seperti kalium dapat menyingkirkan efek negatif dari kadar garam yang berlebih.

Keberadaan mineral pada buah manggis juga baik dalam mendukung kesehatan jantung hingga seimbangnya tingkat kolesterol di dalam tubuh. Manfaat tersebut didapatkan karena nutrisi manggis menjaga detak jantung normal. Risiko serangan koroner pun dapat terhindar bila mengonsumsi buah manggis.

10. Meredakan Masalah Menstruasi 

Negara dengan panen manggis yang besar, seperti Indonesia dan Malaysia, menggunakan akar manggis untuk meredakan gejala PMS hingga mengatur siklus menstruasi. Walau begitu, belum ada penelitian lanjut untuk mendukung kebenaran manfaat tersebut.

Itulah ragam manfaat buah manggis yang perlu Anda ketahui. Dari banyaknya manfaat tersebut, menambahkan buah manggis ke dalam pola makan yang sehat akan menjadi pilihan yang tepat. Terlebih, buah manis ini sangat mudah ditemukan di Indonesia yang beriklim tropis.

Baca juga:

5 Macam Makanan untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi

10 Buah dan Sayuran yang Kaya Antioksidan 

Buah-Buahan yang Mengandung Asam Folat

Ingin tahu apakah makanan yang Anda konsumsi sudah memenuhi kebutuhan gizi harian? Unduh aplikasi Jovee sekarang! Dengan Jovee, Anda dapat melihat rekomendasi suplemen sesuai dengan kebutuhan personal Anda.

 

Penulis: Arofah Hafizh A.

 

Referensi:

Britannica. n.d. Mangosteen: tree and fruit.

Ansley H. 2019. 11 Health Benefits of Mangosteen (And How to Eat It).

MIchelle M. dan Madhu B. 2020. Hyperglycemia.

Sushmita S. 2017. 8 Incredible Benefits of Mangosteen, The Queen of Fruits.

Arlene S. 2016. The 19 Best Prebiotic Foods You Should Eat.

RxList. n.d. Mangosteen.

Brands