fbpx

Pentingnya Peran Zinc bagi Kesehatan dan Sumber Makanannya

by | Nov 17, 2020 | Makanan Sehat | 0 comments

Tubuh memerlukan asupan nutrisi termasuk mineral untuk menjalankan proses metabolismenya.  Salah satu mineral yang menjadi utama adalah peran zinc atau zat besi bagi tubuh. Perlu Anda tahu, ada lebih dari 300 enzim dalam tubuh yang memerlukan senyawa ini untuk dapat berfungsi optimal.

Inilah alasan mengapa Anda harus mencukupi kebutuhan mineral ini setiap hari secara optimal. Nah, sebelum mengetahui darimana cara memperoleh asupan zinc, berikut ini adalah beragam manfaat zinc bagi kesehatan.

Manfaat Zinc Untuk Kesehatan

Meningkatkan Sistem Kekebalan (Imunitas) Tubuh

Fungsi Zinc sangat penting dalam sistem kekebalan tubuh. Pasalnya, ketika tubuh kekurangan mineral ini, maka sistem imun pun akan ikut melemah. Beberapa studi terkait pun menunjukkan jika memenuhi asupan zinc sebanyak 80-92 mg/hari dapat mengurangi durasi pilek hingga 33%. Tidak hanya itu, konsumsi suplemen Zinc diketahui mampu mengurangi risiko infeksi dan meningkatkan respon kekebalan tubuh dikalangan orang lanjut usia.

Mempercepat Proses Penyembuhan Luka

Peran Zinc tidak hanya pada sistem kekebalan tubuh, namun juga ikut serta pada sintesis kolagen dan respon terhadap peradangan. Tak heran, ketika seseorang mengalami luka kabar, ulkus kulit, dan jenis luka kulit lainnya, dokter sering memberikan rekomendasi mineral Zinc guna membantu pengobatan.

Klaim manfaat Zinc di atas rupanya diperkuat dengan hasil penelitian pada 60 penderita luka diabetes di kaki untuk mengonsumsi Zinc sebanyak 200 mg/hari. Hasilnya penderita luka diabetes tersebut mengalami pengurangan ukuran luka yang signifikan daripada kelompok pasien yang mengonsumsi plasebo.

Menurunkan Resiko Penyakit yang Berkaitan dengan Usia

Manfaat Zinc selanjutnya berkaitan dengan penyakit yang menyerang para lansia. Lebih tepatnya, zinc mampu menurunkan risiko penyakit penuaan, seperti infeksi, pneumonia, dan degenerasi makula. Beberapa studi pun menyatakan bahwa kelompok lansia yang mengonsumsi suplemen Zinc mengalami peningkatan kemampuan kognitif dan respon dari vaksinasi influenza, serta penurunan risiko pneumonia.

Menurut Kelvin Halim, tim nutrisionis Jovee, “Zinc juga penting dibutuhkan untuk anak untuk mencegah kejadian stunting.”

Ditambah lagi, riset tertentu menunjukkan jika orang lansia yang mengonsumsi Zinc sebanyak 45 mg/hari menunjukkan penurunan tingkat infeksi sebesar 66%. Sedangkan pada studi yang lebih besar, konsumsi suplemen antioksidan dengan 80 mg Zinc dapat mengurangi risiko degenerasi makula tahap lanjut.

Mengobati Jerawat

Siapapun pasti risih ketika mendapati ada jerawat di wajahnya. Kondisi ini terjadi ketika pori-pori kulit mengalami penyumbatan yang disebabkan oleh sel-sel kulit mati ataupun minyak. Kemudian, bakteri yang terperangkap dalam pori-pori akan berdiam dan memicu peradangan. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena mineral Zinc dapat membantu mengobati masalah jerawat pada kulit Anda.

Berdasarkan beberapa penelitian, obat minum yang mengandung Zinc dapat mengobati jerawat secara efektif. Hal ini karena Zinc membantu mengurangi peradangan, menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, serta menekan aktivitas kelenjar minyak.

Sumber Makanan 

Pentingnya memenuhi asupan Zinc setiap hari membuat Anda harus mengetahui dimana dapat memperoleh mineral tersebut. Sebenarnya, Zinc dapat ditemukan dalam bentuk makanan dan suplemen. Akan tetapi, sebelum menggunakan suplemen, ada baiknya untuk mengonsumsi sumber makanan dengan kandungan Zinc berikut ini.

Tiram

Salah satu sumber nutrisi Zinc dapat diperoleh dari hewan laut yaitu tiram. Tiram memiliki komposisi mineral Zinc yang sangat tinggi. Diperkirakan, dalam 3 ons tiram masak terdapat sekitar 74 mg Zinc.

Daging

Selain tiram, daging juga termasuk salah satu sumber nutrisi Zinc yang mudah diperoleh, terutama daging merah. Dalam 3 ons daging sapi masak, terdapat 7 mg Zinc. Tidak hanya itu, daging juga mengandung nutrisi penting lain yang dibutuhkan tubuh seperti B3, B12, B6, zat besi, dan selenium.

Lobster

Apakah Anda termasuk orang yang gemar mengonsumsi lobster atau justru mengalami alergi? Beruntung jika Anda hobi makan makanan laut satu ini karena dalam 3 ons lobster terdapat 3,4 mg Zinc. Ada juga mineral lain seperti selenium dan asam lemak omega 3 tinggi di dalamnya. Berbagai nutrisi penting dalam lobster berperan melindungi tubuh dari penyakit tiroid, depresi, dan anemia.

Kacang

Tidak hanya hewani, ternyata sumber nutrisi Zinc juga bisa diperoleh dari nabati seperti kacang. Dalam satu cangkir kacang, mengandung 2.9 mg Zinc, lemak, serat, sehat, vitamin, serta mineral lainnya. Berbagai jenis kacang sumber Zinc ini yaitu kacang tanah, kacang mede, dan kacang almond.

Biji-bijian

Beragam biji-bijian seperti gandum dan quinoa juga kaya akan mineral Zinc. Anda bisa memasukkan biji-bijian ini dalam menu sarapan dipagi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi setiap hari. Ketahuilah, dalam satu porsi biji-bijian berbentuk sereal, setidaknya mengandung sekitar 2.8 mg Zinc.

Yoghurt

Zinc terdapat pada berbagai produk susu fermentasi, seperti yoghurt. Dalam 8 ons yoghurt, terdapat 1.7 mg Zinc yang baik untuk melancarkan pencernaan dan kalsium yang baik untuk kesehatan tulang Anda.

Setelah mengetahui betapa pentingnya peran Zinc bagi metabolisme tubuh, jangan lupa untuk mengonsumsi sumber nutrisi Zinc di atas setiap hari ya!

Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee. Untuk mengetahui rekomendasi vitamin harianmu, anda juga bisa mengunduh aplikasi Jovee. Jovee adalah aplikasi yang dapat merekomendasikan suplemen sesuai dengan kebutuhan personal. Aplikasi Jovee tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Atau Anda dapat konsultasi dengan dokter secara online melalui aplikasi Lifepack.

Brands