fbpx

Tepat tiap tanggal 3 Maret, warga Indonesia dan dunia memeringati Hari kesehatan Telinga dan Pendengaran. Peringatan ini dilaksanakan guna meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya menjaga kesehatan alat pendengaran kita sehingga kita bisa mencegah gangguan pendengaran hingga ketulian dari waktu sedini mungkin. Lalu, bagaimana cara memelihara kesehatan telinga kita? Berikut Tim Jovee rangkum hal-hal penting yang perlu kamu tahu seputar kesehatan telinga.

 

Alasan Kesehatan Telinga Itu Penting

International Ear Care Day atau Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Sedunia terbentuk pada 2007, tepatnya pada Konferensi Internasional tentang Pencegahan dan Rehabilitasi Gangguan Pendengaran di Beijing. Konferensi tersebut menghasilkan Deklarasi Beijing dan penetapan Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Sedunia pada 3 Maret. Di Indonesia sendiri, peringatan Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Nasional ditetapkan pemerintah pula di tanggal yang sama sejak tahun 2010.

Peringatan ini bukan tanpa sebab, mengingat masih banyak orang yang menyepelekan pentingnya kesehatan alat pendengaran mereka. Bahkan, WHO menyebut bila 60% kasus hilang pendengaran pada anak-anak berasal dari penyebab yang bisa dicegah.

Data WHO pada 2020 menunjukkan bila lebih dari 5% populasi dunia, atau 466 juta orang, mengalami gangguan pendengaran. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah pada 2050 dengan estimasi lebih dari 900 juta orang atau satu dari 10 orang.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, setengah lebih dari kasus gangguan pendengaran pada anak dapat dicegah. Hal ini juga berlaku bagi kita yang masih punya alat pendengaran yang baik. Pencegahan atau penghambatan gangguan telinga terkait umur bisa dilakukan sejak dini kalau kita peduli dan ingin menerapkan cara menjaga kesehatan telinga kita.

 

Penyebab Telinga Mengalami Kerusakan

kesehatan telinga, cara menjaga kesehatan telinga

Kesehatan telinga merupakan hal yang perlu diperhatikan sejak dini. Pasalnya, banyak orang di usia muda yang tidak memerhatikan ataupun melindungi telinganya dengan baik. CDC menyebut bila 5 dari 10 anak muda mendengarkan musik dengan suara yang keras. Di sisi lain, 4 dari 10 anak muda terpapar suara yang sangat keras dalam suatu ajang besar, seperti olahraga dan musik.

 

Suara Berintensitas Tinggi

Intensitas suara dapat diukur dengan satuan desibel (dB). Orang yang mendengarkan suara yang mencapai 85 desibel atau lebih secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan pendengaran atau gangguan lainnya seperti tinnitus (suara berdenging di telinga yang tidak berhenti). Suara dengan desibel yang tinggi tersebut bila didengar dalam waktu yang lama bisa berisiko pada kerusakan di alat pendengaran.

Berikut beberapa contoh suara dengan desibel tinggi yang dapat menyebabkan telinga kehilangan fungsinya:

  • Mesin pemotong rumput. Alat ini bisa mengeluarkan suara hingga 100 dB. Penggunaan dalam jangka panjang bisa membahayakan kesehatan telinga. Karenanya, gunakan penutup telinga (earmuff) ketika menggunakannya.
  • Studio bioskop. Suara speaker di ruangan bioskop memang menjadikan sensasi menonton yang menyenangkan. Namun, suara keras dalam ruangan bioskop bisa membuat telinga rusak. Sebaiknya, kamu duduk jauh dari speaker (dan kalau perlu gunakan earplug). Speaker dalam ruangan bioskop berada di intensitas 70-104 dB.
  • Motor. Suara mesin motor (apalagi motor asal modifikasi) dapat mengeluarkan suara hingga 110 dB. Fungsi pendengaran bisa saja menurun setelah satu jam mengendarai motor. Karenanya, gunakan ear plug dan helm sebelum berkendara.
  • Headphone. Mendengarkan musik menggunakan headphone atau earphone pada volume yang tinggi (sekitar 96-110 dB) bisa menyebabkan telinga rusak dalam waktu beberapa menit setelah menggunakannya. Pastikan selalu memakai headphone dengan volume yang rendah.

Dari kemungkinan paparan suara berintensitas tinggi tiap harinya, kebanyakan orang tidak merasakan tanda telinga sakit atau berdering hingga pada akhirnya pendengaran mereka bermasalah. Jika suara yang keras (seperti saat menggunakan headphone dalam volume yang tinggi) tidak membuatmu merasa terganggu, itu berarti fungsi pendengaranmu sudah mulai terganggu.

 

Bahan Obat dan Kimia 

Selain sumber suara dengan intensitas tinggi, kesehatan telinga juga bisa mengalami kerusakan akibat penggunaan obat atau bahan kimia. Beberapa obat yang dapat menimbulkan efek tersebut misalnya obat malaria (quinine dan chloroquine) dan salisilat seperti aspirin. Meski begitu, kerusakan yang diakibatkan obat-obat tersebut dipercaya hanya berlangsung sementara.

 

Penyakit 

Gangguan pendengaran juga bisa disebabkan penyakit viral, termasuk gondongan, campak, dan rubella. Penyebab kerusakan telinga juga dapat berasal dari bakteri, seperti meningitis dan sifilis. Tumor yang tumbuh di saraf pendengaran, yang dinamakan acoustic neuroma, dapat pula memicu kehilangan pendengaran dan tinnitus. Beberapa penyakit pada ibu hamil, seperti rubella dan sifilis, atau infeksi lainnya dapat pula memicu masalah pendengaran pada bayi saat lahir.

 

Cedera

Gangguan pendengaran dapat diakibatkan juga oleh cedera. Beberapa cedera tersebut adalah cedera kepala yang menimbulkan trauma ke tulang temporal atau pelipis. Gegar otak juga dapat menyebabkan rusaknya pendengaran meski tulang tengkorak tidak pecah.

Ada pula kondisi otitic barotrauma yang terjadi karena perubahan tekanan udara di salah satu sisi gendang telinga sehingga menyebabkan kerusakan telinga. Hal ini bisa terjadi ketika naik atau turun di dalam air terlalu cepat saat menyelam atau scuba diving.

 

Cara Menjaga Kesehatan Telinga

Dilihat dari beberapa penyebab di atas, ada beberapa cara memelihara kesehatan telinga yang bisa kita lakukan.

 

Menghindari Sumber Suara Bising 

Salah satu penyebab kerusakan telinga yang paling besar adalah paparan suara berintensitas tinggi. Kamu bisa mengetahui apakah suara bising dapat merusak telinga jika kamu harus berbicara dengan teman yang jaraknya beberapa kaki dengan suara lantang atau berteriak. Selain itu, ada beberapa cara memelihara kesehatan telinga lainnya dari suara yang berpotensi merusak telinga, di antaranya:

  • Menggunakan peralatan pelindung telinga seperti penyumbat telinga.
  • Menggunakan peredam suara atau ear plug di lingkungan dengan suara bising, seperti klub, perlombaan motor, konser musik rock.
  • Perhatikan apakah peralatan sehari-hari, seperti mesin pemotong rumput, punya suara yang keras sehingga bisa mengganggu kesehatan telinga.

 

Perhatikan Bahan Pengobatan yang Digunakan

Obat-obatan atau bahan kimia yang dapat menimbulkan efek terhadap gangguan pendengaran, seperti aspirin, bisa diminimalisir lewat konsultasi dengan dokter, menggunakan obat sesuai petunjuk, dan datang ke dokter begitu gejala yang tidak wajar muncul ketika menggunakan obat tertentu. Ibu hamil juga perlu memerhatikan obat yang dikonsumsinya. Sebab, penggunaan obat yang salah bisa mengakibatkan bayi lahir dengan masalah pendengaran.

Selain itu, jika kamu bekerja di tempat yang punya kontak langsung dengan bahan kimia, tanyakan petugas kesehatan dan keselamatan kerja untuk mengurangi paparan.

 

Menangani Penyakit yang Berkaitan dengan Pendengaran

Ada beberapa cara merawat telinga dari kerusakan akibat penyakit yang bisa kamu lakukan, di antaranya:

  • Beri anak vaksin sesuai anjuran pemerintah atau lembaga kesehatan. Beberapa vaksin tersebut di antaranya ialah vaksin untuk campak, meningitis, rubella, dan gondongan. Tanyakan dokter untuk ketahui info lebih detail.
  • Jika kamu mengalami tinnitus yang tidak sembuh-sembuh, mintalah segera diagnosa dan perawatan dari dokter.
  • Lindungi diri dari penyakit menular seksual dengan menggunakan pengaman saat melakukan hubungan seksual.

 

Cegah Hal-hal yang Dapat Menyebabkan Cedera Telinga

Cedera atau trauma di bagian kepala, atau reaksi otitic barotrauma saat scuba diving dapat dihindari dengan memerhatikan keselamatan diri dan alat pengaman saat beraktivitas.

  • Gunakan helm ketika naik sepeda atau melakukan olahraga yang bertumpu di kontak fisik.
  • Gunakan sabuk pengaman saat berkendara.
  • Hindari hal-hal yang membuatmu berisiko jatuh dan mengakibatkan cedera kepala, seperti berdiri di bagian paling atas dari tangga lipat.

 

Pahami Fungsi Tahi Telinga

Jangan coba bersihkan telinga dengan memasukkan apa pun ke dalam lubang atau saluran telinga. Hal ini bisa melukai gendang telinga dan kulit telinga yang tipis atau bahkan menekan tahi telinga masuk ke dalam sehingga sulit dikeluarkan dan mengarah ke infeksi.

Tahi telinga sendiri bukanlah tanda telinga yang kotor. Sebaliknya, tahi telinga memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Pelembab kuping alami untuk mencegah bagian dalam kuping menjadi terlalu kering.
  • Menahan kotoran dan debu agar tidak masuk lebih dalam ke saluran kuping.
  • Menghisap sel kulit mati dan serpihan-serpihan.
  • Mencegah bakteri dan organisme penyebab infeksi agar tidak masuk ke kuping bagian dalam.

Ketika tahi kuping menumpuk dan menyebabkan gejala, dokter biasanya akan memberikan cairan over-the-counter untuk mengencerkannya dan membuatnya keluar dari kuping lebih mudah. Proses mengeluarkannya bisa dilakukan dengan memasukkan air sedikit saat sedang mandi. Dokter juga bisa menggunakan alat khusus untuk mengeluarkan tahi kuping.

Selain cara merawat telinga yang telah disebutkan di atas, kamu juga bisa memerhatikan hal-hal berikut guna mengurangi risiko pendengaran yang terganggu atau rusak.

  • Cegah risiko infeksi telinga dengan segera melakukan perawatan bila terkena infeksi saluran pernafasan atas.
  • Hindari berenang di air yang kotor.
  • Bersihkan kuping setelah mandi.

Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Sedunia atau International Ear Care Day bisa dirayakan dengan cara yang simpel, yaitu dengan cara memelihara kesehatan telinga kita sendiri dan mengajarkan orang terdekat kita akan pentingnya fungsi indra pendengaran kita. Tetap rawat telingamu dengan menjauhkan kuping dari sumber suara yang terlalu keras dan hindari pula hal-hal lain yang dapat membuat kupingmu mengalami gangguan atau kerusakan.

 

Baca juga:

Inilah Cara Membersihkan Telinga dengan Aman

Adakah Cara Mengurangi Mata Minus?

Hidung Tersumbat? Berikut 9 Solusinya!

 

Bahagia dan Sehat Bareng Jovee

Temukan informasi kesehatan terpercaya lainnya hanya di Jovee. Download aplikasinya juga untuk mendapatkan suplemen dan vitamin personal dalam kemasan praktis. Kamu juga bisa mengetahui vitamin terbaik lewat konsultasi gratis dengan nutrisionis Jovee.

Penulis: Arofah Hafizh A.

Referensi

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Artikel Terkait

penyebab-pusar-sakit

Waspadai Penyebab Pusar Sakit dan Gejala Penyakitnya

kepala-bergetar

Kenali Penyebab Kepala Bergetar dan Penanganannya

Kesehatan Lainnya   07/04/2021
long-covid

Daftar Vitamin Untuk Long Covid, Apa Saja?

hari-tuberkulosis-sedunia

Hari Tuberkulosis Sedunia, Sejarah dan Perkembangan

Apa-itu-Vaksin-Corona-AstraZeneca

Apa Itu Vaksin Corona AstraZeneca?

Kesehatan Lainnya   19/03/2021
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

penyebab-pusar-sakit

Waspadai Penyebab Pusar Sakit dan Gejala Penyakitnya

Kesehatan Lainnya   13/04/2021
kepala-bergetar

Kenali Penyebab Kepala Bergetar dan Penanganannya

Kesehatan Lainnya   07/04/2021
long-covid

Daftar Vitamin Untuk Long Covid, Apa Saja?

Vitamin & Suplemen   26/03/2021
hari-tuberkulosis-sedunia

Hari Tuberkulosis Sedunia, Sejarah dan Perkembangan

Kesehatan Lainnya   24/03/2021
Apa-itu-Vaksin-Corona-AstraZeneca

Apa Itu Vaksin Corona AstraZeneca?

Kesehatan Lainnya   19/03/2021

Brands