fbpx
BerandaMakanan SehatBenarkah Penderita Diabetes Perlu Batasi Asupan Buah?

Buah mengandung banyak sekali zat bioaktif spesifik yang dapat memberikan manfaat untuk tubuh manusia, misalnya sebagai antioksidan dan mengurangi peradangan. Konsumsi banyak buah-buahan telah terbukti dapat menurunkan risiko penyakit kronis, termasuk jantung dan kanker. Sejumlah tenaga kesehatan memiliki kekhawatiran terkait kadar gula yang terkandung di dalam buah. Mereka bahkan membatasi asupannya untuk penderita diabetes tipe 2, menjadi maksimal 2 buah per hari. Faktanya, buah adalah salah satu makanan yang memiliki beragam nutrisi dan bisa mencukupi kebutuhan energi sehingga baik untuk dikonsumsi, bahkan untuk diabetesi (penderita diabetes).

Benarkah Penderita Diabetes Tipe 2 Harus Membatasi Asupan Buah?

Haruskah diabetesi membatasi asupan buah?

Saat ini, prevalensi diabetes tipe 2 (T2DM) masih terus meningkat. Bahkan, di beberapa negara sudah menjadi seperti epidemi. Terapi gizi medis (medical nutrition therapy/MNT) adalah pilar utama dalam penanganan T2DM ini. Tujuannya ialah mencegah atau memperlambat perjalanan komplikasi kronis dari penyakit ini dengan memodifikasi asupan makanannya. Beberapa pedoman gizi berbasis ilmiah juga menunjukkan bahwa kualitas dan jumlah asupan makanan memiliki efek yang besar terhadap penderita T2DM.

Konsumsi makanan-makanan berserat tinggi, seperti buah dan sayur, sebenarnya justru dianjurkan. Dikutip dari American Diabetes Association (ADA), mayoritas buah punya indeks glikemik rendah hingga sedang karena kandungan fruktosa dan serat di dalamnya. Jika dibandingkan dengan makanan karbohidrat seperti roti, buah-buahan tidak akan menyebabkan kadar gula darah meningkat drastis.

Sebagai contoh, satu porsi buah rata-rata mengandung 15 – 20 gram karbohidrat. Jumlah ini sama dengan selembar roti. Selain itu, di dalam satu kaleng soda terdapat 35 gram karbohidrat yang juga setara dengan satu potong kue cokelat. Jadi, apabila diabetesi ingin membatasi asupan karbohidrat dan gulanya dengan tujuan mengontrol kadar gula darah, kurangilah konsumsi makanan serta minuman yang mengandung pemanis buatan termasuk soda, biskuit, kue, cokelat.

Selanjutnya, kurangi porsi makanan bertepung olahan yang mengandung garam, lemak, dan gula tambahan. Allan S. C. juga menyimpulkan, dalam penelitiannya, mengingat buah-buahan mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsinya, maka konsumsinya tidak perlu dibatasi pada penderita T2DM.

Kemungkinan konsumsi buah dan sayuran akan meningkatkan kadar gula darah, sangatlah kecil. Artinya, diabetesi sebetulnya diperbolehkan mengonsumsi buah-buahan. Syaratnya yaitu, tetap menjaga porsi dan memperhitungkan indeks glikemik tiap buah.

Buah untuk Diabetes Tipe 2

Seperti yang dijelaskan oleh dr. Irma Lidia, tim dokter Jovee, bahwa banyak buah-buahan yang mengandung antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari stres oksidatif. “Stres oksidatif akan meningkat dan cenderung lebih tinggi pada penderita diabetes. Hal ini akan merusak sel-sel tubuh.” tambahnya.

Sebaiknya, buah yang dikonsumsi diabetesi memiliki indeks glikemik yang rendah, yaitu sekitar 55. Indeks glikemik (GI) merupakan acuan untuk mengukur seberapa cepat makanan yang akan dikonsumsi meningkatkan kadar gula darah. GI ini berbentuk skala 0 – 100 dan memiliki kategori sebagai berikut:

  • GI rendah: ≤ 55
  • GI sedang: 56 – 69
  • GI tinggi: > 70

Adapun beberapa jenis buah untuk diabetes yang cenderung aman untuk dikonsumsi adalah:

Jambu Biji

Buah untuk diabetes yang pertama adalah buah jambu biji. Kandungan serat di dalam buah ini cukup tinggi sehingga baik dalam melancarkan pencernaan. Selain itu, jambu biji juga memiliki GI sebesar 33 dan mengandung antioksidan. Jambu biji pun kaya akan vitamin A, B9, C, serta kalium.

Pir

Buah yang memiliki rasa manis dan segar ini diketahui baik untuk diabetesi karena nilai GI-nya tergolong rendah, yaitu 38. Tidak cuma itu, pir juga mengandung serat serta beragam nutrisi lain, seperti vitamin K, air, dan antioksidan tinggi.

Apel

Buah untuk diabetes lainnya adalah buah apel. Buah apel mengandung 21 gram karbohidrat dan 77 kalori, serta merupakan sumber vitamin C dan kaya akan serat. Apel punya kemampuan sebagai anti radang karena kandungan senyawa aktif di dalamnya. Selain itu, buah yang mudah ditemukan di mana-mana ini baik untuk penderita diabetes karena indeks glikemik yang terbilang rendah, yaitu 39.

Ceri

Buah ceri kaya akan kalium dan tinggi antioksidan sehingga mampu meningkatkan sistem imun. Ceri juga termasuk ke dalam buah yang baik dikonsumsi oleh diabetesi karena GI-nya rendah, yakni sebesar 20.

Strawberry

Buah untuk diabetes lainnya adalah strawberry. Dengan GI 41, buah kaya vitamin C ini aman dimakan oleh diabetesi. Pada dasarnya, buah beri-berian punya GI rendah dan mengandung antioksidan, vitamin dan mineral, serta serat yang tinggi. Bahkan, satu porsi strawberry dikatakan memiliki vitamin C lebih banyak daripada 1 buah jeruk.

Peach

Di dalam buah peach, terkandung 10 jenis vitamin yang berbeda, termasuk vitamin A dan C. Tidak hanya itu, kalori dan GI buah ini termasuk rendah, yaitu 68 dan 42. Kesimpulannya adalah, anggapan bahwa konsumsi buah harus dibatasi pada penderita diabetes tipe 2 itu tidak benar.

Malahan, diabetes dianjurkan untuk memakan buah dan sayuran karena mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Mayoritas buah-buahan memiliki indeks glikemik yang rendah dan gula yang terkandung di dalamnya alami.

Jika Anda ingin mengontrol kadar gula darah, justru kurangi makanan dan minuman tinggi karbohidrat. Jauhi pula makanan cepat saji karena jenis makanan ini menjadi salah satu penyebab tingginya risiko diabetes. Mengonsumsi suplemen diabetes seperti Konilife Glucotrim (Rp115.500) juga diperlukan agar kadar gula darah dapat terkontrol dengan baik.

Ingin mengetahui informasi kesehatan terpercaya? Simak selengkapnya di Jovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

Referensi

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

contoh-makanan-vegetarian

7 Contoh Makanan Vegetarian untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Makanan Sehat   04/10/2022
hari-vegetarian-sedunia

Hari Vegetarian Sedunia: Yuk, Kenali Apa Itu Vegetarian!

Makanan Sehat   01/10/2022
manfaat-temu-ireng

7 Manfaat Temu Ireng untuk Kesehatan

Makanan Sehat   30/06/2022
manfaat-daun-salam

Ketahui 10 Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan

Makanan Sehat   12/06/2022
lidah-gatal-setelah-makan-nanas

Apa Penyebab Lidah Gatal Setelah Makan Nanas?

Makanan Sehat   10/06/2022