fbpx
BerandaGaya Hidup SehatPenyebab dan Penanganan Sesak Napas Saat Hamil

Ketika hamil, tubuh Anda akan membutuhkan oksigen ekstra untuk janin di dalam kandungan. Tetapi, seiring bertambahnya usia kehamilan, rahim akan makin membesar dan menekan diafragma. Alhasil, muncullah keluhan sesak napas. Masalah sesak napas ini sebetulnya sering terjadi pada ibu hamil dan bisa muncul saat tidur. Meski begitu, keluhan ini tentu dapat mengganggu rutinitas sehari-hari dan kualitas tidur Anda. Yuk, cari tahu penyebab dan cara mengatasi sesak nafas pada ibu hamil, termasuk saat tidur.

penyebab-dan-cara-mengatasi-sesak-nafas-pada-ibu-hamil

Penyebab sesak napas pada ibu hamil

Sesak napas pada ibu hamil merupakan gejala umum yang tergolong tidak berbahaya. Mengalami sesak napas saat hamil merupakan hal yang sering terjadi. Sebagian besar kasus sesak napas pada ibu hamil ini tidaklah berbahaya. Tetapi, sesak napas saat hamil juga bisa menjadi tanda dari gangguan kesehatan yang lebih serius.

Selain karena ukuran rahim yang terus membesar, ada beberapa hal yang bisa memperparah sesak napas yang Anda rasakan. Berikut ini adalah sejumlah penyebab sesak napas pada ibu hamil, yaitu:

  • Tekanan pada diafragma yang dapat mengganggu pernapasan
  • Peningkatan hormon progesteron selama kehamilan, yang menstimulasi pusat pernapasan di otak. Hal ini berdampak pada napas yang lebih cepat dan dalam.
  • Posisi bayi dalam kandungan yang masih tinggi, hamil anak kembar, dan volume cairan ketuban yang terlalu banyak.

Tim dokter Jovee, dr. Irma Lidia, pun menambahkan bahwa pada awal kehamilan peningkatan hormon progesteron menyebabkan peningkatan kapasitas paru-paru, sehingga napas lebih cepat dan dalam.

“Tujuannya sebenarnya untuk membawa oksigen lebih banyak ke bayi. Keadaan ini bisa tampak seperti sesak napas. Saat kehamilan membesar, rahim menekan diafragma ke atas lalu menekan paru dan menyisakan sedikit ruang untuk paru berkembang. Inilah yang membuat ibu hamil kesulitan bernapas.” jelasnya.

Sesak napas selama masa kehamilan dapat pula terjadi akibat kondisi medis, yakni:

  • Asma
  • Pneumonia atau paru-paru basah
  • Emboli paru-paru yang terjadi karena ada bekuan darah yang mengalir ke paru-paru
  • Tekanan darah tinggi
  • Anemia

Ibu hamil dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila mengalami sesak napas disertai:

  • Nyeri pada bagian dada, khususnya ketika bernapas
  • Denyut nadi cepat
  • Jantung berdebar-debar
  • Wajah tampak pucat
  • Area sekitar bibir dan jari-jari membiru
  • Batuk terus-menerus, bahkan berdarah dan disertai demam
  • Sulit bernapas ketika telentang
  • Pingsan

Cara mengatasi sesak napas pada ibu hamil

mengatasi-sesak-nafas

Agar sesak napas saat hamil tidak semakin berat, Anda disarankan tetap tenang ketika melakukan aktivitas. Bergeraklah perlahan karena tubuh memerlukan waktu untuk beradaptasi.

Usahakan berdiri setegak mungkin setiap kali gejala ini datang. Postur tubuh yang tepat akan memberikan lebih banyak ruang pada paru-paru untuk mengambil napas. Selain itu, ibu hamil juga bisa melakukan beberapa hal berikut ini, diantaranya:

1. Olahraga ringan

Tubuh yang sedang tidak fit bisa memicu munculnya gejala sesak napas. Oleh karena itu, lakukanlah olahraga ringan secara rutin. Anda bisa melatih pernapasan Anda dengan yoga dan tai chi. Kalau Anda tidak ingin mengeluarkan banyak tenaga tetapi tetap mau berolahraga, Anda dapat berenang.

Tapi ingat, segera hentikan olahraga jika Anda merasa lelah. Konsultasikan juga dengan dokter untuk mengetahui jenis olahraga yang tepat dengan kondisi kehamilan Anda.

2. Angkat lengan ke atas saat sesak napas

Dengan mengangkat tulang rusuk Anda, tekanan di bawah tulang rusuk akan berkurang dan udara yang masuk ke dalam paru-paru lebih banyak. Hasilnya, napas Anda kembali normal dan tidak sesak lagi.

3. Tidur dengan posisi kepala yang tinggi

Cara mengatasi sesak nafas pada ibu hamil saat tidur adalah dengan memposisikan kepala lebih tinggi. Anda dapat menaruh beberapa bantal untuk mengganjal kepala dan punggung. Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi sesak nafas pada ibu hamil saat tidur adalah membaringkan badan ke sisi kiri.

Itulah informasi mengenai penyebab dan langkah penanganan sesak napas pada ibu hamil. Pada dasarnya, sesak napas merupakan salah satu masalah yang juga sering terjadi pada ibu hamil. Baik di trimester pertama, kedua, dan ketiga. Risiko sesak napas saat hamil ini dapat dikurangi dengan mengonsumsi makanan sehat, menjaga berat badan, dan minum air putih yang cukup.

Jangan lupa untuk rutin memeriksakan kehamilan dan konsultasikan lebih lanjut ke dokter kandungan, terutama apabila cara-cara di atas belum dapat meredakan sesak napas yang muncul.

Baca juga: Ketahui 5 Vitamin Terbaik untuk Ibu Hamil

Anda juga dapat mengonsumsi Blackmores Pregnancy & Breastfeeding (Rp440.000) untuk memenuhi nutrisi yang diperlukan ibu hamil dan janin. Ingin mengetahui informasi kesehatan terpercaya? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee

Ditulis oleh: Alifia Daariy

Referensi

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

gejala-kanker-ovarium

Kanker Ovarium: Pahami Gejala dan Penyebabnya

Gaya Hidup Sehat   23/11/2022
infeksi-superbug

Infeksi Superbug: Bakteri Super yang Kebal Antibiotik

Gaya Hidup Sehat   16/11/2022
dampak-resistensi-antibiotik

Dampak Resistensi Antibiotik: Penyebab, Gejala, Cara Mencegah

Gaya Hidup Sehat   15/11/2022
manfaat-deep-talk

Perkuat Hubungan, Ini 5 Manfaat Deep Talk

Gaya Hidup Sehat   08/11/2022
manfaat-meditasi-pernapasan

Kurangi Stres, Kenali Beragam Manfaat Meditasi Pernapasan

Gaya Hidup Sehat   07/11/2022