fbpx
BerandaVitamin & SuplemenApakah Penderita Diabetes Boleh Konsumsi Suplemen?

Prinsip utama dalam mengelola penyakit diabetes adalah mengontrol kadar gula darah dan menjaga berat badan dengan berolahraga. Diabetesi (penderita diabetes) harus memenuhi kebutuhan gizinya supaya kesehatannya terjaga, yang akhirnya bisa mencegah terjadinya komplikasi diabetes. Banyak penderita diabetes yang mengandalkan suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineralnya. 

Apakah Penderita Diabetes Boleh Konsumsi Suplemen?

Pertanyaannya adalah, bisakah suplemen benar-benar membantu mengendalikan diabetes?

 

Kapan harus konsumsi suplemen?

Konsumsi suplemen memang dimaksudkan untuk memberikan nutrisi tambahan, khususnya bagi kelompok orang yang mempunyai masalah kesehatan, termasuk diabetes.

Tetapi sebetulnya, suplemen tidak terlalu dibutuhkan oleh tubuh. Terlebih lagi kalau diabetesi bisa mengatur pola makannya dengan baik. 

Suplemen juga bukanlah pengganti obat sehingga diabetesi tetap harus meminumnya untuk mengontrol kadar gula darah. Meski begitu, ada beberapa kondisi yang membuat diabetesi memerlukan suplemen, yaitu jika:

  • Diet rendah kalori. Biasanya, diabetesi dianjurkan untuk menerapkan diet rendah kalori. Hal ini otomatis membuat asupan makanannya jadi terbatas dan meningkatkan risiko kekurangan suatu vitamin atau mineral tertentu.
  • Pola makan vegan. Sama halnya dengan diet rendah kalori, diabetesi yang menganut diet vegan mungkin berisiko kekurangan nutrisi-nutrisi yang ada di produk hewani.
  • Hamil. Ketika seorang wanita hamil, tentunya ia membutuhkan nutrisi ekstra untuk menjaga kesehatan janinnya.

Pada dasarnya, cara terbaik memenuhi semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh adalah mengonsumsi makanan sehat. Kenapa begitu? Karena dalam makanan sehari-hari terkandung bermacam zat gizi, berbeda dengan suplemen yang hanya spesifik pada satu vitamin atau mineral saja.

Jika diabetesi tidak memiliki kondisi di atas, atau masalah lain yang tidak disebutkan, sebaiknya konsumsilah makanan sehat termasuk buah dan sayur.

Apabila diabetesi membutuhkan suplemen, konsultasikan dulu dengan dokter atau nutrisionis untuk mencegah interaksi obat dan timbulnya efek samping.

 

Amankah penderita diabetes mengonsumsi suplemen?

Banyak studi yang mengatakan konsumsi suplemen bermanfaat untuk membantu menangani diabetes dan mencegah komplikasinya.

Tetapi, beberapa suplemen tidak memiliki bukti ilmiah kuat yang mendukung efektivitasnya dalam mengatasi diabetes beserta komplikasinya.

Ditambah lagi, efek samping yang mungkin muncul setelah konsumsi suplemen, misalnya gangguan pada ginjal, bisa membahayakan kesehatan diabetesi.

Bahkan, U.S. Food and Drug Administration (FDA) mengingatkan diabetesi untuk berhati-hati dalam memilih serta mengonsumsi suplemen yang menjanjikan kesembuhannya.

Meski tidak dilarang, hendaknya diabetesi tidak mengonsumsi suplemen untuk menggantikan pengobatan sepenuhnya. Selain itu, konsumsi suplemen akan tergantung pada kebutuhan serta kondisi kesehatan masing-masing diabetesi.

 

Suplemen apa yang bisa membantu diabetesi?

Sejauh ini, belum ada cukup penelitian yang bisa merekomendasikan suplemen spesifik untuk diabetesi. Tetapi ada sejumlah studi yang menunjukkan nutrisi-nutrisi di bawah ini bisa membantu mengontrol kadar gula darah, yaitu:

 

1. Kromium

Mineral ini dibutuhkan untuk membantu tubuh menggunakan glukosa secara efektif. Berdasarkan penelitian tahun 2014, konsumsi suplemen kromium mampu menjaga kestabilan kadar gula darah diabetesi. Namun, masih dibutuhkan studi lebih lanjut terkait hal ini.

Suplemen kromium dapat menimbulkan efek samping berupa sakit perut dan kembung, kerusakan ginjal, reaksi alergi kulit, bahkan gangguan fungsi otot, jika dikonsumsi berlebihan.

 

2. Magnesium

Umumnya, diabetesi memiliki kadar magnesium yang rendah di dalam darahnya. Sampai saat ini, belum diketahui apakah konsumsi suplemen magnesium bisa membantu mengatasi kekurangan mineral pada diabetesi ini.  

Pada dasarnya, kekurangan magnesium akan meningkatkan risiko diabetes. Beberapa temuan menunjukkan konsumsi suplemen bisa mencegah diabetes pada orang-orang yang memiliki faktor risikonya. Meski begitu, penelitian tersebut terbilang kecil dan hasilnya kurang meyakinkan.

Konsumsi dalam dosis tinggi bisa menyebabkan diare dan kram perut. Pada dosis > 5.000 mg per hari, suplemen magnesium dapat mengakibatkan kematian.

Menurut dr. Irma Lidia, tim dokter Jovee, diabetes juga perlu memenuhi kebutuhan magnesiumnya dari makanan sehari-hari. “Makanan yang tinggi serat umumnya tinggi magnesium.” katanya.

Sumber magnesium lain, yaitu kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran (terutama brokoli, labu, dan sayuran berdaun hijau), produk susu, daging, cokelat, dan kopi. 

“Konsumsi magnesium dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes pada orang dewasa dan anak-anak yang kelebihan berat badan. Mineral ini tampaknya berperan dalam meningkatkan sensitivitas terhadap insulin dan mengurangi kadar gula dalam darah pada diabetes dalam kehamilan. Namun, penelitian tentang efek magnesium untuk orang dengan diabetes tipe 2 masih menunjukkan hasil yang bertentangan.” tambahnya lagi.

 

3. Vitamin C

Pada tahun 2017 ada studi yang membuktikan bahwa konsumsi suplemen vitamin C selama > 30 hari dapat membantu mengendalikan kadar gula darah pada diabetesi. Tetapi sebenarnya, belum ada bukti kuat bahwa vitamin C mampu mengontrol gula darah penderita diabetes. 

 

4. Vitamin D

Kekurangan vitamin D dalam tubuh berisiko terhadap sindrom metabolik, diabetes tipe 2, atau resistensi insulin. Berdasarkan penelitian tahun 2014, konsumsi suplemen vitamin D tampaknya tidak mencegah penyakit diabetes atau mengontrol gula darah.

Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan mual, sembelit, kerusakan ginjal, gangguan detak jantung, dan disorientasi.

 

Atau Anda dapat mencoba konsumsi Konilife Glucotrim. Konilife glucotrim adalah suplemen yang mengandung Phaseolus vulgaris yang bermanfaat bagi penderita diabetes. Selain membantu menjaga kadar gula dalam darah, Konilife Glucotrim dapat membantu penyerapan kolesterol dan membantu mengeleminasi lemak.

Bagaimana cara memilih suplemen untuk diabetesi?

Terkadang, kandungan bahan aktif di dalam produk-produk suplemen di pasaran tidak aman dan malah berbahaya bagi kesehatan. Disamping itu, tidak semua suplemen sudah dibuktikan secara ilmiah efektif mengontrol kadar gula darah.

Makanya, selalu diskusikan dengan tim medis Anda untuk memastikan keamanan suplemen tersebut dan menyesuaikannya dengan kebutuhan. Beberapa suplemen mungkin akan berinteraksi dengan obat-obatan diabetes atau konsumen lain sehingga mengganggu, bahkan menghambat kerjanya. 

Untuk mencegah overdosis, sebaiknya hindari suplemen vitamin dan mineral yang jumlahnya 100% kebutuhan harian. Selain itu, biasakan juga untuk membaca komposisi dan nilai gizi yang tertera pada kemasan suplemen. Pilihlah suplemen dengan kandungan serta nilai gizi yang Anda butuhkan.

Berhati-hatilah juga dengan suplemen yang menjanjikan kesembuhan. Lalu, hal yang tidak kalah penting ialah, hentikan konsumsi suplemen jika Anda mengalami gejala-gejala efek samping.

Ingin mengetahui informasi kesehatan terpercaya? Daftarkan email anda di Ngovee. Untuk mendapatkan suplemen dan vitamin spesial buat anda, unduh aplikasi Jovee. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Dapatkan vitamin terbaik hanya dari Jovee.

 

Ditulis oleh: Alifia Daariy

 

Referensi:

Diabetes.co.uk. 2019. Dietary Supplements and Diabetes.

NIH. 2018. Diabetes and Dietary Supplements.

Minesh K. (WebMD). 2019. Diabetes and Dietary Supplements.

Healthline. 2020. Herbs and Supplements for Diabetes.

Pertanyaan Seputar Jovee

+

Apa itu Jovee?

+

Apa yang membuat Jovee berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Jovee?

+

Berapa lama pengiriman vitamin saya?

+

Apakah Jovee memberikan gratis ongkir?

Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo

Dapatkan Vitamin sesuai Kebutuhanmu dengan Konsultasi GRATIS lewat Nutrisionist kami

Konsultasi Sekarang

Jaminan Jovee untuk Anda

Icon

100% Original

Semua Produk yang kami jual terjamin keasliannya dengan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS*

Artikel Terkait

Kolagen Alami

Vitamin & Suplemen   18/10/2021
suplemen kuku

Suplemen Kuku

Vitamin & Suplemen   15/10/2021

Suplemen Rambut

Vitamin & Suplemen   15/10/2021
Waktu_Terbaik_Minum_Vitamin_C

Cerdas Memilih Waktu Terbaik Minum Vitamin C

Vitamin & Suplemen   07/10/2021
Kekurangan_Vitamin_B

Waspadai Kekurangan Vitamin B Bagi Tubuh

Vitamin & Suplemen   30/09/2021