Inilah Manfaat Kalium bagi Tubuh dan Bahaya Defisiensinya

by | May 18, 2020 | Vitamin | 0 comments

Ditinjau oleh: Kelvin Halim, S.Gz

Kalium atau disebut juga potasium merupakan salah satu jenis mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Peran kalium bagi tubuh sangat banyak, termasuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Anda bisa mendapatkan asupan kalium dengan mengonsumsi beberapa jenis sayuran dan buah-buahan. 

Sebagai salah satu jenis elektrolit tubuh, kalium ikut serta dalam mengatur cairan tubuh, menghantar sinyal listrik pada saraf, serta mengatur kontraksi otot. Maka dari itu, ketersediaan elektrolit termasuk kalium ini dalam tubuh yang cukup sangat berpengaruh terhadap fungsi organ dan kinerja tubuh. Lebih jelasnya, berikut adalah beberapa manfaat kalium bagi kesehatan tubuh.

Menurunkan Tekanan Darah

Adanya elektrolit berupa kalium ini berperan penting untuk membantu meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah, sehingga efektif menurunkan tekanan darah. Tidak hanya itu, sumber makanan yang kaya kalium juga memiliki manfaat mengurangi kadar garam berlebih yang dikeluarkan melalui urin.

Memelihara Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah

Asupan kalium yang cukup bagi tubuh memiliki manfaat untuk mencegah timbulnya penyakit pembuluh darah, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga stroke. Tidak hanya itu, kalium juga mampu mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah arteri atau aterosklerosis, menjaga kesehatan saraf, kekuatan otot, dan memelihara jantung dalam memompa darah dengan cukup. Bahkan, beberapa studi menunjukkan bahwa kalium mampu mengurangi risiko aritmia atau gangguan irama jantung.

Memelihara Fungsi Saraf

Sistem saraf bertugas untuk menghubungkan otak dengan tubuh. Otak akan mengirim pesan ke organ atau bagian tubuh tertentu melalui rangsangan. Berkat kinerja dari sistem saraf inilah, tubuh mampu mengatur berbagai aktivitas seperti kontraksi otot, detak jantung, menerima rangsangan, dan merasakan nyeri. Lalu, apakah kaitannya dengan elektrolit kalium? 

Nah, apabila kadar kalium dalam darah kurang dari normal, maka akan memengaruhi kemampuan otak dalam menghasilkan impuls saraf. Lebih parah lagi apabila kekurangan kalium ini berlangsung dalam waktu lama, maka akan menimbulkan gangguan saraf dan otak, seperti kesemutan, mudah lupa, dan kelemahan otot.

Mencegah Batu Ginjal

Fungsi kalium ini mampu mengikat kalsium dalam urine, sehingga mencegah terbentuknya endapan kalsium yang bisa menjadi batu ginjal. Berdasarkan studi, orang yang memiliki asupan kalium yang normal setiap hari akan memiliki risiko batu ginjal lebih rendah daripada orang yang kekurangan asupan kalium.

Lalu, bagaimana jika asupan kalium dalam tubuh kurang? Salah satu akibatnya adalah hipokalemia. Kondisi ini bisa terjadi pada siapapun dan harus segera diatasi. Jika tidak, bisa berisiko mengalami gangguan jantung. Gejala hipokalemia ini ditunjukkan dengan gejala awal yang muncul seperti mual dan muntah, nafsu makan berkurang, konstipasi, kesemutan, lemah, kram otot, hingga jantung yang berdebar. Apabila kadar kalium dalam darah sangat rendah atau kurang dari 2.5 mmol/L, akibatnya akan fatal dan tergolong hipokalemia berat.

Cara Mencegah Agar Tubuh Tidak Kekurangan Kalium

Pentingnya peran kalium bagi kesehatan tubuh harus kita jaga supaya tidak kekurangan. Salah satu caranya dengan mengonsumsi makanan yang kaya kalium. Beruntungnya, makanan dengan kandungan kalium tersebut tidak sulit untuk ditemukan dan bisa dimasukkan dalam pola makan sehari-hari. Apa sajakah sumber makanan dengan kandungan kalium tinggi?

Kentang

Salah satu sumber makanan dengan kandungan kalium terbaik adalah kentang. Bahkan, bisa dikatakan bahwa kentang mengandung kalium terbanyak yaitu 925 mg. Meski demikian, perhatikan pula cara pengolahannya. Usahakan, jangan olah menjadi kentang goreng, melainkan kentang panggang. Anda bisa cek resep kentang panggang yang dijual di restoran-restoran populer. Hindari penambahan saus atau keju yang berlebihan ya! 

Alpukat 

Banyak orang mengira bahwa mengonsumsi alpukat akan meningkatkan berat badan karena tinggi lemak. Padahal, didalam buah alpukat ini mengandung lemak omega-6 yang baik untuk mengurangi potensi sakit jantung. Disamping itu, alpukat juga mengandung asam oleat tak jenuh yang mampu mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh yang tinggi. Diketahui pula, alpukat memiliki kandungan kalium dua kali lebih besar daripada pisang. Itulah alasan mengapa alpukat sangat baik untuk memenuhi asupan kalium dalam tubuh.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Karbohidrat: Jenis dan Mafaatnya
8 Manfaat Roti Gandum untuk Kesehatan
7 Manfaat Buah Plum untuk Kesehatan Tubuh
Manfaat Bawang Putih Mentah, Apa Saja?
7 Manfaat Toge untuk Kesehatan
8 Kebiasaan Buruk yang Dapat Mempengaruhi Kesehatanmu
Manfaat Putih Telur untuk Kesehatan Tubuh
7 Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan Tubuh

Pisang

Pisang juga salah satu buah yang kaya kalium selain karbohidrat dan serat. Karbohidrat dalam pisang ini terbilang sehat karena mampu membuat perut kenyang dan melancarkan fungsi pencernaan. Makan pisang secara teratur akan mampu mencegah terjadinya kram otot.

Selain mengonsumsi makanan dengan sumber kalium tinggi seperti di atas, disarankan pula untuk makan suplemen berupa multivitamin untuk memelihara kesehatan tubuh. Anda bisa mendapatkan multivitamin ini melalui aplikasi Jovee yang bisa diinstal pada layar smartphone Anda. Didalam multivitamin ini mengandung mineral dan vitamin lengkap yang dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh, daya ingat, dan mencegah berbagai penyakit muncul. Siapapun bisa mengonsumsi multivitamin ini. Namun, bagi wanita hamil, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu pada dokter.

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin harianmu, anda juga bisa mengunduh aplikasi Jovee. Jovee adalah aplikasi yang dapat merekomendasikan suplemen sesuai dengan kebutuhan personal. Aplikasi Jovee tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.