fbpx
BerandaGaya Hidup SehatMengapa Payudara Ibu Terasa Sakit Saat Menyusui?

Air susu ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik untuk bayi berusia 1 tahun ke bawah. ASI juga satu-satunya makanan yang bisa dicerna bayi karena sistem pencernaannya belum berkembang optimal. Banyak sekali manfaat dari menyusui eksklusif yang akan didapatkan oleh bayi dan Anda, sebagai ibu. Sayangnya, menyusui bayi bisa jadi pengalaman yang tidak mengenakkan jika payudara ibu terasa sakit. Apa yang menyebabkan payudara tersebut bisa nyeri? Bagaimana cara mengatasinya?

payudara-terasa-sakit-saat-menyusui

6 Penyebab rasa sakit yang muncul saat menyusui

Ada banyak ibu, terutama ibu baru, yang merasa sakit saat menyusui bayinya. Setelah melahirkan, khususnya di minggu pertama, sebagian wanita tidak langsung bisa menyusui bayi dengan lancar. Rasa sakit pada payudara ini biasanya akan sangat terasa saat air susu ibu keluar dari puting. Tapi tenang saja, Anda bisa mengobati rasa sakit ini dan kembali menyusui dengan nyaman.

Nah, sebelum mengatasinya, Anda tentunya perlu mengetahui hal-hal yang mengakibatkan nyeri payudara. Sejumlah kondisi yang menyebabkan payudara terasa sakit saat menyusui adalah:

1. Payudara bengkak

Pembengkakan payudara bisa disebabkan oleh ASI yang dihasilkan lebih banyak daripada yang dikeluarkan. Akibatnya, terjadi penumpukan susu di payudara. Biasanya, kondisi ini menjadi masalah di awal masa menyusui. Penumpukan ASI tersebut akan menimbulkan pembengkakan serta nyeri pada payudara.

“Untuk meredakan ketidaknyamanan pembengkakan, selain dengan menyusui bayi (bila bayi sudah kenyang) bisa mencoba dengan memeras sedikit ASI dengan tangan. Nggak perlu sampai habis karena ini akan membuat ASI diproduksi lebih banyak, tapi keluarkan sedikit sampai merasa cukup nyaman.” pesan dr Irma Lidia, tim dokter Jovee.

Meningkatnya produksi ASI juga berkontribusi terhadap payudara yang sakit saat menyusui. Akan tetapi, rasa nyeri ini perlahan akan hilang sendiri (sekitar 3 bulan pertama) saat payudara ibu sudah bisa memproduksi susu sesuai dengan kebutuhan asupan bayi.

Bengkaknya payudara ini pun dapat menjadi masalah saat frekuensi menyusui si kecil menurun. Bila tidak segera diatasi, bengkak bisa tambah parah dan berujung pada mastitis atau abses payudara.

2. Kelainan tongue-tie pada bayi

Tongue-tie adalah suatu kelainan bawaan pada mulut yang menyebabkan bayi tidak leluasa menggerakkan lidahnya. Kondisi ini bisa membuatnya tidak dapat mengisap payudara dengan baik. Alhasil, payudara ibu jadi nyeri saat menyusui.

3. Posisi menyusui kurang tepat

Nyeri puting saat pertama kali menyusui itu sebetulnya wajar terjadi. Akan tetapi, bila nyeri berlangsung lebih dari 1 menit, mungkin posisi menyusui Anda belum benar. Misalnya saja, mulut bayi yang tidak melekat dengan tepat di puting payudara, sehingga memicu pembengkakan dan rasa nyeri.

Lalu, posisi yang tepat itu seperti apa? Hidung dan dagu bayi biasanya akan menyentuh payudara. Dengan begitu, seluruh areola atau bagian sekitar puting yang berwarna cokelat akan masuk ke dalam mulut bayi. Anda dapat menunggu si kecil membuka mulutnya lebar-lebar untuk menata ulang posisi menyusui.

4. Puting Anda kering dan lecet

Puting yang kering mungkin juga menyebabkan sakit pada masa awal Anda menyusui. Bagi Anda yang baru pertama kali menyusui, puting lecet atau luka itu hal yang normal. Walau begitu, bukan berarti Anda boleh menyepelekan masalah ini.

Penyebab dari puting payudara lecet saat menyusui bisa bermacam-macam. Posisi menyusu bayi yang tidak benar adalah salah satunya. Kalau mulut bayi tidak menempel dengan baik, ia akan mengisap atau menarik puting terlalu dalam. Hasilnya, puting jadi lecet dan timbul rasa nyeri. Makanya, luka pada payudara bisa menjadi tanda bahwa posisi menyusui Anda kurang tepat.

Puting yang lecet pun dapat diakibatkan kulit kering dan infeksi jamur. Kondisi ini dapat menyebabkan adanya darah yang ikut keluar saat Ibu menyusui atau memompa ASI.

Untuk mengatasinya, Anda bisa membersihkan puting saat mandi dan mengoleskan krim pelembab berbahan dasar lanolin dapat dioleskan saat tidak menyusui. Krim tersebut didapatkan dengan resep dokter.

Anda juga perlu mengenakan baju yang longgar dan memastikan bayi menyusu dengan cara dan posisi yang benar. Umumnya puting retak atau kering ini akan reda dalam 2-3 hari.

5. Infeksi jamur

Infeksi ini dapat ditularkan dari mulut bayi yang sedang mengalami sariawan akibat jamur. Sebaiknya Anda dan si kecil segera ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dan penanganan yang tepat.

Gejala masalah yang satu ini biasanya meliputi nyeri, kemerahan, dan gatal dengan atau tanpa ruam pada payudara. Puting yang pecah-pecah, terkelupas, bahkan melepuh juga bisa menjadi tanda dari adanya infeksi jamur. Semua tanda-tanda dari masalah tersebut bisa terasa selama maupun saat ibu sedang tidak menyusui.

Sementara pada bayi, infeksi jamur bisa menimbulkan bercak putih atau kemerahan di sekitar mulut. Walaupun tidak selalu dialami oleh setiap ibu dan bayi, infeksi jamur merupakan salah satu masalah menyusui yang tidak boleh dianggap sepele.

6. Mastitis

Mastitis adalah peradangan pada salah satu bagian payudara. Kondisi ini bisa didasari oleh berbagai hal, seperti pembengkakan dan penyumbatan payudara. Peradangan dan pembengkakan ini dapat berkembang menjadi infeksi.

Gejala mastitis meliputi demam, dan area payudara yang bengkak akan terasa sakit, keras serta kemerahan. Ternyata, Anda dianjurkan untuk tetap menyusui untuk mengeluarkan susu dari payudara. Dengan begitu, peradangan bisa dikurangi. Apabila mastitis tidak juga membaik, konsultasi ke dokter.

Mastitis yang tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan abses, yaitu penumpukan cairan nanah pada payudara.

Penyebab nyeri payudara lain yang mungkin saja terjadi ialah dermatitis, eksim, penggunaan bra yang tidak sesuai, menstruasi, dan penyakit kista payudara.

Bagaimana cara mengatasi payudara yang terasa sakit saat menyusui?

Penanganan nyeri ini tentu berbeda-beda sesuai dengan penyebabnya. Namun, sejumlah hal ini bisa Anda lakukan untuk membantu meredakan rasa sakit saat menyusui di rumah:

  • Kompres payudara dengan air dingin atau hangat
  • Jaga kebersihan dan kelembaban payudara
  • Istirahat cukup dan banyak minum air
  • Minum obat yang dianjurkan oleh dokter
  • Pakai bra berbahan katun dan berukuran pas
  • Susui bayi secara rutin
  • Jangan berhenti menyusui atau memerah susu

Seiring dengan pertumbuhan bayi Anda, ukuran payudara dan puting Anda akan ikut membesar. Masalah menyusui seperti nyeri pun bisa diatasi secara alami. Tetapi, bila nyeri yang Anda alami menghambat pemberian ASI, jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan mencari tahu penyebab dan memberikan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Tetap jaga kesehatan ibu menyusui dengan konsumsi suplemen seperti VITAMIN FOLAMIL GENIO – Multivitamin untuk Nutrisi Otak Ibu Hamil dan Menyusui (Rp 159.600).

Dapatkan suplemen sesuai kebutuhanmu dengan Jovee. Unduh aplikasi Jovee melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Ditulis oleh: Alifia Daariy

Referensi

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

gejala-kanker-ovarium

Kanker Ovarium: Pahami Gejala dan Penyebabnya

Gaya Hidup Sehat   23/11/2022
infeksi-superbug

Infeksi Superbug: Bakteri Super yang Kebal Antibiotik

Gaya Hidup Sehat   16/11/2022
dampak-resistensi-antibiotik

Dampak Resistensi Antibiotik: Penyebab, Gejala, Cara Mencegah

Gaya Hidup Sehat   15/11/2022
manfaat-deep-talk

Perkuat Hubungan, Ini 5 Manfaat Deep Talk

Gaya Hidup Sehat   08/11/2022
manfaat-meditasi-pernapasan

Kurangi Stres, Kenali Beragam Manfaat Meditasi Pernapasan

Gaya Hidup Sehat   07/11/2022