fbpx

Mengulik Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan

by | Oct 13, 2020 | Makanan Sehat | 0 comments

Cuka apel, atau yang dikenal juga dengan apple cider vinegar, disebut-sebut sebagai makanan super. Banyak orang mengatakan cuka apel bisa mengatasi gangguan kesehatan apapun, dari menurunkan berat badan hingga masalah kulit. Faktanya, efektivitas cuka apel terhadap masalah kesehatan tersebut belum sepenuhnya terbukti secara ilmiah. Namun, sah-sah saja bila Anda ingin mengonsumsi cuka apel sebagai bagian dari diet sehat. Lalu, apa sebenarnya manfaat cuka apel ini?

 

Beragam manfaat cuka apel untuk kesehatan tubuh

manfaat-cuka-apel-dan-madu

Cuka apel sebetulnya adalah air perasan apel yang ditambahkan ragi dan bakteri. Setelah didiamkan selama beberapa lama, gula alami yang terdapat pada air apel berubah menjadi alkohol. Proses ini dinamakan fermentasi.

Bakteri yang dimasukkan ke dalam air apel kemudian akan mengubah alkohol menjadi asam asetat. Senyawa itulah yang membuat cuka apel memiliki rasa dan bau asam yang sangat kuat serta menyengat.

Cuka yang diperoleh dari proses fermentasi panjang tersebut juga menyisakan komponen seperti asam asetat, asam gallic, katekin, dan sebaiknya. Berkat kandungan ini, cuka apel bersifat antioksidan dan antibakteri.

Sudah sejak dulu cuka apel digunakan sebagai obat rumahan untuk mengatasi berbagai masalah seperti sakit tenggorokan dan varises. Tapi, belum ada bukti ilmiah yang mendukung hal ini.

Banyak sekali merk cuka apel yang tersedia di pasaran. Secara umum, kandungan dan manfaat cuka apel Tahesta, Braag, ataupun Heinz sama saja. Manfaat cuka apel untuk kesehatan tersebut dikatakan berasal dari gumpalan ragi dan bakteri yang terdapat di dasar botol cuka apel. 

Gumpalan yang dikenal dengan nama “mother” tersebut merupakan probiotik–yaitu mikroorganisme baik yang dapat melancarkan sistem pencernaan. Tetapi, lagi-lagi, penelitian yang mendukung pernyataan ini dianggap belum cukup kuat.

Umumnya, ada beberapa manfaat cuka apel yang banyak diincar masyarakat untuk mendapatkan khasiatnya. Ini dia enam manfaat cuka apel bagi kesehatan.

 

1. Membantu menjaga berat badan

Salah satu manfaat cuka apel yang banyak dipercaya yaitu untuk diet dengan membantu menurunkan berat badan. Sebuah penelitian yang mempelajari efek jangka panjang cuka apel pada kesehatan menemukan bahwa konsumsi cuka apel dapat membantu menurunkan, sedikit, berat badan.

Banyak orang menganggap cuka apel bisa menekan nafsu makan dan membakar lemak. Nyatanya, bukti ilmiah terhadap hal ini masih sangat minim. Bisa dikatakan bahwa manfaat cuka apel untuk menurunkan berat badan adalah mitos belaka.

Fakta yang sebenarnya justru wajib diwaspadai adalah rasanya yang sangat asam dan berisiko menyebabkan masalah pencernaan bagi mereka yang belum terbiasa mengonsumsinya. Selain itu, cuka apel dapat mengiritasi tenggorokan dan merusak gigi, apalagi jika dikonsumsi terlalu sering dan dalam jumlah yang banyak. Cuka apel juga perlu diwaspadai bagi penderita gastroparesis, yaitu kelainan pergerakan lambung yang membuat pengosongan lambung tertunda.

 

2. Mengatasi gangguan sistem pencernaan

Karena sifatnya yang membatasi penyerapan karbohidrat, maka sebagian karbohidrat dan pati yang tidak tercerna kemudian akan menjadi makanan untuk bakteri baik yang terdapat dalam sistem pencernaan Anda. 

Anda disarankan mengonsumsi cuka apel yang belum mengalami proses penyaringan. Biasanya jenis cuka apel ini berwarna coklat keruh dan jika didiamkan akan terbentuk ampas di dasar botol.

Ampas cuka apel kaya akan probiotik dan bakteri-bakteri baik lain yang berperan dalam menyehatkan saluran cerna. Jenis cuka apel ini dapat membantu kerja sistem imun dan bagi sebagian orang bisa mencegah sembelit semakin parah. 

Tidak hanya sembelit, konsumsi cuka apel juga dapat membantu mengatasi gangguan asam lambung dan maag, meskipun hal ini tergantung dari masing-masing orang dan apa penyebab terjadinya maag tersebut.

 

3. Membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes

Cuka apel mungkin bermanfaat sebagai pengontrol kadar gula dalam darah dan kadar insulin pada penderita diabetes. 

Suatu penelitian menilai bahwa cuka apel dapat membantu menekan kadar gula darah dan HbA1c, yaitu salah satu penanda kadar gula darah dalam jangka panjang di dalam tubuh. 

Namun efek ini secara klinis tidak terlalu signifikan, karena penurunan kadar gula darah dan HbA1c yang terjadi, hanya dalam jumlah sedikit.

Meski manfaat ini dinilai sebagai fakta, lebih baik cuka apel jangan dijadikan pilihan utama pengobatan diabetes. Siapa pun yang hendak mengontrol kadar gula darah, dianjurkan untuk berfokus pada diet makanan sehat, bukan hanya mengandalkan cuka apel.

 

4. Menurunkan kadar kolesterol jahat

Kolesterol tinggi bisa meningkatkan risiko seseorang terkena beberapa penyakit, seperti hipertensi dan penyakit jantung. Cuka apel dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat. 

Kenyataannya, manfaat cuka apel tersebut masih sebatas pengujian pada hewan dan belum ada penelitian yang cukup terhadap manusia. 

Meski dianggap menjanjikan, namun pemakaian untuk tujuan tersebut belum direkomendasikan. Penelitian lebih lanjut masih harus dilakukan untuk membuktikannya.

Makanan atau zat-zat tertentu sering kali dianggap berkhasiat baik terhadap kesehatan. Keberadaannya yang sudah lazim di tengah masyarakat turut menguatkan anggapan yang ada. 

Tidak ada salahnya untuk mencari informasi klinis yang valid atau menanyakan kepada dokter terlebih dahulu, untuk mendapatkan kepastian tentang manfaat cuka apel bagi tubuh, sebelum menggunakannya secara rutin.

 

5. Meredakan psoriasis pada kulit kepala

Biasanya, manfaat cuka apel lebih banyak digunakan untuk mengawetkan makanan. Semakin berkembangnya zaman, National Psoriasis Foundation telah berhasil menemukan manfaat cuka apel sebagai obat psoriasis alami, terutama untuk psoriasis pada kulit kepala.

Cuka apel memiliki sifat antiseptik yang dapat membantu mengurangi iritasi dan gatal akibat psoriasis. Beberapa orang bahkan sudah membuktikan adanya penurunan gejala psoriasis setelah merasakan manfaat cuka apel selama beberapa minggu.

Cuka apel pun diyakini berkhasiat bagi kecantikan. Adapun manfaat cuka apel untuk wajah adalah:

  • Menghaluskan kulit
  • Menghilangkan bintik hitam di wajah

Jika terjadi iritasi pada kulit, segera hentikan penggunaan cuka apel tersebut. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin ataupun dokter kecantikan mengenai hal tersebut.

Perlu diingat, bila Anda ingin mengonsumsi cuka apel, pastikan bahwa produk tersebut sudah terdaftar dan memiliki ijin edar dari BPOM. Cuka apel memiliki rasa yang asam sehingga dapat memicu gangguan lambung dan pencernaan bagi beberapa orang yang sensitif. 

Selain itu, konsumsi cuka apel secara berlebihan juga dapat menyebabkan iritasi tenggorokan. Karenanya, cuka apel tidak dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jumlah yang banyak atau terlalu sering.

Baca juga:

6 Manfaat Cuka Sari Apel untuk Kesehatan

Baik untuk Pencernaan, Ini Dia Kekurangan dari Susu Kefir

Menguak Fakta Dibalik Populernya Teh Kombucha

Ingin tahu apakah gaya hidupmu sudah sehat? Unduh aplikasi Jovee! Dengan Jovee anda dapat melihat rekomendasi suplemen sesuai dengan kebutuhan personalmu. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

 

Ditulis oleh: Alifia Daariy

 

Referensi:

Robert HS. (Harvard Health Publishing). 2018. Apple cider vinegar diet: Does it really work?

Jessica M. (Everyday Health). 2020. Apple Cider Vinegar: Benefits, Side Effects, Uses, Dosage, and More.

WebMD. 2019. Apple Cider Vinegar.

Kris G. (Healthline). 2020. 6 Health Benefits of Apple Cider Vinegar, Backed by Science.

Brands