fbpx

Suplemen Tambahan untuk Anak, Apakah Perlu?

by | Jul 17, 2020 | Vitamin & Suplemen | 0 comments

Anak-anak dan remaja memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda dari orang dewasa. Untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya, kebutuhan ini harus terpenuhi. Pemenuhan kebutuhan nutrisi ini sebenarnya bisa dilakukan dengan pola makan yang sehat dan bergizi seimbang. Pertanyaannya adalah, apakah orang tua masih perlu memberikan suplemen tambahan untuk anak?

 

Enam nutrisi penting yang dibutuhkan anak

Selain karbohidrat, protein, dan lemak, nutrisi penting berupa vitamin dan mineral yang paling diperlukan oleh anak, diantaranya adalah:

1. Kalsium

Mineral ini penting dalam pembentukan tulang dan gigi yang kuat pada anak-anak yang sedang mengalami pertumbuhan. Makin besar kepadatan tulang yang terbentuk sejak dini, maka makin rendah risiko mereka untuk mengalami gangguan tulang, seperti osteoporosis, di masa tua nanti.

Kalsium bisa didapatkan dari susu dan produk olahannya, termasuk susu, yogurt, dan keju. Selain itu, kalsium juga bisa ditemukan di salmon, sayuran berwarna hijau tua, kacang kedelai, serta makanan olahan yang sudah diberi tambahan mineral kalsium.

2. Serat

Makanan yang mengandung serat tinggi biasanya juga kaya akan nutrisi-nutrisi penting lainnya, termasuk vitamin E, vitamin C, kalsium, magnesium, dan kalium. Banyaknya serat yang dibutuhkan anak adalah 14 gram per 1000 kalori. Makanan yang memiliki kandungan serat tinggi, yaitu: brokoli, alpukat, oatmeal, dan kacang merah. 

3. Vitamin B

Semua vitamin B penting untuk proses metabolisme, pembentukan energi, dan menjaga kesehatan jantung serta sistem saraf. Salah satu vitamin B paling esensial adalah B12 banyak yang terdapat di produk daging-dagingan dan produk olahan yang telah difortifikasi. 

4. Vitamin D

Bersama dengan kalsium, vitamin D membantu pembentukan tulang dan gigi yang kuat pada anak. Vitamin ini berperan dalam penyerapan kalsium dalam tubuh dan menjaga agar kadarnya tetap normal. Sumber utama vitamin ini adalah sinar matahari pagi. Tetapi makanan seperti ikan salmon, makarel, kuning telur, dan susu juga memiliki kandungan vitamin D. 

5. Vitamin E

Vitamin E dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memastikan peredaran darah berjalan lancar. Makanan yang mengandung vitamin E termasuk minyak sayur, seperti minyak bunga matahari, kacang almond, hazelnut, dan biji bunga matahari.

6. Zat besi

Zat besi membantu sel darah merah mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Mineral ini bisa didapatkan dari daging merah, bayam, kale, kacang merah dan kedelai.

 

Perlukah memberikan suplemen tambahan untuk anak?

Sebenarnya makanan sehari-hari adalah sumber nutrisi terbaik. Dengan memenuhi kebutuhan gizi harian anak, tumbuh kembangnya akan optimal. Apabila kebutuhannya sudah tercukupi, anak tidak perlu lagi diberikan suplemen vitamin tambahan.

Anak-anak pemilih makanan tidak selalu berarti mereka kekurangan gizi. Pada dasarnya, makanan yang mereka konsumsi sudah mengandung sejumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti vitamin B kompleks dan D, kalsium, serta zat besi. Yang menjadi masalah adalah apabila makanan yang dikonsumsi itu-itu saja. Asupan vitamin dan mineralnya pun tidak beragam.

Kelvin Halim, tim nutritionist Jovee, menyampaikan hal yang mengejutkan juga bahwa, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan 2019, 97% anak usia 5-14 tahun di Indonesia kurang mengonsumsi buah dan sayur.

“Sebesar 15% diantaranya tidak mengonsumsi buah dan sayur sama sekali dan 64% lainnya hanya mengonsumsi buah dan sayur 1-2 kali seminggu. Hal ini berbanding terbalik dengan anak-anak di beberapa negara tetangga, seperti Malaysia dan Thailand.” tambahnya.

 

Siapa saja yang membutuhkan suplemen tambahan?

Suplemen vitamin tambahan dapat diberikan untuk anak-anak dengan kondisi khusus, seperti:

  • Gangguan atau keterlambatan tumbuh kembang
  • Memiliki penyakit kronis atau penyakit yang mengganggu penyerapan nutrisi, dan alergi makanan
  • Menjalani diet tertentu, misalnya vegetarian
  • Susah makan dan tidak mendapat asupan makan yang cukup dalam sehari 
  • Sering mengonsumsi makanan cepat saji atau olahan
  • Sering mengonsumsi minuman bersoda

Konsumsi multivitamin bukan tanpa risiko dan bisa menyebabkan keracunan dalam pemakaian dosis tinggi. Kebanyakan suplemen vitamin tambahan mengandung karbohidrat dan gula yang tinggi untuk menambahkan rasa manis. Hal ini malah tidak baik untuk kesehatan anak. 

Sebaiknya minta saran dari dokter jika Anda ingin memberikan tambahan suplemen. Jika konsumsinya terlalu banyak dan tidak terkontrol, bisa mengakibatkan keracunan dan gangguan kesehatan. Perlu diingat juga bahwa sebaiknya suplemen vitamin tidak ditaruh di tempat yang dapat dijangkau anak. Hindari mengonsumsi suplemen bersamaan dengan obat-obatan lain.

 

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Pentingnya Peran Vitamin C Untuk Anak
Vitamin C untuk Bayi : Keamanan, Khasiat, dan Dosis
Pentingnya Gizi 4 Sehat 5 Sempurna Bagi Anak
Manfaat Omega 3 Untuk Tumbuh Kembang Anak
Apa Saja Isi Vitamin C Untuk Anak
5 Vitamin dan Mineral Untuk Daya Tahan Tubuh Anak

Pada dasarnya, suplemen multivitamin tidak dibutuhkan oleh anak-anak sehat dengan tumbuh kembang yang normal. Justru, suplemen ini diperlukan untuk anak dengan kondisi khusus, termasuk mereka yang susah makan atau memiliki gangguan penyerapan nutrisi. Penuhi kebutuhan gizi anak dengan makanan sehat, tanpa gula tambahan.

Saat memberikan suplemen tambahan untuk anak, pastikan jenisnya memang dibutuhkan mereka dengan dosis yang sesuai dengan usianya. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda sebelum memberikan vitamin tambahan untuk anak.

Ingin mendapat tips menarik mengenai gaya hidup sehat? Simak selengkapnya hanya di Ngovee. Unduh aplikasi Jovee untuk melihat rekomendasi suplemen sesuai dengan kebutuhan personalmu. 

Gunakan kode promo BOBOCWJV di aplikasi Jovee dan dapatkan diskon 10% untuk setiap pembelian produk Jovee. Berlaku dari 25 Juli 2020 – 31 Agustus 2020.

Ditulis oleh: Alifia Daariy

 

Referensi:

  1. Gina S. 2016. 6 Vitamins and Minerals Your Kids Need.
  2. Mayo Clinic. 2019. Nutrition and healthy eating.
  3. Dan B. 2020. Vitamins for Kids: Do Healthy Kids Need Supplements?
  4. Lizzie S. 2019. Vitamins for Kids: Do They Need Them (And Which Ones)?