fbpx
BerandaMakanan SehatSparkling Water, Apakah Sama dengan Minuman Soda?

Pernahkah Anda ditawarkan “air putih biasa atau sparkling water” saat makan di restoran atau kafe tertentu? Sparkling water adalah minuman karbonasi alias air minum dalam kemasan yang mengandung karbon dioksida. Gas inilah yang bertanggung jawab terhadap gelembung udara dalam sparkling water. Karbon dioksida tersebut juga membuat minuman karbonasi berdesis saat tutupnya dibuka. Tetapi, minuman karbonasi tidaklah sama dengan soda. Lalu, apa perbedaan dari keduanya? Apakah air karbonasi juga berdampak negatif bagi tubuh, seperti minuman bersoda?

Sparkling Water, Apakah Sama dengan Minuman Soda?

 

Perbedaan minuman karbonasi dengan soda

Pada dasarnya, sparkling water adalah cairan jernih, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa yang secara alami mengandung karbon dioksida. Gelembungnya berasal dari mata air asli atau dari sumur dengan karbonasi alami. Walaupun memang ada beberapa produsen yang menambahkan karbon dioksida supaya airnya lebih berbuih.

Sementara air soda, atau yang juga dikenal dengan soft drink, memiliki kandungan pemanis buatan, pengawet, dan garam. Sekilas, minuman karbonasi jauh lebih sehat dibandingkan dengan soda. Apakah benar begitu? Ternyata, tidak semua minuman tersebut bagus untuk kesehatan karena ada beberapa yang sudah ditambahkan zat lain.

Seperti penjelasan Kelvin Halim, nutrisionis Jovee, “Air berkarbonasi memang sedikit berbeda dengan minuman soda, di mana air berkarbonasi merupakan air yang diberikan tekanan udara berupa karbon dioksida sehingga memberikan efek gelembung,”

Ia menambahkan, “Walau memiliki kelebihan berupa tidak adanya kalori dalam air karbonasi dan dapat memberikan efek gelembung yang sama dengan soda, air karbonasi perlu dikonsumsi secukupnya.”

Sparkling water yang sudah ditambahkan perasa dan aroma tentunya lebih tidak menyehatkan dibandingkan dengan air mineral karbonasi alami. Air karbonasi alami tersebut terbilang bebas kalori dan cenderung aman dikonsumsi untuk membantu menjaga berat badan. Bahkan, air mineral karbonasi bisa Anda jadikan alternatif air putih biasa.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menganjurkan sparkling water murni sebagai pengganti soda dan minuman tinggi kalori lainnya. Meski begitu, Anda tetap harus pintar-pintar memilih produk minuman karbonasi yang hanya mengandung karbon dioksida, alias tanpa zat tambahan.

 

Efek negatif air karbonasi bagi tubuh

Bagi beberapa orang, minuman karbonasi memberikan efek positif, seperti mengatasi sembelit. Namun, pada sebagian lainnya, air karbonasi justru membawa dampak buruk. Sejumlah akibat dari konsumsi sparkling water berlebihan adalah:

 

1. Merusak enamel gigi

Air berkarbonasi yang ditambahkan pemanis dan pengawet sering dikaitkan dengan kerusakan gigi. Mulai dari penurunan kekuatan gigi dan lepasnya material tambalan gigi. Ya, kadar pH-nya yang asam serta kandungan gulanya diduga dapat menyebabkan terkikisnya lapisan email pada gigi. Selain itu, sparkling water juga dapat merusak enamel gigi. Pada akhirnya, warna gigi berubah menjadi lebih kuning.

 

2. Meningkatkan risiko obesitas

Minuman karbonasi, lagi-lagi, yang mengandung gula buatan diyakini dapat meningkatkan nafsu makan. Pemanis buatan tersebut memicu pelepasan hormon ghrelin, yang bertanggung jawab terhadap rasa lapar. Akibatnya, tidak bisa menahan diri ketika mengonsumsi makanan. Otomatis risiko kegemukan dan obesitas, serta diabetes melitus jadi meningkat.

 

3. Menyebabkan perut kembung dan begah

Makin tinggi kandungan karbon dioksida dalam minuman karbonasi, makin banyak pula buih yang dihasilkan. Hal ini juga membuat kadar gas di dalam tubuh jadi bertambah setelah Anda meminumnya. Tidaklah heran jika sejumlah orang melaporkan gejala kembung dan begah setelah mengonsumsi sparkling water. Kalau kadar gas terlampau tinggi, asam lambung bisa naik dan mengiritasi saluran pencernaan.

 

Katanya, air karbonasi bisa membuat tulang keropos. Benarkah?

Salah satu dampak sparkling water yang mungkin pernah Anda dengar adalah tulang keropos. Tenang saja, pernyataan ini hanya mitos dan tidak benar adanya. Kesehatan tulang tidak ada kaitannya dengan air karbonasi, melainkan soda dan cola. Fosfor yang terdapat di dalam cola dan soda akan mengikat mineral-mineral tertentu, termasuk kalsium, zinc, serta magnesium.

Padahal, ketiga mineral tersebut dibutuhkan tubuh untuk membantu penyerapan berbagai nutrisi. Kekurangan mineral ini bisa mengganggu pencernaan dan berujung pada kondisi defisiensi zat gizi tertentu. Penurunan jumlah kalsium dalam tubuh juga bisa mengurangi kepadatan tulang dan meningkatkan risiko tulang keropos.

Itulah sedikit informasi tentang sparkling water. Apabila Anda adalah orang yang gemar minum minuman soda, cobalah menggantinya dengan air karbonasi. Tapi, bacalah dulu label nutrisi pada kemasannya guna menghindari konsumsi sparkling water yang mengandung pemanis buatan.

Tetap jaga kesehatan tulang dengan konsumsi suplemen Wellness Vitamin D3 400IU – Suplemen Kesehatan Tulang (Rp 176.000).

Ingin mengetahui informasi kesehatan terpercaya? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

 

Ditulis oleh: Alifia Daariy

 

Referensi:

Darla L. (Verywell Fit). 2020. Are Carbonated Waters as Healthy as Regular Water?

CDC. 2020. Rethink Your Drink.

Tucker KL, dll. 2006. Colas, but not other carbonated beverages, are associated with low bone mineral density in older women: The Framingham Osteoporosis Study. Am J Clin Nutr. 84(4): 936-942.

Franziska S. (Healthline). 2019. Carbonated (Sparkling) Water: Good or Bad?

Cara JS. (Healthline). 2018. Is Carbonated Water Bad for You?

Brown CJ, dkk. 2007. The erosive potential of flavoured sparkling water drinks. Int J Paediatr Dent. 17(2): 86-91.

Cuomo, R., dkk. 2002. Effects of carbonated water on functional dyspepsia and constipation. European journal of gastroenterology & hepatology. 14(9): 991-9.

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

buah-jujube-adalah

Buah Jujube, Buah Merah Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Makanan Sehat   17/11/2022
manfaat-sirih-cina

6 Manfaat Sirih Cina untuk Kesehatan

Makanan Sehat   15/11/2022
contoh-makanan-vegetarian

7 Contoh Makanan Vegetarian untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Makanan Sehat   04/10/2022
hari-vegetarian-sedunia

Hari Vegetarian Sedunia: Yuk, Kenali Apa Itu Vegetarian!

Makanan Sehat   01/10/2022
manfaat-temu-ireng

7 Manfaat Temu Ireng untuk Kesehatan

Makanan Sehat   30/06/2022