fbpx
BerandaKesehatan LainnyaGejala Tipes pada Anak dan Langkah Penanganannya

Demam tifoid terjadi ketika makanan dan minuman yang dikonsumsi si kecil tercemar oleh feses orang yang terinfeksi. Pencemaran penyakit yang lebih dikenal dengan nama tipes tersebut diperantarai oleh bakteri Salmonella typhi. Anak-anak dikatakan lebih rentan terinfeksi demam tifoid karena sistem imunnya yang masih dalam perkembangan.

gejala-tipes-pada-anak

Gejala tipes pada anak bisa berubah menjadi komplikasi mengancam nyawa jika terlambat diobati. Oleh karena itu, orang tua harus mewaspadai gejala tipes pada anak guna mendapatkan pertolongan yang tepat. Nah, lantas apa saja gejala tipes yang bisa muncul pada si kecil?

Bagaimana penyakit tipes bisa terjadi?

Penyakit tipes sangat berkaitan dengan gaya hidup sehat dan praktik higiene yang dilakukan seseorang. Pasalnya, demam tifoid menular lewat makanan dan minuman yang tercemar bakteri. Dari mana asal bakteri itu? Ya, dari feses atau kotoran orang yang terinfeksi tipes.

Apabila anak-anak tidak terbiasa mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, atau suka jajan sembarangan, besar kemungkinan ia akan terinfeksi bakteri S. typhi. Terlebih lagi, kalau daya tahan tubuh mereka sedang melemah.

Inilah mengapa anak-anak dikatakan cenderung lebih rentan terinfeksi dibandingkan orang dewasa. Hal tersebut disebabkan karena sistem imunnya belum optimal dan kesadaran diri terkait kebersihannya pun masih kurang. Banyak anak-anak yang suka sekali memasukkan tangannya, dan benda-benda asing lain, ke dalam mulut

Setelah anak menelan dan mencerna makanan atau minuman yang telah tercemar Salmonella typhi, bakteri tersebut akan ikut masuk ke dalam aliran darah. Kemudian S. typhi terbawa oleh sel darah putih menuju organ-organ tubuh dan berkembang biak di dalamnya.

Selanjutnya, bakteri masuk kembali ke aliran darah. Saat inilah, respons sistem imun bekerja. Si kecil mulai mengalami demam sebagai reaksi tubuh terhadap masuknya patogen berbahaya.

Bakteri kemudian masuk ke dalam kantong empedu dan usus, tempat di mana S. typhi akan berkembang biak lebih banyak. Saat anak buang air besar, bakteri yang turut keluar bersama feses menandakan bahwa ia telah terinfeksi demam tifoid.

“Sekitar 3 – 5 persen orang yang terkena penyakit ini menjadi karier. Sumber air yang terkontaminasi kotoran dari karier atau penderita tipes dapat menyebarkan penyakit tipes. Bakteri tersebut dapat bertahan cukup lama, bahkan berminggu-minggu, di air atau comberan kering.” tambah dr. Irma Lidia, tim dokter Jovee.

Ciri-ciri dan gejala tipes pada anak

obat-tipes-anak

Tipes merupakan salah satu penyakit yang umum dialami oleh anak-anak. Gejala tipes pada anak bisa datang secara tiba-tiba dan bertahap dalam kurun waktu beberapa minggu. Maka dari itu, orang tua harus mengenali ciri-ciri gejala tipes pada anak agar ia bisa mendapatkan pertolongan yang tepat.

Tanda dan gejala tipes pada anak dapat muncul sekitar 1 – 2 minggu setelah seorang anak terinfeksi bakteri Salmonella. Biasanya, ciri-ciri tipes yang muncul tidak bergantung dari usia. Artinya, gejala tipes pada anak 1 tahun sama dengan gejala tipes pada anak 2 tahun ataupun 4 tahun.

Saat terserang tipes, anak bisa mengalami gejala yang ringan hingga cukup berat. Ciri-ciri tipes tersebut juga mungkin menetap hingga 4 minggu, atau bahkan lebih. Adapun beberapa gejala tipes yang umumnya muncul pada anak, terlepas dari usianya, yaitu:

  • Demam yang tak kunjung reda, hingga lebih dari 1 minggu
  • Sakit perut
  • Mual dan muntah
  • Gangguan pencernaan, seperti diare dan susah buang air besar
  • Nyeri tenggorokan
  • Lemas dan pegal-pegal
  • Sakit kepala
  • Kehilangan nafsu makan
  • Munculnya lapisan berwarna keputihan pada lidah

Selain gejala di atas, anak-anak juga dapat mengalami pembesaran hati dan limpa, penurunan berat badan, dan dehidrasi karena mereka cenderung tidak mau minum. Kalau langsung ditangani, gejala tipes pada anak biasanya akan hilang sendiri setelah 3 atau 4 minggu.

Namun, apabila tidak mendapatkan pengobatan yang tepat, gejala tipes pada anak bisa menetap hingga lebih dari 1 bulan. Akibatnya, akan timbul risiko komplikasi yang berbahaya dan berpotensi mengancam nyawa anak berupa:

  • Perdarahan pada saluran pencernaan
  • Luka pada usus
  • Syok
  • Penurunan kesadaran atau koma
  • Bronkitis
  • Keracunan darah atau sepsis
  • Peritonitis
  • Meningitis

Inilah mengapa, Anda perlu segera membawa si kecil ke dokter guna mendapatkan penanganan.

Penanganan medis untuk menyembuhkan gejala tipes pada anak

Untuk mendiagnosis tipes, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik anak lebih dulu dan dilanjutkan dengan pemeriksaan penunjang seperti tes darah dan urin, Widal, serta kultur feses atau darah. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan anak positif menderita tipes, dokter biasanya memberikan obat antibiotik.

Pemberian antibiotik bisa dilakukan dalam bentuk suntikan melalui infus atau obat minum, seperti tablet, kapsul, atau sirup. Biasanya, dokter akan menganjurkan anak untuk meminum obat antibiotik tipes selama 1 – 2 minggu, atau sampai habis, meski gejala sudah membaik. Tujuannya adalah, memastikan bakteri Salmonella sudah hilang dari tubuh si kecil sepenuhnya.

Bila sudah muncul komplikasi, dokter mungkin akan memberikan antibiotik dalam jangka waktu lebih lama, hingga lebih dari 4 minggu.

Selain memberikan antibiotik, dokter juga dapat meresepkan obat pereda demam, seperti paracetamol, untuk mengatasi gejala tipes pada anak.

Ketika menderita tipes, kemungkinan anak akan mengalami dehidrasi. Hal ini bisa terjadi karena gejala demam, diare, muntah, dan penurunan nafsu makan bisa menyebabkan terbuangnya cairan dari dalam tubuhnya. Untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang, dokter dapat memberikan asupan cairan melalui infus. Pada kondisi ini, anak sebaiknya menjalani perawatan di rumah sakit.

Cara mengatasi tipes di rumah

Langkah penanganan medis di atas juga perlu diimbangi dengan berbagai upaya orang tua untuk mempercepat proses penyembuhan tipes, antara lain:

1. Memastikan anak cukup istirahat

Selama menderita tipes, anak perlu istirahat total selama seminggu sampai demam dan gejala tipes lainnya benar-benar mereda. Istirahat yang cukup berperan penting untuk memulihkan energinya dan mendukung proses penyembuhannya.

Meski gejala tipes pada anak sudah hilang, ternyata demam tifoid bisa datang lagi di kemudian hari. Terlebih lagi, apabila ia tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga: Pentingnya Waktu Tidur Bagi Si Kecil

2. Memberikan makanan bernutrisi secara rutin

Untuk mempercepat penyembuhan tipes, kebutuhan nutrisi anak harus tercukupi. Karenanya, orang tua memang perlu berhati-hati dalam memberikan makan pada anak.

Pada dasarnya, anak wajib mengurangi konsumsi makanan berlemak dan berserat agar gangguan pada sistem pencernaannya tidak bertambah parah. Selain itu, orang tua perlu memberikan makanan tinggi protein agar tubuh si kecil melawan infeksi bakteri dengan lebih cepat.

Contoh makanan yang dapat Anda berikan adalah bubur, telur matang, sup ayam, ikan, serta buah dan sayuran seperti pisang dan kentang rebus.

Buah-buahan dan air putih juga penting untuk menggantikan mineral dan cairan supaya tidak dehidrasi. Orang tua bisa meminta anak untuk memakan buah seperti semangka dan melon.

Baca juga: Si Kecil Terserang Tipes? Coba Berikan Buah-Buahan Ini

Kalau ia tidak bisa makan dalam porsi banyak, berikanlah dalam porsi lebih sedikit namun sering. Jangan lupa pula menerapkan praktik higiene saat mengolah makanan dan memastikan bahan makanan matang sepenuhnya. Ajarkan juga si kecil untuk rutin mencuci tangannya agar terhindar dari infeksi penyakit tipes berulang.

Selain mencukupi asupan nutrisi anak dari makanan, Anda juga bisa mendapatkannya dengan memberikan asupan multivitamin sepertiCalci Kids Multivitamin (Tablet Kunyah) – Vitamin Mineral Anak Rasa Buah Jaga Daya Tahan Tubuh (Rp154.000).

Tentunya, Anda juga harus memenuhi kebutuhan cairan hariannya untuk mencegah dehidrasi. Sebagai langkah pencegahan tipes di kemudian hari, Anda perlu membiasakan anak untuk menerapkan gaya hidup bersih dan sehat. Contohnya, selalu cuci tangan sebelum dan sesudah makan serta sebelum dan sesudah menggunakan kamar mandi.

Baca juga: 6 Manfaat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee. Untuk mengetahui rekomendasi vitamin harianmu, anda juga bisa mengunduh aplikasi Jovee. Jovee adalah aplikasi yang dapat merekomendasikan suplemen sesuai dengan kebutuhan personal. Aplikasi Jovee tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Referensi

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

cara-agar-cepat-haid-saat-telat

Telat Haid? Coba 5 Cara Agar Cepat Haid Saat Telat Ini

Kesehatan Lainnya   09/08/2022
penyebab-jerawat-di-jidat

5 Penyebab Jerawat di Jidat dan Cara Mengatasinya

Kesehatan Lainnya   08/08/2022
jamur-di-selangkangan

Selangkangan Gatal? Hati-hati Infeksi Jamur Ini

Kesehatan Lainnya   04/08/2022
kanker-tenggorokan

Kanker Tenggorokan: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi

Kesehatan Lainnya   03/08/2022

Wanita Wajib Tahu, Ini Dia Urutan Cara Make-up Natural

Kesehatan Lainnya   02/08/2022