fbpx

Pelajari Cara Mudah Menghitung Masa Subur Wanita

by | Apr 27, 2020 | Gaya Hidup Sehat, Kesehatan Lainnya | 0 comments

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Menghitung serta memperkirakan masa subur wanita sesudah haid menjadi salah satu cara ampuh untuk memiliki keturunan. Inilah sebabnya, ketika merencanakan kehamilan, Anda harus mempunyai catatan periode haid. Lantas, apa yang dimaksud dengan siklus menstruasi? Siklus menstruasi merupakan rentang waktu dari hari pertama hingga hari berikutnya haid. Siklus yang normal ialah 21 hingga 35 hari. 

Selain menghitung, Anda juga harus mengenali ciri masa subur, sehingga Anda akan mengetahui kapan masa yang paling pas untuk berhubungan seks bersama dengan pasangan sehingga terjadi kehamilan. Hal ini disebabkan karena ketika masa subur, indung telur akan melepaskan sel serta siap dibuahi sperma.

Memahami dengan Baik Masa Subur Wanita

Sebenarnya, kapan dimulai masa haid? Haid sendiri dimulai di hari pertama ketika dinding rahim meluruh serta keluar bersama dengan darah dari organ vagina. Di masa ini, sel telur nantinya akan berkembang di dalam ovarium. Ketika sel telur telah matang, ovarium akan melepaskan sel ini. peristiwa inilah yang disebut dengan ovulasi. 

Biasanya, ovulasi ini terjadi kurang lebih 12 hingga 14 hari sebelum masa haid berikutnya datang. Pada dasarnya, hari terjadinya ovulasi juga tergantung dari siklus haid yang Anda miliki, bila Anda hanya memiliki siklus 22 hari, ovulasi  bisa terjadi beberapa hari sesudah haid berakhir. Sehingga setiap wanita bisa memiliki waktu ovulasi yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui seperti apa siklus haid yang Anda miliki.

Lantas, kapan masa subur ini datang? Masa subur berada di sekitar ovulasi, kurang lebih 5 hari sebelum ovulasi ini terjadi. Biasanya, masa subur wanita ialah 12 hingga 16 hari sebelum masa datang bulan berikutnya. Sehingga, rata-rata wanita mengalami masa subur di hari ke 10 sampai 17 sesudah pertama haid terakhir. Hal ini berlaku untuk perempuan yang mempunyai siklus haid 28 hari. Tetapi jika siklusnya berbeda, Anda harus mempelajari serta menghitung masa subur Anda. 

Di sini, yang menjadi tantangan paling besar ialah lama masa haid. Masa haid wanita bisa berubah dari waktu ke waktu, namun biasanya masa haid ini 2 hingga 7 hari. Kondisi tersebut membuat ovulasi bisa berbeda kurang lebih 1 pekan lebih cepat atau pun lebih lambat dibandingkan dengan periode sebelumnya. Selain ovulasi, kehamilan juga begitu ditentukan oleh proses sperma dapat menjangkau sel telur.

Agar lekas mengandung, sel telur yang sudah matang harus dibuahi 12 sampai 24 jam. Bagaimana dengan perempuan yang memiliki masa haid tidak teratur? Jika Anda memiliki masa haid yang tidak teratur, perhitungan masa subur akan sedikit sulit. Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter untuk perhitungannya.

Bisakah Menghitung Sendiri Masa Subur?

Sebenarnya, kita bisa menghitung sendiri masa subur. Biasanya, masa subur ini dapat dihitung dari rentang catatan serta analisis siklus haid kurang lebih 8 bulan terakhir. Untuk menghitung masa subur, Anda dapat mengetahui siklus paling pendek Anda, contohnya 27 hari, kurang dengan 18, nantinya 9 angka tersebut merupakan hari pertama ketika Anda berada di masa subur.

Selain itu, Anda juga harus mengetahui siklus paling panjang, contohnya 30 hari, kurang dengan 11, hasilnya angka terakhir tersebut merupakan hari terakhir masa subur. Bila siklus Anda 27 hingga 30 hari, masa subur akan berada di hari ke 9 serta 19. 

Cara Lain Memprediksi Masa Subur

Selain cara di atas, ada beberapa cara untuk memprediksi masa subur, antara lain:

  1. Catat jadwal menstruasi. Anda bisa mencatat jadwal menstruasi dari mulai hingga berakhir. Bila siklus menstruasi normal, Anda akan mengalami ovulasi teratur yaitu 14 hari, sebelum menstruasi berikutnya. 
  2. Alat prediksi kesuburan. Dengan menggunakan alat ini, Anda bisa mengukur hormon LH di dalam urine kurang lebih 10 hingga 12 jam LH meningkat. Biasanya wanita dengan siklus menstruasi 28 hari, akan mengalami ovulasi di sekitar hari ke 14 hingga 15.
  3. Monitor kesuburan. Alat ini akan mengidentifikasi kapan waktu ovulasi, tak hanya itu, alat ini juga akan mengidentifikasi hari paling subur.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Kenali Perbedaan AHA, BHA, dan PHA Sebelum Pakai Skincare
7 Cara Mencegah dan Mengobati Jerawat
10 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Kulit
Cara Mencegah Rambut Rontok dan Rusak
Apa itu Slippery Elm Bark Powder dan Manfaatnya?
Menthol: Manfaat bagi Kesehatan dan Cara Memanfaatkannya

Ciri Wanita Berada Dalam Masa Subur

Berikut beberapa ciri wanita ada di dalam masa subur, antara lain:

  1. Suhu basal dalam tubuh meningkat. Suhu basal tubuh merupakan suhu tubuh ketika bangun di pagi hari, suhu normal basal tubuh adalah 35,5 hingga 36,6 C, tetapi jika suhu tubuh Anda sedikit naik, bisa berarti Anda berada dalam masa ovulasi.
  2. Terdapat lendir di mulut rahim. Lendir yang muncul dari mulut rahim mempunyai konsistensi encer, selain itu perubahan lendir ini juga menunjukkan kadar hormon estrogen.
  3. Nyeri perut atau punggung. Meskipun tidak semua, namun ada beberapa wanita yang merasakan nyeri bagian perut dan punggung ketika berada di dalam masa subur.

Kesimpulannya, masa subur pada umumnya 14 hari sebelum menstruasi berikutnya. Dengan menghitung dan memperkirakan masa subur, serta memahami dengan baik apa saja yang terjadi ketika siklus menstruasi datang, Anda bisa lebih mudah dalam merencanakan kehamilan serta mengevaluasi kesehatan organ reproduksi. Selain itu, untuk membantu melancarkan siklus haid, Anda dapat mengonsumsi suplemen yang direkomendasikan oleh Jovee, yaitu kombinasi antara blackmores Evening Primrose Oil + Fish Oil, dan Multivitamin + Mineral

Tersedia di Jovee shop

BLACKMORES RADIANCE MARINE Q10 – COLLAGEN, ANTIOXIDANT, CoQ10 – 30 KAPSUL

Sale!

VITAHEALTH COQ10 & LECITHIN & VITAMIN E – KESEHATAN – 30 KAPLET

BLACKMORES COQ10 – LIVER SEHAT – 30 KAPLET

Sale!

Brands