fbpx

Manfaat Olahraga bagi Kesehatan Tubuh Anak

by | Sep 15, 2020 | Gaya Hidup Sehat | 0 comments

Sudah banyak bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa olahraga adalah kunci penting untuk mencegah risiko diabetes, stroke, berbagai penyakit jantung, sampai kanker. Studi juga menemukan peran olahraga dalam meningkatkan self-esteem, kepercayaan diri, mood, kualitas tidur, mengelola stres, dan mencegah depresi serta demensia. Inilah sebabnya, olahraga perlu dilakukan sejak masa kanak-kanak. Lantas, apa saja, sih, manfaat olahraga untuk anak?

 

Berbagai manfaat olahraga untuk kesehatan anak

Kemajuan zaman dan teknologi membuat kebanyakan orang cenderung jadi kurang gerak, termasuk anak-anak dan remaja. Anak-anak yang sedari kecil sudah jarang dan tidak pernah berolahraga, kemungkinan akan terus begitu sampai dewasa. Hal ini otomatis akan meningkatkan risiko gangguan jantung dan penyakit kronis lainnya. 

Aktivitas fisik atau olahraga tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, melainkan juga berdampak positif terhadap fungsi otak serta mentalnya. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), seorang anak membutuhkan olahraga selama, setidaknya 60 menit setiap hari. 

Total 60 menit tersebut bisa dibagi menjadi beberapa waktu olahraga. Sebagai contoh, Anda mengajak si kecil jalan pagi selama 30 menit lalu 30 menit sisanya dilakukan dengan bersepeda di sore hari.

Bentuk olahraga yang dianjurkan untuk anak-anak dan remaja, antara lain jogging, olahraga aerobik, berlari, naik sepeda cepat, berjalan menanjak, dan bela diri. Semua jenis olahraga ini disebut sebagai vigorous-intensity activity, yang dapat membakar energi > 7 kilokalori (kcal) per menit. 

Sementara olahraga dengan intensitas sedang menggunakan energi sekitar 3,5 – 7 kcal per menit. Contoh dari olahraga jenis ini antara lain berjalan hingga berjalan cepat, senam, dan naik sepeda santai.

Tim dokter Jovee, dr. Irma Lidia menjelaskan bahwa, seperti orang dewasa, ada 3 tipe olahraga atau latihan fisik yang dapat dilakukan anak-anak, yakni:

  • Aerobik yang meningkatkan denyut jantung. Aktivitas ini dilakukan selama 60 menit per hari, misalnya dengan jalan ke sekolah, menari, dan berenang.
  • Penguatan otot yang dilakukan 3 kali seminggu. Contohnya adalah push up, permainan tarik tambang, dan memanjat pohon.
  • Angkat beban atau weight bearing exercise setidaknya 3 kali seminggu. Jenis aktivitas ini bertujuan untuk melatih kekuatannya dengan melompat, lari, dan lompat tali.

 

Manfaat olahraga bagi kesehatan fisik si kecil

  • Meningkatkan lean body mass, yaitu adalah berat seluruh komponen yang ada dalam tubuh (cairan, tulang, organ, dan otot)
  • Menambah kepadatan dan kekuatan tulang
  • Menguatkan otot
  • Menjaga berat badan
  • Mencegah risiko obesitas
  • Memelihara dan mengoptimalkan fungsi serta kesehatan jantung
  • Memperlancar peredaran darah
  • Mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2, hipertensi penyakit jantung, osteoporosis

 

Manfaat olahraga bagi kesehatan kognitif dan mental si kecil

Tidak cuma kesehatan fisik, olahraga pun bermanfaat untuk fungsi kognitif dan psikologis anak. Apa saja, ya?

  • Meningkatkan daya ingat, konsentrasi serta kemampuan fokus
  • Meningkatkan percaya diri
  • Mencegah depresi
  • Mengurangi stres dan memberikan rasa bahagia
  • Membentuk karakter dan melatih kecerdasan
  • Mencegah perilaku “nakal” dengan menyalurkan energinya saat olahraga

 

Pentingnya olahraga untuk anak berdasarkan usianya

olahraga untuk anak

1. Anak usia 1 – 4 tahun

Idealnya, anak-anak usia ini sudah dapat berjalan, berlari, dan melompat. Pada masa ini, olahraga diperlukan untuk memperkuat kemampuan dasar motor kasar. Selanjutnya, aktivitas fisik melatih fungsi dan kemampuan motorik halus, koordinasi mata dan tangan, keseimbangan, dan ritme gerak fisik. 

Jenis olahraga anak usia 1 – 4 tahun adalah bermain secara aktif seperti berjalan, berlari, memanjat, dan lainnya. Si kecil pun dapat melakukan interactive guided play atau bermain interaktif dengan arahan seperti latihan menari.

Sebuah penelitian di Iowa, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa anak-anak yang secara aktif bermain memperlihatkan pertumbuhan dan perkembangan tulang yang optimal. Banyak penelitian lain yang membuktikan bahwa bermain aktif mencegah anak dari kelebihan berat badan dan obesitas.

 

2. Anak usia 5 – 10 tahun 

Di usia ini, anak sudah lebih lincah dan dapat melakukan permainan yang lebih bervariasi. Untuk melatih fokus dan kemampuan berpikirnya, bentuk olahraga yang dapat dilakukan adalah permainan yang menggunakan sedikit instruksi. Misalnya, bermain sepak bola yang memerlukan aktivitas lebih kompleks dan keterampilan kognitif, serta perlu bekerja sama dalam tim.

Perbanyak kegiatan berupa aktivitas fisik berulang-ulang dan hindari gerakan yang terlalu kompleks. dan dapat melatih keterampilan berpikir. Kegiatan yang dilakukan antara lain berlari, berenang, melempar, dan menangkap bola. 

 

3. Remaja usia 11 – 21 tahun

Usia ini sudah tergolong masa remaja. Bagi remaja, olahraga juga akan membentuk otot, meningkatkan kekuatan tulang, dan mengurangi lemak tubuh. Selain itu, olahraga dapat mengurangi depresi, cemas, serta meningkatkan percaya diri. Jenis olahraga yang bersifat kompetitif merupakan tantangan tersendiri bagi remaja, misalnya tenis. Contoh olahraga lain yang bisa dilakukan remaja ialah senam, lompat tali, sit up, push up, dan senam serta berenang.

 

Tips olahraga untuk si kecil

Hal yang penting dan paling utama adalah banyak menggantikan cairan yang hilang. Untuk menghindari dehidrasi, Anda perlu memastikan anak untuk meminum air sebelum merasa haus. Sebaiknya, si kecil minum cairan yang sejuk (bukan dingin), sebelum, selama dan setelah olahraga. Jumlah yang dianjurkan adalah sekitar 200 – 250 cc atau 1 gelas, setiap 20 menit berolahraga.

Jangan lupa juga untuk mengajarkan anak melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan menggunakan pelindung, seperti helm guna mencegah cedera. Jika anak Anda memiliki masalah kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter jenis olahraga yang sesuai dengan usia dan kondisi tubuhnya. Libatkan mereka untuk memilih bentuk aktivitasnya sendiri.

Itulah beberapa manfaat olahraga untuk anak, baik bagi kesehatan fisik maupun mentalnya. Imbangi olahraga anak dengan konsumsi makanan sehat serta bergizi seimbang. Dengan begitu, kesehatannya benar-benar terjaga dan risiko infeksi pun bisa dikurangi.

Ingin mengetahui informasi kesehatan terpercaya? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

 

Ditulis oleh: Alifia Daariy

 

Referensi

IDAI. 2014. Manfaat Olahraga bagi Kesehatan Anak dan Remaja.

NHS Great Ormond Street Hospital for Children. 2013. Exercise for children and young people.

CDC. 2020. Physical Activity Facts.

Beli di Aplikasi Jovee

Aplikasi Jovee berbasis data science.
Cukup jawab beberapa pertanyaan, dan Jovee akan merekomendasikan beberapa paket sesuai kebutuhan dan gaya hidup Anda

Belanja di Jovee Shop

Jovee Shop menawarkan paket suplemen dalam bentuk sachet untuk konsumsi 30 hari atau 7 hari. Suplemen dari Jovee adalah suplemen terbaik, asli dan berlisensi dari partner domestik dan internasional