fbpx
BerandaGaya Hidup SehatKenali Dampak Buruk Makanan Manis bagi Kesehatan

Minuman dengan boba, soda, dan kopi susu kekinian mengandung gula tinggi. Mengonsumsi makanan yang manis seringkali menjadi pelampiasan ketika Anda sedang stres atau bad mood. Selain karena stres, keinginan untuk makan makanan manis bisa juga dipengaruhi oleh kebiasaan, kurangnya asupan kalori, dan kurang tidur. Sebenarnya mengonsumsi jenis makanan manis tidak selamanya berdampak buruk bagi kesehatan, asal tidak berlebihan. Lain halnya kalau Anda mengonsumsi gula berlebihan. Risiko terjadinya penyakit liver, diabetes, obesitas, dan kerusakan gigi otomatis akan meningkat.

dampak-makanan-yang-manis

Bahaya mengonsumsi gula terlalu banyak

Meskipun gula tidak “seburuk” lemak jenuh, garam, ataupun kalori, Anda tetap perlu membatasi konsumsi makanan manis tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan asupan gula sebanyak 5% dari total kalori harian seseorang.

Sementara Kemenkes RI menganjurkan konsumsi gula harian sebesar 10% dari total kebutuhan kalori per hari (200 kkal). Jumlah ini setara dengan 4 sendok makan atau 50 gram gula per hari, untuk tiap orangnya. Pembatasan asupan ini bertujuan untuk mencegah risiko diabetes dengan mengontrol kadar gula darah.

Memang, apa saja efek buruk yang bisa terjadi jika seseorang terlalu banyak mengonsumsi makanan yang manis?

1. Jadi ingin makan terus

Sebuah studi menemukan bahwa kadar gula berlebihan dalam tubuh akan meningkatkan risiko resistensi leptin, yaitu hormon yang mengendalikan nafsu makan serta rasa lapar. Leptin dibuat dalam sel-sel lemak dan beredar dalam aliran darah. Tugas hormon ini adalah memberikan sinyal ke otak bahwa perut sudah kenyang.

Tingginya kadar gula dalam darah bisa mengganggu kerja leptin dalam mengirimkan sinyal tersebut ke otak. Akibatnya, Anda tidak akan berhenti untuk makan karena otak Anda tidak menerima sinyal kenyang walau Anda sudah makan banyak. Resistensi leptin inilah yang membuat peningkatan risiko obesitas.

2. Risiko diabetes dan obesitas meningkat

Kandungan gula dalam makanan manis akan menumpuk jadi lemak perut. Jenis lemak satu ini berbahaya karena bisa membuat otak Anda selalu menerima sinyal lapar. Hasilnya, timbunan lemak di bagian perut makin banyak. Lemak perut yang terlalu banyak dapat menjadi faktor penyebab berbagai masalah kesehatan, seperti peradangan dan tekanan darah tinggi.

Efek negatif ini juga dapat terjadi jika Anda menambahkan gula ke dalam makanan dan minuman. Karena kalori dalam gula jauh lebih berbahaya daripada makanan lain, pastinya dampaknya bagi kesehatan pun lebih besar. Tetapi, ketika Anda sudah terkena diabetes, Anda dapat mengonsumi obat seperti Konilife Glucotrim (Rp115.500) yang mampu menjaga kadar gula dalam darah serta membantu menyerap kolesterol dan mengeliminasi lemak tubuh.

3. Kemungkinan terserang penyakit jantung ikut meningkat

Tidak hanya bisa menyebabkan berat badan naik, terlalu banyak konsumsi jenis makanan manis pun berisiko terhadap penyakit jantung koroner. Makanan manis akan memengaruhi kadar kolesterol jahat dalam darah. Selain itu, molekul pada gula bernama “glukosa 6-fosfat-” dapat mengakibatkan perubahan otot jantung yang berujung pada kondisi gagal jantung.

4. Terpicunya pertumbuhan sel kanker

Makanan tinggi gula dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan sel kanker. Terutama kanker payudara, usus besar, dan kanker rahim. Bagaimana bisa?

Setiap sel dalam tubuh Anda membutuhkan glukosa, alias gula, sebagai sumber energi. Glukosa tersebut akan dialirkan ke setiap sel dan jaringan tubuh Anda. Sebetulnya, tanpa karbohidrat pun tubuh Anda bisa tetap membuat gula dari lemak dan protein.

Jadi, bila Anda kebanyakan mengonsumsi makanan manis, berat badan malah akan meningkat. Kelebihan berat badan inilah yang bertanggung jawab terhadap perubahan kadar hormon seks atau insulin.

5. Gigi rusak

Gula yang sering ditemukan dalam minuman dan makanan manis dapat merusak gigi. Bakteri dalam mulut akan berkembang dengan cepat jika kebutuhan pangan utamanya, yaitu gula, terpenuhi dengan baik.

Batasi asupan gula dengan cara ini

Supaya Anda terhindari dari penyakit dan masalah kesehatan di atas, Anda perlu mengurangi jumlah gula yang dikonsumsi. Bagaimana caranya?

  • Cari alternatif makanan lain yang mengandung gula alami, misalnya buah-buahan.
  • Cukupi kebutuhan serat untuk menghentikan keinginan makan makanan manis. Serat dari buah, sayur, kacang-kacangan serta biji-bijian akan membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga nafsu makan bisa ditekan.
  • Makan teratur, contohnya setiap 4 – 6 jam sekali dengan porsi kecil. Langkah ini berguna untuk menghambat keinginan makan manis.
  • Tidur cukup, yang bisa mencegah dari rasa lapar berlebihan dan membuat Anda lebih bertenaga.

Kelvin Halim, nutrisionis Jovee, juga menekankan bahwa, “Makanan berpemanis dapat dikonsumsi, namun perlu dibatasi jumlahnya agar tidak menimbulkan permasalahan kesehatan. Makanan manis berlebih dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan berisiko terhadap penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.”

Ia pun menyarankan untuk mengganti makanan manis dengan buah-buahan dan membatasi konsumsi gula tambahan, maksimal 4 sendok makan atau 50 gram per hari.

Demikian sejumlah dampak negatif makanan manis terhadap kesehatan tubuh. Bangunlah kebiasaan sehat dengan membatasi asupan gula per harinya. Banyak penyakit dan masalah kesehatan yang bisa muncul jika Anda kebanyakan makan makanan manis. Bahkan, anak-anak yang doyan makan gula berisiko mengalami kekurangan nutrisi tertentu. Hal tersebut disebabkan karena makanan manis dijadikan pengganti makanan pokok.

Ingin tahu apakah gaya hidupmu sudah sehat? Unduh aplikasi Jovee! Dengan Jovee anda dapat melihat rekomendasi suplemen sesuai dengan kebutuhan personalmu. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Referensi

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

kulit-kepala-berjerawat

Kulit Kepala Berjerawat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gaya Hidup Sehat   20/05/2022
apakah-pisang-bagus-untuk-diet

Apakah Benar Buah Pisang Bagus untuk Diet?

Makanan Sehat   17/05/2022
apakah-tomat-bisa-menghilangkan-jerawat

Apakah Tomat Bisa Menghilangkan Jerawat?

Makanan Sehat   17/05/2022
jadwal-mpasi-6-bulan

Mulai MPASI, Begini Jadwal Makan Bayi Usia 6 Bulan

Makanan Sehat   10/05/2022
apakah-nanas-bisa-mencegah-kehamilan

Apakah Nanas Bisa Mencegah Kehamilan?

Makanan Sehat   09/05/2022