fbpx

Manfaat Ginseng dalam Menjaga Daya Tahan Tubuh

by | Aug 25, 2020 | Makanan Sehat, Vitamin & Suplemen | 0 comments

Berbagai spesies ginseng, terutama akarnya, sudah lama digunakan sebagai pengobatan herbal di Negara Asia dan Amerika Utara selama berabad-abad. Tanaman ginseng termasuk ke dalam tanaman herbal terpopuler di dunia dan diyakini dapat memperbaiki serta meningkatkan kesehatan. Beberapa manfaat ginseng yang terkenal adalah menguatkan sistem imun, menambah energi, bahkan mengatasi flu.

Tapi, tahukah Anda bagaimana caranya ginseng meningkatkan daya tahan tubuh?

 

Sekilas tentang sistem imun manusia

Tubuh manusia memiliki 2 jenis sistem kekebalan tubuh, yaitu sistem imun innate yang bersifat tidak spesifik, dan sistem imun acquired atau adaptif yang bersifat lebih spesifik terhadap mikroorganisme asing yang masuk ke dalam tubuh kita. 

Kedua sistem imun ini bekerja secara bersamaan tetapi dengan kecepatan yang berbeda. Saat tubuh kedatangan patogen dari luar, sistem imun innate diaktifkan terlebih dulu. Sedangkan sistem imun adaptif akan dipersiapkan untuk menyerang patogen yang lebih spesifik.

Sistem imun nonspesifik bekerja dengan mendeteksi benda asing yang masuk ke dalam tubuh, kemudian melindunginya tubuh dari kerusakan akibat infeksi patogen. Sayangnya, sistem imun ini tidak dapat mengenali mikroorganisme asing yang masuk ke dalam tubuh tersebut. Di sinilah peran sistem imun adaptif.

Sel-sel yang berperan dalam sistem imun adaptif, yaitu sel limfosit B dan T serta antibodi, mempunyai kemampuan untuk mengenali, menghancurkan, juga mengingat patogen. Karena antibodi terhadap patogen spesifik tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama, sel memori akan mengingat patogen yang pernah menginfeksi tubuh. Dengan begitu, sistem imun akan memberikan respons yang lebih cepat dibandingkan saat terpapar patogen tersebut pertama kali.

 

Manfaat ginseng dalam memperkuat sistem imun

Sebagai tanaman herbal, Panax ginseng telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit dan memelihara homeostasis atau keseimbangan tubuh. Ginseng memiliki senyawa-seyawa aktif di dalamnya, termasuk saponin, polisakarida, dan polipeptida. Penelitian juga menemukan ginsenosida sebagai senyawa hasil metabolisme sekunder utama tanaman ini. Ginsenosida tersebut disebut-sebut memiliki fungsi restoratif. 

Banyak penelitian yang telah mempelajari efek ginseng dan kandungannya terhadap fungsi sistem imun, antikanker, antidiabetes, antiaging, melindungi organ hati, antidepresi, bahkan fungsi otak serta seksual

Akar ginseng dianggap sebagai bagian tanaman yang paling aktif. Namun, kemungkinan pernyataan ini muncul karena belum banyak studi yang mempelajari bagian tanaman lain seperti batang, daun, bunga, dan biji ginseng lebih dalam. Padahal, kandungan saponin juga banyak ditemukan pada bagian-bagian ini. Studi Li-xue Chen, dkk. menunjukkan bunga ginseng bermanfaat dalam pemulihan sistem imun tikus yang kekebalan tubuhnya lemah.

Fungsi saponin yang terkandung pada batang serta daun ginseng dapat membantu mengatur fungsi sistem imun, respons antitumor dan antiaging, sistem endokrin, sistem pernapasan, hingga menstimulasi pembelahan sel.

 

1. Ginseng sebagai imunomodulator

Berbagai penelitian telah membuktikan efektivitas ekstrak tanaman ginseng dapat berperan sebagai imunomodulator—yaitu zat yang dapat mengoptimalkan kerja sistem imun dan respons sel. Efek imunomodulator ginseng ini bekerja terhadap sistem imun nonspesifik (innate immune system) maupun spesifik (acquired/adaptive immune system).

Dalam mengoptimalkan kerja sistem imun nonspesifik, peran ginseng ialah: 

  • Meningkatkan fungsi fagosit dari makrofag, yaitu sel darah putih monosit yang berkembang. Makrofag bertugas menelan dan menghancurkan mikroorganisme asing penyebab penyakit.
  • Memicu respons inflamasi ketika terjadi infeksi.
  • Menstimulasi sel natural killer (NK) dan sel T. Sel NK merupakan salah satu jenis sel darah putih limfosit yang bertugas membunuh sel yang telah terinfeksi patogen. Di sini, ginseng berperan meningkatkan aktivitas sel NK dan sel limfosit T dalam melawan infeksi.
  • Memaksimalkan kerja sel dendritik. 

 

Sedangkan, peran ginseng terhadap fungsi serta kerja sistem imun spesifik berupa:

  • Mengaktifkan produksi dan respons antibodi atau immunoglobulin (Ig) A, M, serta G.
  • Menstimulasi pembelahan sel T.
  • Meningkatkan mekanisme sitotoksik sel dalam mengenali dan menghancurkan patogen.
  • Memproduksi protein sitokin sebagai respons terhadap infeksi patogen yang akhirnya akan memicu reaksi peradangan. Nah, timbulnya peradangan akan “mengaktifkan” kerja sistem imun spesifik dalam membasmi patogen.

 

2. Ginseng mencegah kanker

Ginseng mengandung antioksidan yang mampu melawan radikal bebas dan melindungi tubuh dari kerusakannya. Manfaat antioksidan pada ginseng ini digadang-gadang dapat mencegah Anda penyakit kronis. 

Ginsenosida yang terkandung dalam ginseng juga mempunyai sifat antitumor sehingga dapat mencegah pembentukan serta perkembangan sel-sel kanker. Tanaman ini kataknya dapat membantu pengobatan kanker usus besar. Penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi ginseng dapat menurunkan tingkat penyebaran kanker kolorektal.

 

3. Ginseng meredakan inflamasi dan mengurangi reaksi alergi

Kandungan ginsenosida dan saponin di dalam tanaman ini diketahui memiliki sifat antiinflamasi. Lebih jelasnya, manfaat ginseng sebagai anti radang meliputi:

  • Mengurangi gejala asma dengan menekan kondisi hiperresponsif saluran pernapasan.
  • Melindungi tubuh terhadap respons sepsis atau infeksi bakteri.
  • Mengatur reaksi inflamasi sistem saraf pusat dan mampu mengatasi iskemia otak, yaitu keadaan kekurangan oksigen pada otak.
  • Meredakan gejala arthritis dengan mengurangi peradangan, produksi sitokin, dan menghambat kerusakan tulang rawan.
  • Meringankan dermatitis atopik dengan mengurangi respons sitokin.

 

4. Ginseng membantu melawan infeksi

Efek antimikroba yang dimiliki tanaman ginseng membuatnya mampu melawan patogen penyebab penyakit dengan menghambat pertumbuhan bakteri, virus, parasit, serta jamur. Penelitian membuktikan ginseng bisa membasmi virus penyebab HIV dan virus influenza. 

Beberapa peran ginseng sebagai antimikroba, misalnya:

  • Mengganggu proses adhesi, alias penempelan, patogen pada sel-sel tubuh.
  • Membunuh bakteri gram positif dan negatif.
  • Menghambat kemampuan pertahanan atau mekanisme patogen dari mikroba yang spesifik.
  • Meningkatkan mekanisme pembasmian bakteri dan menekan perjalanan penyakit.
  • Mengganggu sistem quorum sensing atau mekanisme komunikasi antarbakteri.
  • Meningkatkan produksi antibodi terhadap virus influenza A.
  • Menghambat pembelahan virus influenza A atau (H1N1).

Berdasarkan penelitian Jong SL. tahun 2014, kemampuan ginseng mengatasi influenza A mungkin karena sifat antioksidan dan efek imunomodulatornya.

 

5. Ginseng mencegah flu

Sebuah studi yang meneliti efek ginseng pada tikus menemukan kemungkinan adanya hubungan antara tanaman herbal ini dengan pengobatan serta pencegahan influenza serta  respiratory syncytial virus (RSV).

Temuan Ki-Chang Ha, dkk. menunjukkan manfaat ekstrak ginseng merah dalam meningkatkan pertahanan sel epitel paru-paru pada penderita influenza. Tetapi, efektivitas ginseng sebagai agen antivirus sebenarnya masih diragukan.

Ingin mengetahui informasi kesehatan terpercaya? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

 

Ditulis oleh: Alifia Daariy

 

Referensi:

Joseph N. 2017. What are the health benefits of ginseng?

Melinda R. (WebMD). 2020. Ginseng Supplements.

Hadiwiyanto. 2009. Quorum Sensing: Suatu Sistem Komunikasi Bakteri Fitopatogen, Peranannya Pada Proses Infeksi, dan Peluangnya sebagai Basis Pengembangan Strategi Baru dalam Pengendalian Penyakit Tumbuhan. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia. 15(2): 45-54.

Muhammad R., dkk. 2019. Ginseng: A dietary supplement as immune-modulator in various diseases. Trends in Food Science & Technology. 83: 12–30. 

Kang, S., & Min, H. 2012. Ginseng, the ‘Immunity Boost’: The Effects of Panax ginseng on Immune System. J Ginseng Res. 36(4): 354–368. 

Jong SL., dkk. 2014. Immunomodulatory activity of red ginseng against influenza A virus infection. Nutrients. 6(2): 517–529.

Li-xue Chen, dkk. 2019. A Comparative Study on the Effects of Different Parts of Panax ginseng on the Immune Activity of Cyclophosphamide-Induced Immunosuppressed Mice. Molecules. 24(1096): 1-16.

Beli di Aplikasi Jovee

Aplikasi Jovee berbasis data science.
Cukup jawab beberapa pertanyaan, dan Jovee akan merekomendasikan beberapa paket sesuai kebutuhan dan gaya hidup Anda

Belanja di Jovee Shop

Jovee Shop menawarkan paket suplemen dalam bentuk sachet untuk konsumsi 30 hari atau 7 hari. Suplemen dari Jovee adalah suplemen terbaik, asli dan berlisensi dari partner domestik dan internasional