fbpx
BerandaGaya Hidup SehatCara Mengurangi Nafsu Makan Berlebihan

Kebanyakan makan atau overeating merupakan kondisi di mana seseorang yang tidak sedang lapar malah makan lebih dari porsinya atau dia sengaja makan hingga kekenyangan. Padahal, sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik bagi diri kita. Apalagi jika hal ini menyangkut pola makan sehari-hari. Postingan ini akan membahas seputar cara mengurangi nafsu makan berlebihan.

cara mengurangi nafsu makan berlebihan

Anggita Cahyani, dosen psikologi dan peneliti psikologi makan, menyatakan kalau kebanyakan makan bisa memberi efek merugikan bagi kesehatan. Bahkan, kondisi ini dapat berujung pada penyakit serius seperti obesitas, diabetes, dan jantung koroner.

Mengenal Apa Itu Kebiasaan Makan Berlebihan

Dalam bidang psikologi, orang dengan penyimpangan pola makan (eating disorder) juga berawal dari masalah nafsu makan berlebihan ini.

Penyimpangan tersebut bisa pula membuat pengidapnya merasa kurang percaya diri dan melampiaskan emosinya dengan cara makan. Ketergantungan terhadap diet tertentu juga merupakan alasan terjadinya eating disorder.

Kebiasaan makan yang banyak tidak hanya menyerang orang dengan kelebihan berat atau obesitas. Orang yang kurus juga bisa terkena penyimpangan ini. Jika dibiarkan, bukan tak mungkin bila ia akan mengalami kegemukan hingga penyakit.

Cara Mengurangi Nafsu Makan Berlebihan

1. Mengedukasi Diri Sendiri

Jika sudah terbiasa makan lebih dari porsinya, seseorang bisa kesulitan dalam mengontrol nafsu makan berlebihan. Apalagi sekarang semua makanan sangat mudah sekali didapatkan.

Lingkungan merupakan salah satu faktor yang dapat membuat kita tidak bisa mengontrol dan kembali lagi ke kebiasaan buruk ini. Seperti halnya saat kita ikut-ikutan teman yang ngemil saat bekerja atau belajar. Era serba digital ini juga mempermudah kita dalam memesan makanan tanpa perlu repot pergi ke luar rumah.

Anggita menekankan pentingnya menahan diri di antara lingkungan yang menggoda kita untuk terus makan. Oleh sebab itu, kita perlu sadar dan dapat mengedukasi diri akan kemungkinan overeating yang terjadi secara disadari atau tidak.

2. Mengenali Diri Sendiri

Hal di atas juga membawa kita ke cara pencegahan kedua, yaitu mengenali diri sendiri dan apa yang memicu perilaku nafsu makan berlebihan tersebut.

Menurut penelitian, penyimpangan overeating dapat berasal dari adanya kecenderungan. Makanya, kita mesti mengetahui hal apa yang membuat kita bisa banyak makan. Sadar akan kecenderungan ini akan mempermudah kita dalam mengambil tindakan dan dari mana kita sebaiknya memulai treatment terlebih dulu.

Ada tiga kecenderungan terkait nafsu makan berlebihan yang perlu kita ketahui, di antaranya:

  • External eating: kebanyakan makan karena respon dari luar, entah itu tampilan makanan, baunya, dan keberadaan orang lain yang sedang makan (khususnya orang yang kita kenal).
  • Emotional eating: kebanyakan makan karena respon atas keadaan emosi tertentu, seperti stres, kebosanan, dan kesepian.
  • Restraint eating: kebanyakan makan karena menjalani diet selama periode waktu tertentu. Hal ini terjadi pada orang dengan ciri “diet minded”. Mereka membatasi pola makannya dengan keras dan malah berakhir ke perilaku overeating.

3. Ketahui Saat Tubuh Butuh Makan

Cara mengurangi nafsu makan berlebihan bisa juga dilakukan dengan memahami konsep kapan kita perlu makan. Anggita mengatakan kalau kita mesti membedakan antara waktunya makan dan kebutuhan yang lain. “Artinya kita harus mengenal kembali nih yang namanya lapar,” jelas Anggita.

Meski terdengar sepele, hal ini bisa dengan mudahnya diabaikan pelaku overeating. Anggita mengatakan, “Banyak ya yang saya temui, terutama anak-anak milenial, terutama mereka yang tinggal di kota. Mereka itu kadang lupa sama yang namanya laper…gak sampe laper udah makan.” Ia pun menambahkan ada orang yang tidak mengindahkan lapar karena aktivitas yang padat.

Saat terbaik makan adalah ketika perut memang sudah lapar. Dan, kapan sebaiknya kita makan dan berhenti setidaknya memiliki skalanya sendiri, seperti di bawah ini. Angka 1 menunjukkan kondisi butuh makan dan angka yang semakin tinggi menandakan makan berlebihan.

Skala Kondisi Respon yang Perlu Dilakukan
1 Kelaparan Harus langsung makan
2 Sangat Lapar Harus langsung makan
3 Lapar: siap untuk makan Saatnya makan
4 Agak lapar Transisi skala 3 ke 5
5 Netral: tidak kenyang tapi juga tidak lapar Saat sebaiknya berhenti makan
6 Masih kuat makan, tapi perut sudah cukup terisi Berhenti makan
7 Kenyang Berhenti makan
8 Kenyang sekali Berhenti makan
9 Sangat kekenyangan Berhenti makan
10 Begah, sakit perut, ada dalam kondisi “food coma” Berhenti makan

 

Waktu makan terbaik biasanya ada di skala ketiga. Umumnya, tubuh memberi sinyal dengan perasaan lapar atau bunyi keroncongan. Angka 3 ke bawah berarti urgent dan di tahap ini pula seseorang bisa merasa pusing.

Sebaliknya, bila rasa lapar atau tidak enak sudah mereda, itulah saat kita harus berhenti makan. Kondisi skala kelima ini cukup sulit untuk dikelola, terutama saat masih ada makanan di depan kita. Ini juga jadi penyebab yang sering dijumpai pada orang yang makan berlebihan.

 

4. Atasi Kecenderungan Overeating dengan Benar

Setelah mengetahui tiga kecenderungan yang menyebabkan nafsu makan berlebihan, yaitu external eating, emotional eating, dan restrain eating, kita harus tahu langkah pencegahan yang benar.

Seperti ketika kita mengalami kecenderungan external eating, kita bisa menahan keinginan makan berlebihan dengan minum air putih atau latihan pernafasan. Kita juga bisa membuat lingkungan yang tidak memicu penyimpangan perilaku makan.

Beda halnya dengan emotional eating, orang dengan kecenderungan ini sebaiknya tahu apa emosi negatif yang memancingnya dan mencoba keluar dari penyebab overeating tersebut.

Sedangkan, untuk orang dengan masalah restrain dieting bisa lebih mengatur pola makannya dan tetap mengonsumsi makanan bernutrisi disaat memang sudah waktunya makan.

Itu dia penyebab nafsu makan berlebihan dan beberapa cara mengatasinya. Sejatinya makan yang berlebihan ini harus betul-betul dihindari. Sebab, perilaku ini akan mengganggu kesehatan kita dan dapat berujung pada bermacam-macam penyakit. Untuk hasil yang maksimal dan memperlancar keluarnya makanan dari dalam tubuh, Anda dapat mengonsumsi Flimty Original Fiber Blackcurrant – Minuman Serbuk Pelangsing(Rp395.000) minuman pelangsing yang dapat memperbaiki metabolisme pencernaan dan menurunkan berat badan.

Baca juga:

Diet Rendah Kalori: Manfaat dan Cara Melakukannya

11 Camilan Sehat untuk Anda yang Sedang Diet

Diet Sehat dan Tinggi Nutrisi untuk Ibu Hamil

Anda bisa mempelajari lebih lanjut tentang pembahasan hingga tips and trick dalam mencegah overeating di channel Youtube Jovee. Artikel kesehatan lainnya juga ditemukan di laman Jovee. Temukan pula vitamin terlengkap dengan harga murah di website Jovee.

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

gejala-kanker-ovarium

Kanker Ovarium: Pahami Gejala dan Penyebabnya

Gaya Hidup Sehat   23/11/2022
infeksi-superbug

Infeksi Superbug: Bakteri Super yang Kebal Antibiotik

Gaya Hidup Sehat   16/11/2022
dampak-resistensi-antibiotik

Dampak Resistensi Antibiotik: Penyebab, Gejala, Cara Mencegah

Gaya Hidup Sehat   15/11/2022
manfaat-deep-talk

Perkuat Hubungan, Ini 5 Manfaat Deep Talk

Gaya Hidup Sehat   08/11/2022
manfaat-meditasi-pernapasan

Kurangi Stres, Kenali Beragam Manfaat Meditasi Pernapasan

Gaya Hidup Sehat   07/11/2022