fbpx

Sebagian besar dari kita mungkin menanyakan vitamin D3 untuk apa. Nama lain vitamin D3 adalah cholecalciferol dan jenis ini merupakan bentuk aktif dari vitamin D yang dibentuk tubuh dari paparan sinar matahari pada kulit manusia. Jika kebutuhannya terpenuhi, tubuh akan mendapat banyak manfaat vitamin D3, termasuk untuk kesehatan dan kekuatan tulang serta gigi. Hal ini berdasarkan fungsi vitamin D3 dalam mengatur kadar kalsium.

 

Kebutuhan harian vitamin D3

Berdasarkan rekomendasi angka kecukupan gizi (AKG) dari Kementrian Kesehatan, kebutuhan harian vitamin D untuk anak usia 0 – 11 bulan sebesar 10 mikrogram atau sekitar 400 IU. Untuk wanita dan pria dewasa adalah 15 mikrogram atau setara dengan 600 IU. Sedangkan, kebutuhan asupan vitamin D harian yang disarankan untuk lansia sebanyak 20 mikrogram atau setara dengan 800 IU.

Pemenuhan kebutuhan nutrisi ini bisa dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D atau suplemen tambahan. Sebelum mengonsumsi suplemen vitamin D3, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter atau ahli gizi agar dosisnya dapat disesuaikan dengan kondisi kamu.

 

Sumber terbaik vitamin D3

Vitamin D3 bersifat larut dalam lemak. Kalau vitamin D3 terbentuk secara alami ketika kulit terpapar sinar matahari, vitamin D2—bentuk aktif lain dari vitamin D—hanya ditemukan pada makanan dari jenis tumbuh-tumbuhan tertentu, misalnya jamur.

Selain sinar matahari, kegunaan vitamin D3 juga dapat dijumpai pada makanan yang berasal dari hewan yang meliputi:

  • Ikan laut: salmon, tuna, dan tongkol.
  • Minyak ikan dan minyak hati ikan kod.
  • Telur.
  • Susu dan olahannya: keju dan yoghurt.
  • Hati sapi.
  • Sereal atau jus buah yang telah ditambahkan vitamin D3.

Tak hanya dari makanan, asupan vitamin D3 juga bisa diperoleh dari suplemen yang mengandung vitamin D3.

 

Peran dan manfaat vitamin D3 bagi kesehatan

Vitamin ini diperlukan tubuh untuk membantu penyerapan mineral kalsium dan fosfor yang penting untuk membangun dan menjaga kekuatan tulang. Vitamin D—baik D2 maupun D3—yang dicerna tubuh, bersama kilomikron, akan diserap oleh sistem limfatik sebelum masuk ke sistem peredaran darah. 

Dalam bentuk suplemen, biasanya vitamin D3 dikonsumsi oleh orang-orang yang kebutuhan nutrisinya tidak mencukupi, baik dari sinar matahari maupun dari makanan, misalnya penderita lupus. Tidak hanya lupus, konsumsi suplemen vitamin D juga bisa bermanfaat bagi beberapa kondisi berikut:

 

1. Rakitis dan osteomalacia

Suplemen vitamin D3 bisa digunakan untuk mengobati dan mencegah penyakit rakitis serta osteomalacia. Rakitis adalah salah satu kondisi kelainan pertumbuhan tulang pada anak-anak. Berbeda dengan osteomalacia, yaitu keadaan di mana tulang seseorang menjadi lunak dan mudah patah. Kedua kondisi ini terjadi karena tubuh kekurangan vitamin D dan mineral kalsium serta fosfor.

 

2. Daya tahan tubuh rendah

Vitamin D juga memainkan peran penting untuk memelihara fungsi kekebalan tubuh dengan meningkatkan responnya dalam melawan mikroorganisme penyebab penyakit, meredakan peradangan ketika terjadi infeksi di dalam tubuh, serta pembentukan sel darah. 

Sistem imun sangat membutuhkan vitamin D karena fungsinya dalam mengoptimalkan kerja sel darah putih yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh seseorang. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan respons imun terhadap radikal bebas menurun dan tubuh jadi rentan terkena penyakit.

 

3. Osteoporosis

Kebutuhan vitamin D3 yang tercukupi dapat membantu mencegah osteoporosis serta meningkatkan kepadatan tulang sehingga menurunkan risiko patah tulang pada orang yang telah lanjut usia.

 

4. Gangguan ginjal

Kadar vitamin D di dalam tubuh bisa dipengaruhi oleh fungsi ginjal. Contohnya, pada penyakit gagal ginjal kronis, produksi vitamin D jadi tidak optimal karena terganggunya fungsi ginjal. Oleh karena itu, banyak pasien gagal ginjal yang diketahui mengalami kekurangan vitamin D.

Untuk mengembalikan kadar normal vitamin D di dalam tubuhnya, mereka disarankan untuk melengkapi asupan makanan dengan mengonsumsi suplemen vitamin D3.

 

5. Gangguan kelenjar paratiroid

Kelenjar paratiroid adalah kelenjar yang berfungsi untuk mengatur kadar kalsium di dalam tubuh dengan memproduksi hormon paratiroid. Hormon ini memiliki peran penting dalam menghasilkan vitamin D secara alami sehingga jumlah mineral kalsium yang diserap juga lebih banyak.

Apabila fungsi kelenjar paratiroid terganggu, otomatis jumlah vitamin D dan kalsium di dalam tubuh akan berkurang. Oleh karena itu, suplemen vitamin D3 adalah salah satu produk yang biasa digunakan untuk mengobati gangguan pada kelenjar paratiroid.

 

6. Depresi

Penelitian dari Norwegia pada subjek dengan berat badan lebih menunjukkan pengaruh vitamin D terhadap gejala depresi yang mereka idap. Vitamin D dalam dosis tinggi diberikan kepada subjek tersebut, sekitar 20.000 atau 40.000 IU per minggunya. 

Hasil penelitian ini menemukan adanya peningkatan secara signifikan terhadap gejala depresi tersebut setelah 1 tahun daripada subjek penelitian yang diberikan plasebo. Dari sini diketahui bila ada dampak positif vitamin D terhadap risiko depresi.

 

7. Penyakit Jantung

Beberapa studi menemukan efek perlindungan vitamin D terhadap jantung terjadi melalui sistem hormon renin–angiotensin. Sistem hormon ini berperan penting untuk mengatur tekanan darah sekaligus keseimbangan cairan tubuh. Selain itu, efek perlindungan vitamin D juga bisa terjadi pada sel-sel yang terletak di jantung atau pembuluh darah serta karena fungsinya dalam menekan inflamasi. 

Dalam sebuah studi diketahui pasien yang kekurangan vitamin D mengalami risiko terkena penyakit jantung 60% lebih besar ketimbang mereka yang punya konsentrasi vitamin D yang tinggi. Studi lain dengan penelitian selama 4 tahun memperlihatkan temuan di mana subjek yang kekurangan vitamin D punya tiga kali kemungkinan lebih besar terkena hipertensi ketimbang subjek yang punya konsentrasi vitamin D lebih tinggi. 

 

8. Sklerosis Ganda

Sklerosis ganda merupakan penyakit yang memengaruhi saraf pembawa pesan dari otak ke seluruh tubuh. Hal ini mengakibatkan kelelahan, mati rasa, dan hilangnya koordinasi otot. Beberapa pakar mengaitkan kurangnya tingkat vitamin D dalam darah dengan risiko berkembangnya sklerosis ganda. Meski begitu, belum ada penelitian yang mendukung kemampuan vitamin D dalam mencegah sklerosis ganda.

 

Efek samping konsumsi suplemen vitamin D3

Secara umum, konsumsi oral suplemen vitamin D cenderung aman dan tidak menimbulkan efek samping. Lain halnya jika vitamin ini dikonsumsi melebihi dosis yang disarankan dokter. 

Melansir laman National Institutes of Health, setidaknya konsumsi vitamin D3 400 IU per hari merupakan jumlah yang dianjurkan bagi bayi hingga 12 bulan. Selanjutnya,  seperti yang sudah disebutkan di awal, asupan vitamin D3 harian hanya perlu sampai 600 IU, dari usia 1-70 tahun. 

Manfaat vitamin D3 1.000 IU masih bisa didapatkan secara aman. Namun, tetap perhatikan kebutuhan vitamin D3 maksimal di tiap usia. Dari usia 9 tahun ke atas memiliki batas konsumsi vitamin D3 per hari sebanyak 4.000 IU, 1.000 IU untuk bayi 6 bulan ke bawah, 1.500 IU untuk 7-12 bulan, 2.500 IU untuk 1-3 tahun, dan 3.000 IU untuk 4-8 tahun. 

Beberapa efek samping akibat kelebihan vitamin D3 di antaranya:

  • Merasa lelah, lemah, dan lesu
  • Mengantuk
  • Sakit kepala
  • Hilang nafsu makan
  • Sering haus
  • Mulut kering atau terasa seperti logam
  • Mual atau muntah
  • Sembelit
  • Sering buang air kecil
  • Perubahan suasana hati

Bahaya dari kelebihan vitamin D juga bisa menimbulkan masalah kesehatan seperti kenaikan level darah dan kalsium darah hingga gagal ginjal. Pada beberapa orang, konsumsi suplemen ini juga bisa memunculkan reaksi alergi, seperti ruam pada kulit, gatal dan bengkak pada wajah, lidah, atau tenggorokan, pusing, serta kesulitan bernapas. Segeralah cari pertolongan medis apabila kamu merasakan efek samping vitamin D dengan bentuk aktif ini.

Suplemen ini sebaiknya tidak dikonsumsi oleh seseorang yang memiliki kondisi kelebihan vitamin D (hipervitaminosis D) dan kalsium (hiperkalsemia), gangguan penyerapan nutrisi (sindrom malabsorpsi), serta penyakit ginjal dan hati.

Itulah beberapa informasi mengenai manfaat dan fungsi vitamin D3 dan dosisnya. Jangan lupa untuk selalu konsultasi ke dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi suplemen vitamin D3. Dapatkan vitamin D3 yang bagus di website Jovee.

 

Bahagia dan Sehat Bareng Jovee

Ingin gaya hidup sehat dengan suplemen yang cocok denganmu? Unduh aplikasi Jovee di Play Store atau App Store dan dapatkan vitamin personalmu! Dengan Jovee, kamu juga bisa melihat rekomendasi suplemen dari tim nutrisionis Jovee. Temukan berbagai vitamin asli dan terbaik, dari A ke Z(inc), hanya di Jovee.

Penulis: Alifia Daariy

 

Referensi:

NIH. 2020. Vitamin D: Fact Sheet for Health Professionals.

NIH. 2020. Vitamin D: Fact Sheet for Consumers.

WebMD. 2020. Vitamin D3.

Nair, R., & Maseeh, A. 2012. Vitamin D: The “sunshine” vitamin. Journal of pharmacology & pharmacotherapeutics. 3(2), 118–126.

Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2019.

Speller J. 2020. The Renin-Angiotensin-Aldosterone System.

Spritzler F. 2019. 6 Side Effects of Too Much Vitamin D.

Tersedia di Jovee shop

Natures Plus Vitamin D3 400IU – Tulang Sehat – 90 Kaplet

Sale!

Vitamin D for daylight by JOVEE

Vitamin D for daylight by JOVEE – 7 days

Referensi

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Artikel Terkait

Suplemen Tambahan untuk Anak, Apakah Perlu?

Suplemen Tambahan untuk Anak, Apakah Perlu?

konilife-glucotrim

Manfaat Konilife Glucotrim Untuk Penderita Diabetes

blackmores-radiance-Q10

Manfaat Suplemen Kulit Blackmores Radiance Marine Q10

DAMPAK JIKA TUBUH KEKURANGAN VITAMIN B7

Dampak Jika Tubuh Kekurangan Vitamin B7

Apa yang Terjadi Jika Tubuh Kekurangan Selenium?

Apa yang Terjadi Jika Tubuh Kekurangan Selenium?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

Suplemen Tambahan untuk Anak, Apakah Perlu?

Suplemen Tambahan untuk Anak, Apakah Perlu?

Vitamin & Suplemen   24/02/2021
konilife-glucotrim

Manfaat Konilife Glucotrim Untuk Penderita Diabetes

Vitamin & Suplemen   24/02/2021
blackmores-radiance-Q10

Manfaat Suplemen Kulit Blackmores Radiance Marine Q10

Vitamin & Suplemen   24/02/2021
DAMPAK JIKA TUBUH KEKURANGAN VITAMIN B7

Dampak Jika Tubuh Kekurangan Vitamin B7

Vitamin & Suplemen   23/02/2021
Apa yang Terjadi Jika Tubuh Kekurangan Selenium?

Apa yang Terjadi Jika Tubuh Kekurangan Selenium?

Vitamin & Suplemen   20/02/2021

Brands