fbpx

Manfaat Buah Pir Untuk Ibu Hamil dan Penyajiannya

by | Jan 5, 2021 | Makanan Sehat | 0 comments

The Australian Dietary Guidelines memasukkan pir sebagai salah satu buah yang dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil. Dalam pemenuhan angka kecukupan gizi (AKG) per 100 gram, buah pir menyimpan vitamin lengkap, termasuk folat yang dikenal sebagai nutrisi esensial ibu hamil. Lalu, dengan banyaknya komposisi yang baik, apa sebenarnya manfaat buah pir untuk ibu hamil?

Manfaat Buah Pir Untuk Ibu Hamil

Buah pir merupakan sumber makanan yang baik untuk nutrisi vitamin C dan serat. Selain itu, buah ini sangat rendah komposisi lemak jenuh. Kolesterol dan sodium juga tidak banyak terdapat di dalam buah dengan rasa yang manis ini.

1. Pelengkap Kebutuhan Vitamin C

Meski vitamin C di dalamnya tidak sebanyak buah sitrus, kiwi, atau bahkan pepaya, buah pir dapat menjadi sumber pelengkap vitamin C yang cukup untuk ibu hamil. Nutrisi ini dapat memberi beberapa keuntungan bagi ibu hamil dan kandungannya. 

Vitamin C diperlukan untuk perbaikan jaringan dan penyembuhan luka. Ia pun dapat membantu perkembangan tulang dan otak bayi. Nutrisi ini pun bekerja meningkatkan imunitas tubuh dan membantu produksi kolagen untuk kebaikan kulit. Imunitas tubuh juga bisa ditingkatkan dengan memenuhi kebutuhan vitamin C. 

Tidak sampai di situ saja, vitamin C memiliki fungsi penting lainnya dalam mendukung penyerapan zat besi. Dengan kata lain, ibu hamil yang mengonsumsi buah pir bisa terhindar dari kekurangan zat besi yang berujung pada anemia. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala kelelahan, sakit kepala, sesak nafas, dan lemah pada ibu hamil. 

2. Baik Untuk Penderita Diabetes Gestasional

Diabetes gestasional merupakan tipe diabetes yang muncul pada masa kehamilan. Penyakit ini muncul karena hormon yang diproduksi pada masa kehamilan menghalangi aktivitas insulin di dalam tubuh. Insulin yang seharusnya mengontrol jumlah gula darah (glukosa) pun tidak bekerja dengan semestinya dan terjadilah lonjakan gula darah.

Kelebihan gula darah itu bisa memengaruhi kandungan sehingga bayi harus ikut memproduksi banyak insulin untuk mengatasinya. Hal ini bisa berdampak pada pertumbuhan bayi yang besar dari normal dan membuat proses kelahiran menjadi sulit.

Ibu hamil yang terkena diabetes gestasional dapat menanganinya dengan pola makan yang sehat dan latihan rutin. Terkadang gaya hidup sehat tidak dapat mengontrol level glukosa, injeksi insulin atau tablet (Metformin) perlu diberikan. 

Ibu hamil bisa memilih makanan dengan indeks glikemik yang rendah. Dengan begitu, makanan yang masuk ke tubuh tidak akan langsung dicerna dan menambah gula darah dengan cepat. 

Sesuai data NHS, pir merupakan salah satu sumber makanan terbaik dan sering dipilih bagi penderita diabetes gestasional karena indeks glikemiknya yang rendah. Apalagi, pir menyimpan serat yang cukup untuk membuat ibu bisa kenyang lebih lama.

3. Menjaga Berat Badan 

Menjaga berat badan saat masa kehamilan adalah hal yang perlu dilakukan ibu hamil. Penurunan maupun kenaikan berat badan secara signifikan sebaiknya dihindari. 

Untuk menjaga berat badan, makanan berlemak pun harus dikurangi, terutama lemak jenuh (hewani) yang umumnya dikaitkan dengan penyakit jantung dan penghambat efisiensi kerja insulin. Tidak hanya itu, semua lemak sangat tinggi kandungan kalorinya. Karenanya, lemak harus dibatasi supaya ibu hamil tidak naik berat begitu cepat atau kelebihan berat badan di awal masa kehamilan. 

Buah pir dapat menjadi solusi untuk mencegah kelebihan berat badan serta menyeimbangkan berat badan karena buah pir mengandung sangat sedikit lemak jenuh. Dan lagi, buah yang pertama diperkenalkan bangsa Eropa ini punya komponen serat yang membantu mengatur proses pencernaan yang lancar. 

4. Melawan Sembelit

Selain menjaga kelancaran pencernaan, serat di dalam buah pir juga memiliki peranan dalam mengatasi masalah sembelit yang umum dialami para ibu hamil. Sembelit pun juga akan semakin parah jika ibu hamil mengonsumsi suplemen zat besi. 

Buah pir mengandung pektin, jenis serat yang larut dan berperan besar dalam sistem pencernaan. Pektin sendiri sering dijumpai pada buah apel. Ia akan bereaksi saat bercampur dengan air di dalam usus dan membentuk zat seperti gel yang memudahkan pergerakan usus. Serat pektin dipercaya dapat meredakan penyakit pencernaan, seperti diare dan sembelit.

5. Membantu Melawan Infeksi 

Pencegahan terhadap penyakit infeksi adalah salah satu manfaat buah pir untuk ibu hamil. Penyakit akibat infeksi itu termasuk demam, batuk, dan flu. Buah pir juga memiliki fungsi penting dalam menangani hepatitis dan infeksi paru-paru seperti bronkitis dan radang paru-paru. Manfaat pir ini ada berkat kandungan vitamin C yang banyak terdapat di dalamnya.

6. Mencegah Cacat Tabung Saraf Pada Bayi

Meski jumlahnya tidak banyak, folat yang tersimpan di buah pir sangatlah dibutuhkan ibu hamil, terutama saat trimester pertama kehamilan. Nutrisi dengan nama lain vitamin B9 ini punya peran menghindarkan bayi dalam kandungan dari cacat tabung saraf. 

Cacat tabung saraf adalah penyakit cacat pada bagian otak, tulang belakang, atau sumsum tulang belakang pada bayi yang baru lahir. Kondisi ini terjadi pada bulan pertama kehamilan bahkan sebelum wanita tahu bahwa ia telah hamil. Tipe paling umum dari kelainan ini adalah spina bifida dan anencephaly. Hal ini sangat berbahaya, khususnya pada anencephaly, sebab bayi yang lahir bisa hidup sebentar atau langsung meninggal setelahnya. 

Karena alasan di atas, banyak dokter yang menyarankan agar para wanita selalu mencukupi kebutuhan folat atau asam folat bahkan sebelum mereka mendapatkan kehamilan.

7. Punya Sifat Antiemetik

Buah pir punya manfaat yang mirip obat antiemetik selagi memberi pemulihan terhadap perut yang sakit. Sifat antiemetik ini mampu meredakan rasa mual dan muntah yang lazim ditemui pada ibu hamil. Kondisi mual tersebut sering disebut morning sickness

Pengobatan antiemetik bekerja dengan cara menahan neurotransmitter sebagai bahan kimia yang membawa informasi tentang rasa mual ke otak. Penghambatan ini pun akan membuat ibu hamil terlepas dari gejala mual dan muntah. Buah pir juga bisa mengobati mual akibat mabuk darat dan infeksi virus serta bakteri penyebab flu perut.

8. Meminimalisir Pembengkakan

Menyantap jumlah buah pir sesuai anjuran dapat memenuhi kebutuhan kobalt. Elemen ini (dan vitamin C) membantu dalam penyerapan zat besi. Buah pir juga mampu membuat ginjal mengeluarkan lebih banyak air. Proses ini penting mengingat air yang berlebihan pada ibu hamil bisa memicu penumpukan dan pembengkakan pada area kaki atau edema.

Kandungan sodium yang rendah pada buah pir juga baik untuk mencegah kelebihan zat tersebut. Kadar sodium yang melonjak dapat memicu pembengkakan yang terjadi karena tubuh mencoba menampung tambahan air agar dapat mengeluarkan kelebihan sodium.

9. Membantu Memperkuat Tulang

Manfaat buah pir untuk ibu hamil juga terletak di komposisi kalsiumnya. Penambahan buah pir dengan sumber kalsium lainnya akan membantu memenuhi kebutuhan asupan mineral tersebut.

Kalsium adalah nutrisi yang penting, tidak hanya bagi ibu hamil tapi wanita pada umumnya. Mineral ini berguna bagi pembentukan tulang dan gigi bayi serta memelihara kesehatan seluruh tulang di tubuh. 

Karena hal ini pula, ibu hamil perlu melengkapi kebutuhan kalsium yang meningkat disebabkan bayi yang ikut menyerap kalsium dari tubuh ibunya. Jadi, bukan tidak mungkin bila ibu hamil bisa cepat mengalami kerapuhan tulang dan menambah risiko osteoporosis di kemudian hari.

10. Sumber Elektrolit Tubuh

Kalium merupakan salah satu nutrisi yang tinggi di dalam buah pir. Mineral ini punya fungsi utama sebagai sumber elektrolit di dalam tubuh. Elektrolit ini kemudian digunakan untuk menyeimbangkan cairan dan tingkat pH tubuh. Selain itu, elektrolit terlibat dalam membawa nutrisi ke dalam sel dan membuang sisa zat ke luar sel. Ia berperan pula untuk menjaga kinerja saraf, otot, jantung, dan otak.

Darah merupakan tempat elektrolit dapat ditemukan. Pada ibu hamil, volume darah akan melebar sampai 50% sehingga ibu butuh asupan sumber elektrolit dari berbagai mineral seperti kalium.

Panduan Penyajian Buah Pir

manfaat-buah-pir-untuk-ibu-hamil

Berapa Buah yang Sebaiknya Dikonsumsi?

Berdasarkan anjuran The Australian Dietary Guidelines, ibu hamil sebaiknya menyantap buah pir (dan juga buah yang disarankan lainnya) dalam penyajian sebanyak 150 gram (350 kj). Jika disederhanakan, ibu hamil dapat memakan dua buah pir per harinya. Saran ini juga berlaku bagi wanita dalam masa promil dan sedang menyusui. 

Terkadang, ibu hamil bisa mengonsumsi buah pir dalam olahan jus setengah cup (125 ml) tanpa tambahan gula atau bahkan pir kering dalam penyajian 30 gram.

Yang Harus Diperhatikan Ketika Menyajikan Buah Pir

Meskipun buah pir tidak memiliki efek samping terhadap ibu hamil, makanlah buah ini dalam jumlah yang sewajarnya. Dan walaupun buah pir punya indeks glikemik yang rendah, konsumsi secara berlebihan juga dapat menaikkan gula darah sehingga tidak baik bagi penderita diabetes. 

Hindari pula buah pir yang belum matang karena ada kandungan serat padatnya. Hal ini bisa membuat perut sakit hingga menyebabkan muntah dan diare. Sebagai tambahan, makanlah pir berwarna merah, jingga, dan kuning yang mudah dicerna dan tidak membahayakan perut.

Ada begitu banyak manfaat buah pir untuk ibu hamil. Hal ini pula yang menjadikan buah ini mudah dijadikan pelengkap bagi kebutuhan nutrisi ibu hamil. Apalagi ibu hamil memang memerlukan nutrisi ekstra bagi dirinya dan kandungannya.

Baca juga:

Buah-Buahan yang Mengandung Asam Folat

Beragam Buah yang Tidak Dianjurkan untuk Ibu Hamil

7 Buah dengan Kandungan Vitamin C Tinggi

Ingin tahu manfaat buah lainnya? Simak berbagai artikel Jovee dan unduh aplikasinya sekarang! Dengan Jovee, kamu juga dapat melihat rekomendasi suplemen sesuai kebutuhan personalmu.

Penulis: Arofah Hafizh A.

 

Referensi:

The Australian Dietary Guidelines. n.d. Healthy Eating During Your Pregnancy: Advice on Eating for You and Your Baby. 

NutritionData. n.d. Pears, raw [Includes USDA commodity food A435].

Malachi R. 2019. Is It Safe To Eat Pears During Pregnancy?

NHS. n.d. Healthy Eating for Gestational Diabetes.

Britannica. 2020. Pear.

Wong C. 2020. The Health Benefits of Apple Pectin.

MedlinePlus. n.d. Neural Tube Defects.

Johnson J. 2020. Types And Side Effects Of Antiemetic Drugs.

NHS. 2018. Swollen Ankles, Feet And Fingers In Pregnancy.

Masters M. 2020. How Much Salt Should You Eat During Pregnancy?

Walsh K. 2020. How Much Calcium Do You Need During Pregnancy?

Stewart D.H. n.d. Potassium In Your Pregnancy Diet.

MedlinePlus. n.d. Fluid and Electrolyte Balance.

Walsh K. 2020. How Much Vitamin C Do You Need During Pregnancy?

Brands